Agraria Archives - Pemerintah Kabupaten Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/category/berita/agraria/ Purbalingga Baru Wed, 31 Dec 2025 08:11:03 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://www.purbalinggakab.go.id/wp-content/uploads/2017/02/cropped-logo_pbg-32x32.png Agraria Archives - Pemerintah Kabupaten Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/category/berita/agraria/ 32 32 Bupati Fahmi Serahkan Traktor dan Alsintan, Dorong Pertanian Modern di Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/bupati-fahmi-serahkan-traktor-dan-alsintan-dorong-pertanian-modern-di-purbalingga/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=bupati-fahmi-serahkan-traktor-dan-alsintan-dorong-pertanian-modern-di-purbalingga&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=bupati-fahmi-serahkan-traktor-dan-alsintan-dorong-pertanian-modern-di-purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/bupati-fahmi-serahkan-traktor-dan-alsintan-dorong-pertanian-modern-di-purbalingga/#respond Wed, 31 Dec 2025 08:11:03 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36835 PURBALINGGA INFO – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) pra panen dari Kementerian Pertanian melalui Program UPLAND (The Development of Integrated Farming System at Upland Areas Project) Tahun 2025 kepada kelompok tani di Kabupaten Purbalingga. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di UPTD Perbenihan Kabupaten Purbalingga dan dirangkai dengan apel dalam […]

The post Bupati Fahmi Serahkan Traktor dan Alsintan, Dorong Pertanian Modern di Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) pra panen dari Kementerian Pertanian melalui Program UPLAND (The Development of Integrated Farming System at Upland Areas Project) Tahun 2025 kepada kelompok tani di Kabupaten Purbalingga. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di UPTD Perbenihan Kabupaten Purbalingga dan dirangkai dengan apel dalam rangka peralihan Aparatur Sipil Negara (ASN) penyuluh pertanian ke Kementerian Pertanian, Rabu (31/12/25).

Bupati Fahmi menyampaikan bahwa pada tahun 2025 pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian memberikan dukungan sarana pertanian berupa alsintan kepada 108 kelompok tani penerima kegiatan UPLAND yang tersebar di Kecamatan Rembang, Karangmoncol, Kejobong, dan Pengadegan. Bantuan tersebut terdiri dari 10 unit traktor roda empat, 90 unit traktor roda dua, 58 unit pompa air, serta 488 unit sprayer elektrik.

Menurut Bupati Fahmi, Program UPLAND merupakan program pembangunan pertanian dataran tinggi yang dirancang secara komprehensif dan terintegrasi, mulai dari sektor on farm hingga off farm. Program ini diarahkan untuk mendorong pertanian yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional. Transformasi dari pertanian tradisional menuju pertanian modern melalui pemanfaatan alsintan dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas usaha tani.

“Pemanfaatan alsintan memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu hasil pertanian sekaligus menekan biaya dan waktu produksi. Oleh karena itu bantuan ini harus dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, serta dikelola secara berkelanjutan,” kata Bupati Fahmi.

Ia juga mendorong kelompok tani penerima agar mengelola alsintan melalui pembentukan unit jasa alsintan, melakukan pencatatan penggunaan, serta membuka peluang kerja sama operasional dengan kelompok tani lain apabila kebutuhan alsintan di wilayah penerima telah tercukupi. Bupati Fahmi menekankan pentingnya pelibatan perempuan dan pemuda tani dalam pengelolaan alsintan sebagai bagian dari regenerasi dan penguatan sektor pertanian.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Fahmi juga menyampaikan bahwa terhitung mulai 1 Januari 2026, sebanyak 149 ASN penyuluh pertanian di Kabupaten Purbalingga resmi beralih status kepegawaian ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia, yang terdiri dari 91 PNS dan 58 PPPK. Kebijakan ini merupakan amanat Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025 yang menegaskan penguatan peran penyuluh sebagai garda terdepan pembangunan pertanian.

“Penyuluh pertanian adalah agen perubahan, pendamping petani, sekaligus penghubung antara kebijakan pemerintah dan praktik pertanian di lapangan. Perannya sangat signifikan dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan,” ujarnya.

Bupati Fahmi menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh pertanian atas dedikasi dan perannya dalam meningkatkan produktivitas serta adopsi teknologi pertanian di Purbalingga. Ia berharap sinergi kebijakan nasional melalui peralihan penyuluh ke Kementerian Pertanian dan dukungan Program UPLAND mampu memberikan manfaat nyata bagi petani dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga Prayitno menyampaikan bahwa Program UPLAND telah diterima Kabupaten Purbalingga sejak tahun 2021 hingga 2026 dengan komoditas unggulan berupa lada, kapulaga, dan peternakan kambing. Program ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani melalui pengembangan lahan yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Project Implementation Unit (PIU) Proyek UPLAND Purbalingga, Supriyono, menambahkan bahwa anggaran Program UPLAND pada tahun 2025 dan 2026 mencapai Rp26 miliar yang dimanfaatkan untuk pembangunan jalan usaha tani sepanjang 24 kilometer, pembangunan 10 unit sarana irigasi, penyediaan sarana produksi, pembangunan gudang dan rumah jemur menggunakan dome dryer, serta pengadaan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) terintegrasi dengan peternakan kambing. Pada tahun mendatang juga direncanakan pembangunan unit pengolahan kapulaga terpusat yang dilengkapi mesin pembersih, sortasi, dan pengemasan.

Salah satu penerima bantuan alsintan, Adi dari Pemuda Tani Sekar Lemah Desa Lamuk, Kecamatan Kejobong, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia menyampaikan bahwa bantuan alsintan sangat membantu petani dalam mempercepat pengolahan lahan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.

“Alhamdulillah kami sangat senang dan berterima kasih kepada Bupati Purbalingga. Bantuan ini menjadikan pertanian lebih modern dan efisien, sehingga pekerjaan yang dulu terhambat kini bisa lebih cepat selesai,” ungkapnya.

Dengan dukungan alsintan dan program pembangunan pertanian yang terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Purbalingga optimistis sektor pertanian daerah akan semakin maju dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi petani dan masyarakat. (dhs/Kominfo)

The post Bupati Fahmi Serahkan Traktor dan Alsintan, Dorong Pertanian Modern di Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/bupati-fahmi-serahkan-traktor-dan-alsintan-dorong-pertanian-modern-di-purbalingga/feed/ 0
Harga Menguat, Petani Kopi Purbalingga Makin Bersemangat https://www.purbalinggakab.go.id/harga-menguat-petani-kopi-purbalingga-makin-bersemangat/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=harga-menguat-petani-kopi-purbalingga-makin-bersemangat&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=harga-menguat-petani-kopi-purbalingga-makin-bersemangat https://www.purbalinggakab.go.id/harga-menguat-petani-kopi-purbalingga-makin-bersemangat/#respond Sat, 22 Nov 2025 04:07:41 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36383 PURBALINGGA – Semangat para petani kopi di Purbalingga tengah meningkat. Minat terhadap budidaya kopi kembali tumbuh, tidak hanya di kalangan petani senior, tetapi juga di antara generasi muda yang mulai terjun menanam kopi sekaligus menekuni bisnisnya. Peningkatan antusiasme ini dipicu oleh kenaikan harga kopi Arabika maupun Robusta yang cukup signifikan di pasaran. Gairah tersebut mengemuka […]

The post Harga Menguat, Petani Kopi Purbalingga Makin Bersemangat appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Semangat para petani kopi di Purbalingga tengah meningkat. Minat terhadap budidaya kopi kembali tumbuh, tidak hanya di kalangan petani senior, tetapi juga di antara generasi muda yang mulai terjun menanam kopi sekaligus menekuni bisnisnya. Peningkatan antusiasme ini dipicu oleh kenaikan harga kopi Arabika maupun Robusta yang cukup signifikan di pasaran.

Gairah tersebut mengemuka dalam kegiatan Rembug Kopi yang digelar Komunitas Petani Kopi Purbalingga (Kompak) bekerja sama dengan Dinas Pertanian (Dinpertan) Purbalingga, Jumat (21/11), di Gasebo P4S Sawah Gunung, Desa/Kecamatan Karanganyar.

Acara tersebut dihadiri Kepala Dinpertan Ir Prayitno, M.Si; Penasehat Kompak Dr Indaru Setyo Nurprjo, S.IP, MA; Pegiat Kopi Purbalingga yang kini berdomisili di Jakarta, Hapsoro Paripurno; Kabid SDM dan Binus Dinpertan Purbalingga, Suyitno, S.St; serta para petani anggota Kompak.

Rusdi, petani kopi dari Desa Gondang, Kecamatan Karangreja, menuturkan bahwa dalam dua tahun terakhir harga kopi terus menunjukkan tren positif. Saat ini kopi petik merah dihargai sekitar Rp75.000–80.000 per kilogram, sedangkan kopi petik jotos (ijo atos) mencapai Rp55.000–65.000 per kilogram.

“Dulu saat harga hanya Rp18.000–20.000, banyak petani kecewa. Beberapa bahkan menebang tanaman kopi dan menggantinya dengan kapulaga yang saat itu lebih menguntungkan. Sekarang, petani mulai kembali menanam kopi. Semoga ke depannya harga semakin baik,” ujarnya.

Kusnoto, petani dari Desa Jingkang, Kecamatan Karangjambu, menyampaikan hal serupa. Menurutnya, semangat petani kopi—termasuk anak-anak muda—kian meningkat. “Kami siap menanam bibit kopi berapa pun jumlahnya. Karena itu kami berharap pemerintah melalui Dinpertan dapat mendukung petani yang sedang bersemangat ini,” ungkapnya.

Tikno, petani dari Desa Kutabawa sekaligus produsen kopi “Mount Slamet Coffee”, juga menyampaikan bahwa harga kopi saat panen lalu sangat menggembirakan. Harga robusta mencapai Rp75.000–80.000 per kilogram, sementara Arabika green bean dapat menembus Rp150.000 per kilogram.

Pegiat kopi Purbalingga, Hapsoro Paripurno, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mengembangkan konsep dari hulu ke hilir bertajuk “Mempertautkan Kopi, Kita, dan Bumi”. Konsep ini mendorong kolaborasi dan keberlanjutan melalui narasi multikanal seperti tur, pameran, riset, seni, media, hingga pengalaman konsumsi kopi yang reflektif.

Misi yang diusung antara lain meningkatkan kesadaran kolektif terhadap kopi berkelanjutan, mendorong praktik ramah lingkungan dan berkeadilan, serta membuka ruang kolaborasi lintas sektor—mulai dari petani, akademisi, seniman, barista, komunitas, hingga pemerintah. “Melalui konsep ini, kami menargetkan peningkatan nilai jual kopi sebesar 20–30 persen,” ujar Rio, sapaan akrabnya. Ia menambahkan bahwa jejaring kopi Purbalingga terus diperkuat bersama pelaku usaha di Jakarta, akademisi, dan Direktorat Hilirisasi Perkebunan Kementerian Pertanian.

Penasehat Kompak, Dr Indaru, mendorong petani untuk bekerja sama dengan pemerintah desa yang memiliki hak pengelolaan hutan untuk kesejahteraan masyarakat, seperti di Desa Ponjen (Karanganyar) dan Desa Tanalum (Rembang). “Lahan hutan bisa dimanfaatkan untuk tanaman kopi, sehingga selain meningkatkan kesejahteraan petani, juga mendukung upaya konservasi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinpertan Purbalingga, Prayitno, menyampaikan bahwa luas areal kopi robusta di Purbalingga mencapai 1.682 hektare dengan produksi rata-rata 188,3 kilogram per hektare. Adapun kopi Arabika memiliki luas 98 hektare dengan produksi rata-rata 130,5 kilogram per hektare. “Pemkab Purbalingga siap berkolaborasi dengan para petani. Kami juga memiliki lahan kopi seluas 1,9 hektare di Desa Cendana yang dapat dimanfaatkan sebagai demplot maupun kerja sama peningkatan kapasitas petani,” ungkapnya.

Sumber : Dinpertan Purbalingga

The post Harga Menguat, Petani Kopi Purbalingga Makin Bersemangat appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/harga-menguat-petani-kopi-purbalingga-makin-bersemangat/feed/ 0
Dinpertan dan Kementan Bentuk Brigade Pangan di Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/dinpertan-dan-kementan-bentuk-brigade-pangan-di-purbalingga/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=dinpertan-dan-kementan-bentuk-brigade-pangan-di-purbalingga&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=dinpertan-dan-kementan-bentuk-brigade-pangan-di-purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/dinpertan-dan-kementan-bentuk-brigade-pangan-di-purbalingga/#respond Sat, 15 Nov 2025 04:53:57 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36300 PURBALINGGA – Dinas Pertanian (Dinpertan) Kabupaten Purbalingga bersama Kementerian Pertanian (Kementan) resmi membentuk dua Brigade Pangan (BP) sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan meningkatkan produksi beras untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan. Kepala Dinas Pertanian Purbalingga, Ir. Prayitno, M.Si., menjelaskan bahwa dua Brigade Pangan yang dibentuk adalah BP Kekar Darma Kusuma dengan target lahan […]

The post Dinpertan dan Kementan Bentuk Brigade Pangan di Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Dinas Pertanian (Dinpertan) Kabupaten Purbalingga bersama Kementerian Pertanian (Kementan) resmi membentuk dua Brigade Pangan (BP) sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan meningkatkan produksi beras untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Pertanian Purbalingga, Ir. Prayitno, M.Si., menjelaskan bahwa dua Brigade Pangan yang dibentuk adalah BP Kekar Darma Kusuma dengan target lahan 150 hektar (Ha) yang mencakup Desa Darma dan Desa Langkap di Kecamatan Kertanegara, serta Desa Karanganyar dan Desa Kalijaran di Kecamatan Karanganyar. Satu lainnya adalah BP Perwira Jaya Swastika dengan target 250 Ha yang berada di Desa Kaliori (Kecamatan Karanganyar), Desa Onje, dan Desa Tangkisan (Kecamatan Mrebet). Seluruh wilayah tersebut sebelumnya merupakan lokasi kegiatan Optimalisasi Lahan (Opla). Kedua BP telah mendapatkan pelatihan dari Kementan dan Dinpertan Purbalingga pada Rabu–Jumat, 12–14 November 2025.

“Kami terus berupaya meningkatkan produksi pangan, terutama beras, untuk mencapai target swasembada. Salah satu langkah penting adalah optimalisasi lahan pertanian melalui pembentukan Brigade Pangan,” ujar Prayitno, Sabtu (15/11/2025).

Prayitno menambahkan, Brigade Pangan akan menjadi ujung tombak pengelolaan dan optimalisasi lahan pertanian secara modern, profesional, dan terampil, dengan pendekatan usaha berbasis agribisnis yang menghasilkan keuntungan. BP ini juga akan memperoleh dukungan saprodi berupa benih, pupuk, dan pestisida, sementara bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) akan diusulkan kepada Kementan. “Program ini tidak hanya mendorong peningkatan produksi, tetapi juga membangun ekosistem agribisnis modern yang mampu memberdayakan generasi muda,” imbuhnya.

Di sisi lain, Prayitno mengungkapkan sejumlah tantangan dalam pencapaian swasembada pangan, salah satunya penyusutan lahan pertanian. Pada 2024, luas lahan pertanian Purbalingga tercatat 59.674,90 Ha, terdiri atas 17.605 Ha Lahan Baku Sawah (LBS) dan 42.069,90 Ha tegalan. Khusus LBS, pada 2019 luasannya 18.730 Ha dan diperkirakan akan menyusut menjadi 16.865 Ha pada 2029 berdasarkan estimasi verifikasi LBS 2025.

Tantangan lain, lanjut Prayitno, risiko gagal panen akibat serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan bencana alam, permasalahan sumber daya manusia seperti lambatnya regenerasi petani serta kelembagaan petani yang belum kuat, serta belum optimalnya sarana prasarana pertanian, terutama jaringan irigasi dan ketersediaan alsintan. (Rh/Kominfo, Sumber : Dinpertan Pbg)

The post Dinpertan dan Kementan Bentuk Brigade Pangan di Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/dinpertan-dan-kementan-bentuk-brigade-pangan-di-purbalingga/feed/ 0
PPK Ormawa UKMPR Kenalkan Pertanian Terpadu dan Digitalisasi Bank Sampah di Desa Muntang https://www.purbalinggakab.go.id/ppk-ormawa-ukmpr-kenalkan-pertanian-terpadu-dan-digitalisasi-bank-sampah-di-desa-muntang/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=ppk-ormawa-ukmpr-kenalkan-pertanian-terpadu-dan-digitalisasi-bank-sampah-di-desa-muntang&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=ppk-ormawa-ukmpr-kenalkan-pertanian-terpadu-dan-digitalisasi-bank-sampah-di-desa-muntang https://www.purbalinggakab.go.id/ppk-ormawa-ukmpr-kenalkan-pertanian-terpadu-dan-digitalisasi-bank-sampah-di-desa-muntang/#respond Tue, 23 Sep 2025 04:05:51 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=34853 PURBALINGGA INFO – Program Pengembangan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) UKMPR Universitas Jenderal Soedirman menggelar kegiatan Kelas MENTARI (Muntang Lestari) bertema “Sosialisasi Pertanian Terpadu (Integrated Farming) dan Digitalisasi Bank Sampah”, Sabtu (13/9/25) di Perpustakaan Limbah Pustaka, Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon. Kegiatan ini dihadiri Kader PKK, Ketua RT, pengelola Bank Sampah “Sahabatku”, serta Penyuluh Pertanian Lapangan […]

The post PPK Ormawa UKMPR Kenalkan Pertanian Terpadu dan Digitalisasi Bank Sampah di Desa Muntang appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Program Pengembangan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) UKMPR Universitas Jenderal Soedirman menggelar kegiatan Kelas MENTARI (Muntang Lestari) bertema “Sosialisasi Pertanian Terpadu (Integrated Farming) dan Digitalisasi Bank Sampah”, Sabtu (13/9/25) di Perpustakaan Limbah Pustaka, Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon.

Kegiatan ini dihadiri Kader PKK, Ketua RT, pengelola Bank Sampah “Sahabatku”, serta Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Kemangkon.

Ketua PPK Ormawa UKMPR, Dzaki Zain, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengenalkan konsep pertanian terpadu sekaligus pemanfaatan aplikasi digital untuk pengelolaan sampah. “Dengan adanya digitalisasi, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengelola dan memanfaatkan sampah sebagai sumber daya ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai pendukung kegiatan, tim PPK Ormawa telah membangun demplot pertanian terpadu di pekarangan Limbah Pustaka. Lahan percontohan ini mengintegrasikan tanaman hortikultura berupa caisim, sawi, bayam, dan kangkung dengan peternakan ayam petelur.

Kotoran ayam difermentasi menjadi pakan cacing, yang kemudian menghasilkan kotoran cacing (kascing) sebagai pupuk organik untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Hasil telur dan sayuran nantinya dimanfaatkan sebagai bahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Poliklinik Kesehatan Desa Muntang.

Praktisi pertanian terpadu dari Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Kabupaten Purbalingga, Sidik Syaifudin, menjelaskan bahwa sistem terintegrasi mampu meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memperkuat ekonomi desa.

“Dengan mengelola berbagai sumber daya ini secara terintegrasi, kita tidak hanya menciptakan ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan ekonomi lokal dengan memanfaatkan semua potensi yang ada,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pertanian terpadu juga menjadi solusi ramah lingkungan karena mampu mengurangi limbah, menekan biaya produksi, hingga menghadirkan konsep zero waste.

“Sistem ini menghadirkan manfaat besar, mulai dari lingkungan yang lebih bersih, efisiensi biaya pakan dan pupuk, hingga peningkatan produktivitas serta pendapatan keluarga,” katanya.

Inovasi lain yang diperkenalkan adalah budidaya cacing African Night Crawler (ANC) yang berfungsi mempercepat proses pengomposan. Menurut Sidik, cacing ini tidak hanya menghasilkan pupuk organik berkualitas, tetapi juga dapat menjadi sumber penghasilan tambahan masyarakat.

Tim Pelaksana PPK Ormawa UKMPR, Rifky Dwi Rahmat Prakoso dan Karel Tsalasatir Riyan, memaparkan manfaat digitalisasi bank sampah melalui aplikasi “CIPTA MURI”. Karel menjelaskan bahwa aplikasi ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam pencatatan dan pengelolaan sampah.

“Melalui aplikasi digital, masyarakat dapat mencatat dan melaporkan sampah yang terkumpul serta mengelola hasil sampah dengan lebih produktif. Program ini diharapkan meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan bank sampah serta memberi dampak positif bagi lingkungan dan ekonomi masyarakat,” ujarnya. Aplikasi CIPTA MURI sendiri dapat diakses melalui laman https://ciptamuri.com.

Melalui Kelas MENTARI, PPK Ormawa UKMPR berharap masyarakat Desa Muntang semakin memahami pentingnya pertanian terpadu dan digitalisasi bank sampah. Kedua konsep ini diyakini mampu mendorong kemandirian ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Ke depan, program ini diharapkan dapat berkelanjutan dan dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas. (dhs/Kominfo)

The post PPK Ormawa UKMPR Kenalkan Pertanian Terpadu dan Digitalisasi Bank Sampah di Desa Muntang appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/ppk-ormawa-ukmpr-kenalkan-pertanian-terpadu-dan-digitalisasi-bank-sampah-di-desa-muntang/feed/ 0
Wabup Dimas Pastikan Petani Tak Lagi Sulit Akses Pupuk Bersubsidi, Cukup Bawa KTP https://www.purbalinggakab.go.id/wabup-dimas-pastikan-petani-tak-lagi-sulit-akses-pupuk-bersubsidi-cukup-bawa-ktp/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=wabup-dimas-pastikan-petani-tak-lagi-sulit-akses-pupuk-bersubsidi-cukup-bawa-ktp&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=wabup-dimas-pastikan-petani-tak-lagi-sulit-akses-pupuk-bersubsidi-cukup-bawa-ktp https://www.purbalinggakab.go.id/wabup-dimas-pastikan-petani-tak-lagi-sulit-akses-pupuk-bersubsidi-cukup-bawa-ktp/#respond Mon, 05 May 2025 09:55:36 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=33536 PURBALINGGA INFO – Pemerintah Kabupaten Purbalingga memastikan bahwa petani di Purbalingga tidak akan lagi kesulitan dalam mengakses pupuk bersubsidi. Hal ini ditegaskan langsung oleh Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, saat menghadiri kegiatan Panen Raya Lumbung Pangan Baznas di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Senin (5/5/25). Wabup Dimas menyampaikan bahwa kini petani tidak lagi diwajibkan menggunakan kartu […]

The post Wabup Dimas Pastikan Petani Tak Lagi Sulit Akses Pupuk Bersubsidi, Cukup Bawa KTP appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Pemerintah Kabupaten Purbalingga memastikan bahwa petani di Purbalingga tidak akan lagi kesulitan dalam mengakses pupuk bersubsidi. Hal ini ditegaskan langsung oleh Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, saat menghadiri kegiatan Panen Raya Lumbung Pangan Baznas di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Senin (5/5/25).

Wabup Dimas menyampaikan bahwa kini petani tidak lagi diwajibkan menggunakan kartu tani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi. Sebagai gantinya, cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), petani sudah bisa menebus pupuk bersubsidi.

“Mekanisme pembelian pupuk bersubsidi tidak harus lagi menggunakan kartu tani, cukup membawa KTP. Ini adalah bentuk fleksibilitas yang diberikan pemerintah agar petani lebih mudah mendapatkan pupuk,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan ini harus segera diketahui oleh seluruh petani, sehingga tidak ada lagi yang terhambat karena prosedur administratif. “Saya menghimbau kepada Kepala Dinas Pertanian Purbalingga untuk segera mensosialisasikan informasi ini ke seluruh petani, bahwa sekarang untuk membeli pupuk bersubsidi cukup dengan KTP saja,” tegasnya.

Tak hanya soal kemudahan administrasi, Wabup Dimas juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah meningkatkan kuota pupuk bersubsidi secara signifikan pada tahun ini.

“Tadi sudah disampaikan oleh Pak Dirjen dari Kementerian Pertanian, bahwa kuota pupuk bersubsidi tahun ini naik dua kali lipat dibandingkan tahun 2024. Ini kabar yang sangat menggembirakan bagi kita semua,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Akhmad Musyafak, turut menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan amanat langsung dari Presiden Prabowo SUbianto.

“Cukup dengan KTP untuk menebus pupuk. Tidak boleh ada yang mempersulit. Bahkan kalau petani sudah tua dan jarak penebusan jauh, bisa diwakilkan. Semangat presiden itu mempermudah,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga menetapkan bahwa seluruh gabah kering panen milik petani wajib dibeli dengan harga Rp6.500 per kilogram, tanpa syarat tambahan. “Gabah petani harus dibeli Rp6.500, tidak ada lagi syarat kadar air dan sebagainya,” kata Akhmad. (dhs/Kominfo)

The post Wabup Dimas Pastikan Petani Tak Lagi Sulit Akses Pupuk Bersubsidi, Cukup Bawa KTP appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/wabup-dimas-pastikan-petani-tak-lagi-sulit-akses-pupuk-bersubsidi-cukup-bawa-ktp/feed/ 0
Panen Raya Lumbung Pangan Baznas: Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/panen-raya-lumbung-pangan-baznas-kolaborasi-untuk-ketahanan-pangan-dan-kesejahteraan-petani-purbalingga/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=panen-raya-lumbung-pangan-baznas-kolaborasi-untuk-ketahanan-pangan-dan-kesejahteraan-petani-purbalingga&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=panen-raya-lumbung-pangan-baznas-kolaborasi-untuk-ketahanan-pangan-dan-kesejahteraan-petani-purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/panen-raya-lumbung-pangan-baznas-kolaborasi-untuk-ketahanan-pangan-dan-kesejahteraan-petani-purbalingga/#respond Mon, 05 May 2025 08:51:06 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=33523 PURBALINGGA INFO – Program Lumbung Pangan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI di Kabupaten Purbalingga menunjukkan hasil nyata dengan dilakukannya panen raya perdana, Senin (5/5/25). Panen dilakukan di lahan seluas 150 hektare yang dikelola oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Citra di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, dengan hasil mencapai sekitar 5,8 ton gabah per hektare lahan. […]

The post Panen Raya Lumbung Pangan Baznas: Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Program Lumbung Pangan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI di Kabupaten Purbalingga menunjukkan hasil nyata dengan dilakukannya panen raya perdana, Senin (5/5/25). Panen dilakukan di lahan seluas 150 hektare yang dikelola oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Citra di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, dengan hasil mencapai sekitar 5,8 ton gabah per hektare lahan.

Kegiatan panen raya ini merupakan hasil kolaborasi antara Baznas RI, Baznas Kabupaten Purbalingga, dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Pertanian. Program ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan serta memberdayakan mustahik (penerima manfaat zakat) melalui pendekatan zakat produktif.

Ketua Baznas Purbalingga, Sudijanto, menjelaskan bahwa pada akhir tahun 2024, Baznas RI mengucurkan dana sebesar Rp698.050.000 untuk mendukung program lumbung pangan ini. “Baznas Purbalingga ikut serta dengan pola cost sharing senilai Rp150 juta, sehingga total anggaran mencapai Rp848.050.000,” jelasnya. Dana tersebut digunakan untuk mendukung 250 petani mustahik yang tergabung dalam Gapoktan Citra.

Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, turut hadir dalam panen raya ini dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Baznas RI, Baznas Provinsi, serta Baznas Kabupaten Purbalingga. “Bagi saya, program lumbung pangan Baznas RI ini menjadi ladang keberkahan karena zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara produktif telah mampu menciptakan kemandirian pangan, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa panen raya ini menjadi simbol keberhasilan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan yang terintegrasi antara spiritual, sosial, dan ekonomi. Gabah hasil panen juga langsung dibeli oleh Bulog Cabang Banyumas dengan Harga Rp6500/kg.

Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, M. Imdadun Rahmat, menyampaikan bahwa Baznas menargetkan program ini menjadi skala nasional. “Kami berkomitmen untuk mendarmabaktikan pentasharufan zakat menjadi bagian dari upaya penanganan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan, dan menjadi mitra pemerintah dalam berbagai program pembangunan termasuk swasembada pangan,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Baznas RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Nur Chamdani, mengajak para petani yang kelak telah mencapai penghasilan nisab untuk turut berzakat. “Salah satu tujuan lumbung pangan ini adalah meningkatkan perekonomian. Jika bapak-ibu pendapatannya sudah mencapai nisab, upayakan untuk berzakat, infak, atau bersedekah ke Baznas Kabupaten Purbalingga yang memang dibentuk oleh negara,” pesannya.

Kolaborasi berbagai pihak ini menunjukkan bahwa zakat yang dikelola dengan baik dapat menjadi solusi konkret dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat desa, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. (dhs/Kominfo)

The post Panen Raya Lumbung Pangan Baznas: Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/panen-raya-lumbung-pangan-baznas-kolaborasi-untuk-ketahanan-pangan-dan-kesejahteraan-petani-purbalingga/feed/ 0
Tarawih Keliling Pemkab Purbalingga : Semangat Kebersamaan di Kecamatan Rembang https://www.purbalinggakab.go.id/tarawih-keliling-pemkab-purbalingga-semangat-kebersamaan-di-kecamatan-rembang/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=tarawih-keliling-pemkab-purbalingga-semangat-kebersamaan-di-kecamatan-rembang&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=tarawih-keliling-pemkab-purbalingga-semangat-kebersamaan-di-kecamatan-rembang https://www.purbalinggakab.go.id/tarawih-keliling-pemkab-purbalingga-semangat-kebersamaan-di-kecamatan-rembang/#respond Thu, 27 Mar 2025 02:45:47 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=33081 PURBALINGGA – Meskipun hujan deras sempat mengguyur wilayah Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, semangat kebersamaan warga tidak surut dalam mengikuti kegiatan tarawih keliling yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jami Baitul Muhajirin tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus peningkatan amaliyah Ramadan, pada Rabu (26/3/2025). Tarawih keliling merupakan salah satu program Pemkab […]

The post Tarawih Keliling Pemkab Purbalingga : Semangat Kebersamaan di Kecamatan Rembang appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>

PURBALINGGA – Meskipun hujan deras sempat mengguyur wilayah Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang, semangat kebersamaan warga tidak surut dalam mengikuti kegiatan tarawih keliling yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jami Baitul Muhajirin tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus peningkatan amaliyah Ramadan, pada Rabu (26/3/2025).

Tarawih keliling merupakan salah satu program Pemkab Purbalingga dalam rangka mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memaknai bulan suci Ramadan dengan berbagai aktivitas ibadah. Di kesempatan ini, selain warga setempat, tampak hadir pula Camat Rembang, Panggih Adi Susilo, serta Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani.

Camat Rembang, Panggih Adi Susilo, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Kecamatan Rembang berada dalam kondisi aman dan kondusif meskipun wilayah ini termasuk rawan bencana. Ia juga menegaskan komitmen kolaboratif dalam mendukung program Pemkab Purbalingga ke depan.

“Forkopimcam beserta seluruh jajaran Pemerintah Kecamatan Rembang siap mendukung program Pemerintah Kabupaten untuk lima tahun mendatang,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, dalam sambutannya mengingatkan masyarakat untuk tidak merayakan kemenangan terlalu cepat, melainkan terus meningkatkan amaliyah selama bulan Ramadan. “Jangan terlalu cepat merayakan kemenangan, di penghujung bulan suci ini mari terus tingkatkan amaliyah kita agar saat Hari Raya nanti kita dapat meraih kemenangan yang penuh,” ujarnya.

Terkait infrastruktur, Wabup Purbalingga juga menyoroti kondisi jalan menuju Kecamatan Rembang yang masih membutuhkan perhatian.

“Saya berkomitmen untuk mengupayakan agar Kecamatan Rembang dapat berkembang sebaik mungkin. Kami berikhtiar bersama Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, untuk menjalin dukungan pihak-pihak terkait demi pembangunan infrastruktur,” tambah Wabup.

Namun, di tengah keterbatasan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk berputus asa. “Meskipun ada tantangan dan hambatan, kita tidak boleh patah semangat. Justru, kita harus berupaya secara inovatif dan solutif untuk terus membangun Kabupaten Purbalingga,” ungkapnya.

Wabup juga mengajak seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat Purbalingga untuk bersama-sama menyambut Hari Raya dengan penuh semangat saling memaafkan.

“Mari kita satukan tekad dan bekerja bersama-sama mendukung program pembangunan di Purbalingga agar dapat berjalan optimal. Bersama, kita pasti bisa mewujudkan Purbalingga baru yang maju dan sejahtera,” kata Dimas Prasetyahani.

Kegiatan tarawih keliling ini juga diwarnai dengan berbagai bantuan sosial yang diberikan Pemkab Purbalingga kepada masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat setempat.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan program-program Pemkab Purbalingga dapat terus dirasakan manfaatnya, terutama dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (GIN/Kominfo)

The post Tarawih Keliling Pemkab Purbalingga : Semangat Kebersamaan di Kecamatan Rembang appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/tarawih-keliling-pemkab-purbalingga-semangat-kebersamaan-di-kecamatan-rembang/feed/ 0
Gerakan Cinta Zakat, Bupati Fahmi Serahkan Zakat Maal Via BAZNAS https://www.purbalinggakab.go.id/gerakan-cinta-zakat-bupati-fahmi-serahkan-zakat-maal-via-baznas/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=gerakan-cinta-zakat-bupati-fahmi-serahkan-zakat-maal-via-baznas&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=gerakan-cinta-zakat-bupati-fahmi-serahkan-zakat-maal-via-baznas https://www.purbalinggakab.go.id/gerakan-cinta-zakat-bupati-fahmi-serahkan-zakat-maal-via-baznas/#respond Mon, 24 Mar 2025 01:15:07 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=32965 PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif menyerahkan zakat maal senilai Rp 200 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga, Minggu (23/03/2025) di Pringgitan Rumah Dinas Bupati. Selain Bupati Fahmi, zakat maal juga diserahkan oleh Anggota DPR RI H Rofik Hananto yang juga merupakan ayah Bupati Fahmi senilai Rp 371.250.000. Total dana zakat […]

The post Gerakan Cinta Zakat, Bupati Fahmi Serahkan Zakat Maal Via BAZNAS appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif menyerahkan zakat maal senilai Rp 200 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purbalingga, Minggu (23/03/2025) di Pringgitan Rumah Dinas Bupati.
Selain Bupati Fahmi, zakat maal juga diserahkan oleh Anggota DPR RI H Rofik Hananto yang juga merupakan ayah Bupati Fahmi senilai Rp 371.250.000. Total dana zakat yang terkumpul Rp 571.250.000 diharapkan dapat menjadi sumber bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Bupati Fahmi menegaskan bahwa penyerahan zakat maal ini merupakan bagian dari Gerakan Cinta Zakat. Ia berharap dana yang telah dihimpun melalui BAZNAS dapat dikelola secara optimal dan disalurkan tepat sasaran.
“Penyaluran zakat ini adalah wujud komitmen kami dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini membawa manfaat besar dan memberikan kebahagiaan bagi para penerima,” ujar Bupati Fahmi.
Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat muslim lainnya untuk turut berpartisipasi dalam gerakan ini dengan menunaikan zakat maal. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang terlibat, semakin luas pula dampak positif yang dirasakan oleh mereka yang berada dalam kesulitan.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk membayar zakat melalui BAZNAS, karena ini adalah salah satu cara efektif dalam membantu sesama,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Purbalingga, Sudijanto, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi yang telah diberikan oleh Bupati Fahmi dan H Rofik Hananto. Ia memastikan bahwa dana zakat yang diterima akan segera disalurkan kepada para mustahik (penerima zakat) sesuai ketentuan syariat Islam.
“Kami berkomitmen untuk menyalurkan zakat ini secara transparan dan akuntabel, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sudijanto.(tha/prokompim)

The post Gerakan Cinta Zakat, Bupati Fahmi Serahkan Zakat Maal Via BAZNAS appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/gerakan-cinta-zakat-bupati-fahmi-serahkan-zakat-maal-via-baznas/feed/ 0