Hiburan Archives - Pemerintah Kabupaten Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/category/berita/hiburan/ Purbalingga Baru Tue, 17 Mar 2026 09:08:09 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://www.purbalinggakab.go.id/wp-content/uploads/2017/02/cropped-logo_pbg-32x32.png Hiburan Archives - Pemerintah Kabupaten Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/category/berita/hiburan/ 32 32 Seni dan Spiritualitas Berpadu dalam Ngaji Budaya di Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/seni-dan-spiritualitas-berpadu-dalam-ngaji-budaya-di-purbalingga/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=seni-dan-spiritualitas-berpadu-dalam-ngaji-budaya-di-purbalingga&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=seni-dan-spiritualitas-berpadu-dalam-ngaji-budaya-di-purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/seni-dan-spiritualitas-berpadu-dalam-ngaji-budaya-di-purbalingga/#respond Tue, 17 Mar 2026 09:08:09 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=37402 PURBALINGGA — Gelaran Ngaji Budaya yang diselenggarakan Lesbumi PCNU Purbalingga bekerja sama dengan Komunitas Teater Sastra Perwira (Katasapa) Purbalingga, FP Sebantara, dan Dewan Kesenian Purbalingga menghadirkan perpaduan seni, sastra, dan refleksi spiritual bagi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat pada Senin malam (16/3/2026) di Aula Gedung PCNU Purbalingga. Acara malam itu dihadiri berbagai unsur, mulai dari […]

The post Seni dan Spiritualitas Berpadu dalam Ngaji Budaya di Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA — Gelaran Ngaji Budaya yang diselenggarakan Lesbumi PCNU Purbalingga bekerja sama dengan Komunitas Teater Sastra Perwira (Katasapa) Purbalingga, FP Sebantara, dan Dewan Kesenian Purbalingga menghadirkan perpaduan seni, sastra, dan refleksi spiritual bagi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat pada Senin malam (16/3/2026) di Aula Gedung PCNU Purbalingga.

Acara malam itu dihadiri berbagai unsur, mulai dari badan otonom dan lembaga PCNU, para seniman, budayawan, hingga pegiat komunitas seni di Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah ekspresi seni yang memperkuat nilai kebudayaan dan spiritualitas di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan parade baca puisi yang menghadirkan sejumlah penyair dan seniman lokal. Ketua Katasapa Purbalingga, Agustav Triono, membuka penampilan dengan membawakan puisi berjudul Aku Ingin Tertanam secara ekspresif dan penuh penghayatan.

Penampilan kemudian dilanjutkan oleh sejumlah pegiat seni yang membacakan puisi bernuansa religius. Salah satu kolaborasi menarik ditampilkan oleh Yudiono Bawor dari Sanggar Samudra yang memadukan seni pantomim dengan pembacaan puisi Sembahyang Rumputan karya Ahmadun Yosi Herfanda.

Selain itu, Deka Aepama dari Katasapa membacakan puisi karya Acep Zamzam Noor. Penampilan berikutnya diisi oleh Galih dari Teater Proses, Ketua Dewan Kesenian Purbalingga Trisnanto Budidoyo, serta Arin Hidayat yang menyuguhkan musikalisasi shalawat.

Suasana semakin menyentuh ketika Fajar Sukron membacakan puisi yang diiringi alunan rebab oleh Lintang Rencono. Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh Zulfikar Omen dengan gaya santai yang tetap menjaga kekhidmatan acara.

Selain pertunjukan seni, kegiatan ini juga menghadirkan orasi budaya oleh Prof. Supriyanto dari UIN Saizu Purwokerto. Ia menekankan bahwa Islam, seni, budaya, dan nilai kemanusiaan merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi dalam kehidupan masyarakat.

“Jangan sampai kita rajin beribadah, tetapi terlepas dari realitas sosial, seperti masih gemar menggunjing atau menyakiti orang lain,” ujarnya, seraya mengingatkan pentingnya keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan (hablumminallah) dan hubungan antar sesama manusia (hablumminannas).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PCNU Purbalingga, Ulil Archam, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai ruang kebudayaan yang mampu mempererat silaturahmi sekaligus menjadi sarana refleksi, terutama pada momentum sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.

Sementara itu, Ketua Lesbumi PCNU Purbalingga, Ryan Rachman, menegaskan bahwa seni dan budaya memiliki peran penting dalam menyampaikan nilai-nilai dakwah Islam kepada masyarakat. Ia mencontohkan bagaimana para Wali Songo pada masa lalu memanfaatkan seni sebagai media penyebaran ajaran Islam yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Kegiatan Ngaji Budaya kemudian ditutup dengan pertunjukan Wayang Hastabrata oleh FP Sebantara dengan dalang Ki Surotomo. Melalui pementasan tersebut disampaikan pesan moral tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab manusia dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui perpaduan seni, sastra, dan refleksi spiritual, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi bagi para seniman, tetapi juga menghadirkan hiburan yang sarat nilai bagi masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antara budaya, religiusitas, dan kehidupan sosial khususnya masyarakat Kabupaten Purbalingga. (GIN/Kominfo, Sumber: Katasapa Purbalingga)

The post Seni dan Spiritualitas Berpadu dalam Ngaji Budaya di Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/seni-dan-spiritualitas-berpadu-dalam-ngaji-budaya-di-purbalingga/feed/ 0
Purbalingga Music Festival Jadi Puncak Kemeriahan HUT ke-195 Kabupaten Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/purbalingga-music-festival-jadi-puncak-kemeriahan-hut-ke-195-kabupaten-purbalingga/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=purbalingga-music-festival-jadi-puncak-kemeriahan-hut-ke-195-kabupaten-purbalingga&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=purbalingga-music-festival-jadi-puncak-kemeriahan-hut-ke-195-kabupaten-purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/purbalingga-music-festival-jadi-puncak-kemeriahan-hut-ke-195-kabupaten-purbalingga/#respond Mon, 29 Dec 2025 02:21:33 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36788 PURBALINGGA — Pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelar Purbalingga Music Festival sebagai salah satu agenda puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kabupaten Purbalingga, Sabtu (27/12). Kegiatan yang berlangsung di Alun-alun Purbalingga tersebut sukses menarik perhatian ribuan warga yang memadati lokasi acara. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari, meskipun wilayah Purbalingga sempat diguyur hujan. Kondisi tersebut tidak […]

The post Purbalingga Music Festival Jadi Puncak Kemeriahan HUT ke-195 Kabupaten Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA — Pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelar Purbalingga Music Festival sebagai salah satu agenda puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kabupaten Purbalingga, Sabtu (27/12). Kegiatan yang berlangsung di Alun-alun Purbalingga tersebut sukses menarik perhatian ribuan warga yang memadati lokasi acara.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari, meskipun wilayah Purbalingga sempat diguyur hujan. Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat warga untuk tetap hadir dan merayakan hari jadi Kabupaten Purbalingga melalui hiburan musik berskala nasional.

Festival musik ini menghadirkan sejumlah musisi ternama Tanah Air, di antaranya Vierratale, D’Masiv, dan Rizky Febian. Kehadiran para artis tersebut mampu menciptakan suasana meriah sekaligus menjadi hiburan berkualitas bagi masyarakat dari berbagai kalangan.

Penampilan Vierratale dan D’Masiv di awal acara berhasil menghidupkan suasana dengan lagu-lagu populer yang akrab di telinga penonton. Ribuan warga tampak bernyanyi bersama, menciptakan interaksi hangat antara musisi dan penikmat musik.

Suasana semakin semarak ketika Rizky Febian tampil sebagai penampil utama. Dengan karakter vokal khas dan deretan lagu hits, ia mampu memukau penonton dan menjadikan malam perayaan HUT ke-195 Purbalingga terasa istimewa.

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan harapannya agar Kabupaten Purbalingga terus melangkah maju seiring bertambahnya usia daerah. “Di usia ke-195 tahun ini, kami berharap Kabupaten Purbalingga semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera, sejalan dengan slogan Alus Dalane Kepenak Ngodene,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Fahmi menegaskan bahwa pelaksanaan konser musik ini tidak semata-mata berorientasi pada hiburan. “Kegiatan ini juga mengandung nilai sosial, di mana melalui penggalangan dana yang dilakukan, kita dapat berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Selain menghadirkan hiburan dan kepedulian sosial, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan apresiasi kepada atlet panjat tebing asal Purbalingga, Susan Nur Hidayah, atas prestasinya meraih medali perak pada ajang SEA Games 2025 cabang olahraga sport climbing, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap atlet daerah.

Penyelenggaraan Purbalingga Music Festival mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk sponsor dan BUMD, sebagai wujud sinergi dalam menyukseskan peringatan HUT ke-195 Kabupaten Purbalingga. Pemerintah Kabupaten Purbalingga berharap kegiatan ini dapat memperkuat kebersamaan masyarakat serta menumbuhkan optimisme menuju Purbalingga yang mandiri dan sejahtera. (GIN/Kominfo)

The post Purbalingga Music Festival Jadi Puncak Kemeriahan HUT ke-195 Kabupaten Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/purbalingga-music-festival-jadi-puncak-kemeriahan-hut-ke-195-kabupaten-purbalingga/feed/ 0
Enam Dalang Muda Purbalingga Pentaskan Parade Wayang Kulit di Tangine Seni Budaya ke-3 https://www.purbalinggakab.go.id/enam-dalang-muda-purbalingga-pentaskan-parade-wayang-kulit-di-tangine-seni-budaya-ke-3/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=enam-dalang-muda-purbalingga-pentaskan-parade-wayang-kulit-di-tangine-seni-budaya-ke-3&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=enam-dalang-muda-purbalingga-pentaskan-parade-wayang-kulit-di-tangine-seni-budaya-ke-3 https://www.purbalinggakab.go.id/enam-dalang-muda-purbalingga-pentaskan-parade-wayang-kulit-di-tangine-seni-budaya-ke-3/#respond Mon, 24 Nov 2025 02:54:32 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36399 PURBALINGGA – Dalam rangka merayakan Hari Wayang Dunia dan Hari Wayang Nasional yang jatuh pada 7 November, enam dalang muda dari tiga kawedanan di Purbalingga (Bobotsari, Purbalingga, dan Bukateja) menampilkan kebolehannya dalam acara Tangine Seni Budaya ke-3 yang digelar di Pendopo Dipokusumo, Minggu (23/11/2025). “Enam dalang muda asli Purbalingga akan menampilkan pagelaran singkat malam ini. […]

The post Enam Dalang Muda Purbalingga Pentaskan Parade Wayang Kulit di Tangine Seni Budaya ke-3 appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Dalam rangka merayakan Hari Wayang Dunia dan Hari Wayang Nasional yang jatuh pada 7 November, enam dalang muda dari tiga kawedanan di Purbalingga (Bobotsari, Purbalingga, dan Bukateja) menampilkan kebolehannya dalam acara Tangine Seni Budaya ke-3 yang digelar di Pendopo Dipokusumo, Minggu (23/11/2025).

“Enam dalang muda asli Purbalingga akan menampilkan pagelaran singkat malam ini. Mereka adalah Ki Dipa, Ki Puji, Ki Seto, Ki Wily, Ki Rofi, dan Ki Hafara — semuanya alumni Institut Seni Indonesia,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Purbalingga, Suroto.

Suroto yang hadir mewakili Bupati Purbalingga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegiat seni Purbalingga yang terus menjaga semangat berkesenian melalui gelaran Tangine Seni Budaya setiap Senin Kliwon.

Ia menambahkan bahwa sejak pertama kali digelar, Tangine Seni Budaya telah melibatkan sedikitnya 30 sanggar seni dari berbagai wilayah di Purbalingga. Pada edisi ke-3 ini, suasana menjadi istimewa karena digelar bertepatan dengan momentum peringatan Hari Wayang Dunia.

“Bupati Fahmi menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh pegiat seni yang terus berkomitmen menggeliatkan seni di Purbalingga, terutama melalui Tangine Seni Budaya ini,” ujar Suroto.

Selain para dalang muda, kegiatan juga dimeriahkan oleh delapan sinden muda Purbalingga yang turut mengiringi jalannya pementasan. Suroto menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti bahwa regenerasi seniman wayang kulit di Purbalingga telah berjalan dengan baik dan perlu terus didukung agar seni tradisi tetap hidup dan berkembang.

Di sela acara, Pemkab Purbalingga juga memanfaatkan momentum ini untuk menyosialisasikan program unggulan daerah, yakni Alus Dalane dan Kepenak Ngodene, yang saat ini tengah dijalankan. Program tersebut telah diwujudkan salah satunya dengan digelarnya bursa kerja selama dua hari lalu, berbarengan dengan peluncuran aplikasi ketenagakerjaan Kepenak Ngodene.

“Mudah-mudahan ini menjadi jalan untuk mewujudkan cita-cita Bupati Fahmi dan Wakil Bupati Dimas, yaitu alus dalane, kepenak ngodene. Tentu semua membutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder dan masyarakat Purbalingga,” pungkasnya. (an/komin)

The post Enam Dalang Muda Purbalingga Pentaskan Parade Wayang Kulit di Tangine Seni Budaya ke-3 appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/enam-dalang-muda-purbalingga-pentaskan-parade-wayang-kulit-di-tangine-seni-budaya-ke-3/feed/ 0
Gugah Kesadaran Akan Seni Budaya, Pemkab Purbalingga Gelar Wayang Wong di Pendopo https://www.purbalinggakab.go.id/gugah-kesadaran-akan-seni-budaya-pemkab-purbalingga-gelar-wayang-wong-di-pendopo/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=gugah-kesadaran-akan-seni-budaya-pemkab-purbalingga-gelar-wayang-wong-di-pendopo&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=gugah-kesadaran-akan-seni-budaya-pemkab-purbalingga-gelar-wayang-wong-di-pendopo https://www.purbalinggakab.go.id/gugah-kesadaran-akan-seni-budaya-pemkab-purbalingga-gelar-wayang-wong-di-pendopo/#respond Mon, 20 Oct 2025 02:48:37 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=35339 PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menggandeng 14 sanggar seni dalam pementasan wayang wong, Minggu (19/10/2025) malam di Pendopo Dipokusumo. Wakil Bupati (Wabup) Purbalingga, Dimas Prasetyahani mengatakan kegiatan dengan tema “Tangine Seni Budaya Purbalingga” ini merupakan yang kedua kalinya dalam program Pendopo Untuk Rakyat. Dimas juga mengatakan nantinya akan ada kegiatan Tangine Seni Budaya Purbalingga […]

The post Gugah Kesadaran Akan Seni Budaya, Pemkab Purbalingga Gelar Wayang Wong di Pendopo appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menggandeng 14 sanggar seni dalam pementasan wayang wong, Minggu (19/10/2025) malam di Pendopo Dipokusumo. Wakil Bupati (Wabup) Purbalingga, Dimas Prasetyahani mengatakan kegiatan dengan tema “Tangine Seni Budaya Purbalingga” ini merupakan yang kedua kalinya dalam program Pendopo Untuk Rakyat.

Dimas juga mengatakan nantinya akan ada kegiatan Tangine Seni Budaya Purbalingga lanjutan sebagai wadah bagi para seniman tradisional di Kabupaten Purbalingga untuk semakin mengenalkan kebudayaan kepada generasi saat ini. Dia berharap kegiatan ini bisa membangkitkan seni budaya di Kabupaten Purbalingga beriringan dengan pembangunan di bidang lainnya.

Wabup Purbalingga, Dimas Prasetyahani saat memberikan sambutan di acara Tangine Seni Budaya Purbalingga, Minggu (19/10/2025) malam

“Pemkab Purbalingga bisa menyiapkan panggung untuk mewadahi dan melestarikan seni budaya kita semua,” tuturnya.

Dengan mengusung sub tema “Beksan Wayang Pinulas” nilai-nilai kehidupan ditampilkan melalui perpaduan seni tari, karawitan, wayang, dan seni lukis. Beksan Wayang Pinulas ini bukan sekedar tontonan tetapi juga ruang yang mengajarkan masyarakat tentang rasa akan indahnya sebuah seni budaya yang di dalamnya sarat akan nilai-nilai luhur dan filosofi kehidupan.

Wabup Dimas melanjutkan, Bupati Purbalingga H. Fahmi M. Hanif mengajak masyarakat untuk bersatu padu dalam keberagaman dan ‘nguri-uri’ (melestarikan) budaya melalui berbagai karya seni para seniman khususnya di Kabupaten Purbalingga. Dimas juga berharap dengan kegiatan ini akan menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya seni budaya.

Regenerasi pegiat seni budaya Kabupaten Purbalingga nampak apada pemain gamelan

“Saya berharap melalui kegiatan ini akan menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya seni budaya dalam kehidupan kita atau dengan kata lain meningkatkan cultural awareness,” pungkasnya. (FH/kominfo)

The post Gugah Kesadaran Akan Seni Budaya, Pemkab Purbalingga Gelar Wayang Wong di Pendopo appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/gugah-kesadaran-akan-seni-budaya-pemkab-purbalingga-gelar-wayang-wong-di-pendopo/feed/ 0
Lestarikan Seni Budaya, Festival Kentongan Purbalingga 2025 Meriahkan Akhir Pekan https://www.purbalinggakab.go.id/lestarikan-seni-budaya-festival-kentongan-purbalingga-2025-meriahkan-akhir-pekan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lestarikan-seni-budaya-festival-kentongan-purbalingga-2025-meriahkan-akhir-pekan&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lestarikan-seni-budaya-festival-kentongan-purbalingga-2025-meriahkan-akhir-pekan https://www.purbalinggakab.go.id/lestarikan-seni-budaya-festival-kentongan-purbalingga-2025-meriahkan-akhir-pekan/#respond Mon, 13 Oct 2025 03:09:35 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=35072 PURBALINGGA – Suasana Alun-alun Purbalingga pada Minggu malam (12/10) dipenuhi keceriaan ribuan warga yang antusias menyaksikan Festival Kentongan Purbalingga 2025. Sebanyak 10 grup kentongan dari berbagai wilayah di Kabupaten Purbalingga tampil memukau menampilkan kreativitas dan kekompakan dalam permainan alat musik tradisional yang khas tersebut. Gelaran dibuka secara resmi oleh Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, dan […]

The post Lestarikan Seni Budaya, Festival Kentongan Purbalingga 2025 Meriahkan Akhir Pekan appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Suasana Alun-alun Purbalingga pada Minggu malam (12/10) dipenuhi keceriaan ribuan warga yang antusias menyaksikan Festival Kentongan Purbalingga 2025. Sebanyak 10 grup kentongan dari berbagai wilayah di Kabupaten Purbalingga tampil memukau menampilkan kreativitas dan kekompakan dalam permainan alat musik tradisional yang khas tersebut.

Gelaran dibuka secara resmi oleh Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, dan diawali dengan penampilan perdana dari grup Kurawa. Hadir pula Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga, H.R. Bambang Irawan, serta jajaran Forkopimda dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

Dalam sambutannya, Bupati Fahmi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival ini sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan kesenian dan budaya lokal yang telah menjadi identitas masyarakat Purbalingga.

“Komitmen kami adalah untuk melestarikan budaya yang menjadi ciri khas Purbalingga. Pemerintah memiliki rasa dan tanggung jawab agar budaya lokal bisa terus dilestarikan,” ujar Bupati Fahmi.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti pentingnya menanamkan kecintaan terhadap kesenian tradisional di kalangan generasi muda. Menurutnya, di tengah derasnya pengaruh budaya modern, perlu upaya bersama agar anak muda tetap mengenal, mencintai, dan berpartisipasi dalam seni tradisional seperti kentongan.

“Kini banyak anak muda yang terpapar kesenian modern. Karena itu, Pemkab berkomitmen agar tidak hanya kesenian kentongan, tetapi juga berbagai jenis seni seperti tari dan musik tradisional bisa terus dilestarikan,” tambahnya.

Selama pertunjukan berlangsung, setiap grup menampilkan performa terbaik di panggung kehormatan yang berlokasi di sisi selatan Alun-alun Purbalingga. Musik kentongan berpadu dengan koreografi dan kostum khas yang mencerminkan kreativitas para seniman lokal, menciptakan suasana yang semarak dan penuh semangat kebersamaan.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga wahana hiburan bagi masyarakat sekaligus ruang ekspresi bagi para pelaku seni lokal. Banyak warga yang mengabadikan momen penampilan favorit mereka, menambah semarak suasana malam itu.

Bupati berharap penyelenggaraan Festival Kentongan dapat menjadi agenda yang terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat identitas dan kebanggaan budaya daerah.

“Semoga festival ini terus menjadi ruang bagi seniman kita untuk berkreasi dan menjadi kebanggaan bersama masyarakat Purbalingga,” pungkasnya.

Setelah melalui penilaian dewan juri, Grup Seniman Ghaib (nomor urut 10) berhasil meraih Juara 1 dengan total nilai 3.800 poin. Juara 2 diraih oleh Trisula Weda (nomor 8) dengan 3.750 poin, dan Juara 3 oleh Citra Nada (nomor 5) dengan 3.650 poin.

Sementara itu, Harapan 1 diberikan kepada Natural Tone (nomor 7) dengan 3.550 poin, Harapan 2 kepada Kolokatung (nomor 3) dengan 3.400 poin, dan Harapan 3 kepada Irama Sabuk Wulung (nomor 4) dengan 3.300 poin.

Sebagai bentuk apresiasi, Perumda Owabong akan mengontrak para pemenang juara 1, 2, dan 3 lomba kentongan untuk tampil secara rutin di kawasan wisata Golaga (Goa Lawa Purbalingga). Kontrak ini akan berlangsung selama satu tahun, sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal sekaligus menambah daya tarik wisata bagi para pengunjung. Diharapkan kesenian kentongan dapat semakin dikenal dan dicintai, serta mampu memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pariwisata daerah. (GIN/Kominfo)

The post Lestarikan Seni Budaya, Festival Kentongan Purbalingga 2025 Meriahkan Akhir Pekan appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/lestarikan-seni-budaya-festival-kentongan-purbalingga-2025-meriahkan-akhir-pekan/feed/ 0
“Nyai Laksmi” dan “Lintang” Ramaikan Panggung Mahesa Jenar https://www.purbalinggakab.go.id/nyai-laksmi-dan-lintang-ramaikan-panggung-mahesa-jenar/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=nyai-laksmi-dan-lintang-ramaikan-panggung-mahesa-jenar&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=nyai-laksmi-dan-lintang-ramaikan-panggung-mahesa-jenar https://www.purbalinggakab.go.id/nyai-laksmi-dan-lintang-ramaikan-panggung-mahesa-jenar/#respond Thu, 31 Jul 2025 09:08:51 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=34438 PURBALINGGA – Teater Proses dari Universitas Wijayakusuma (Unwiku) Purwokerto dan Komunitas Teater Sastra Perwira (Katasapa) Purbalingga berkolaborasi dalam pertunjukan bertajuk “Nyai Laksmi” dan “Lintang”, Rabu (30/7/2025) malam di Panggung Mahesa Jenar Purbalingga. Pertunjukan yang menggugah sekaligus reflektif tersebut berhasil menarik antusiasme penikmat teater dari Purbalingga dan Banyumas. Katasapa Purbalingga mengawali pertunjukan teater bertajuk “Lintang” yang […]

The post “Nyai Laksmi” dan “Lintang” Ramaikan Panggung Mahesa Jenar appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Teater Proses dari Universitas Wijayakusuma (Unwiku) Purwokerto dan Komunitas Teater Sastra Perwira (Katasapa) Purbalingga berkolaborasi dalam pertunjukan bertajuk “Nyai Laksmi” dan “Lintang”, Rabu (30/7/2025) malam di Panggung Mahesa Jenar Purbalingga. Pertunjukan yang menggugah sekaligus reflektif tersebut berhasil menarik antusiasme penikmat teater dari Purbalingga dan Banyumas.

Katasapa Purbalingga mengawali pertunjukan teater bertajuk “Lintang” yang disutradarai oleh Deka Aepama dengan alur cerita menyoroti dinamika keluarga yang terjebak dalam budaya digital. Cerita bermula dari Lintang seorang remaja yang pulang ke rumah dengan kaki terkilir, namun perhatian keluarga justru teralihkan dengan keasyikan membuat konten TikTok.

Ketegangan antara ayah dan kakek muncul, namun bukan demi kepedulian tulus, melainkan demi kamera. Kisah drama yang diperankan oleh Deka Aepama, Trisnanto Budidoyo dan Agustav Triono ini menjadi cermin getir tentang bagaimana media sosial menggeser nilai-nilai keluarga.

Penampilan Teater bertajuk “Lintang” dari Katasapa Purbalingga

Menurut Rifai Fahrezi, pimpinan produksi, pementasan ini tidak hanya bertujuan memberikan hiburan, tetapi juga menghadirkan refleksi sosial, edukasi budaya, dan ruang ekspresi bagi pegiat seni mahasiswa. “Kami ingin teater hadir di tengah masyarakat sebagai bentuk hiburan yang bermakna, mempererat hubungan sosial, dan menjadi wadah kolaborasi yang bermanfaat,” ujarnya.

Pentas teater bertajuk “Nyai Laksmi” menjadi pentas utama malam itu yang merupakan adaptasi naskah Gowokan (tradisi lokal Jawa zaman dahulu-red) karya Esa Septiandika yang disutradarai oleh Okim. Kisah Nyai Laksmi mengangkat pergulatan batin dan sosial di tengah masyarakat pedesaan Jawa, khususnya budaya Banyumasan.

Nyai Laksmi digambarkan sebagai sosok perempuan kuat, cerdas, dan berprinsip, yang dipercaya mampu “mendewasakan” laki-laki secara simbolik. Konflik dikemas dalam alur emosional yang menyuguhkan humor, konflik keluarga, romansa, hingga tragedi. Adegan akhir yang teatrikal membuat pertunjukan ini menjadi sarat makna.

Para mahasiswa Unwiku Purwokerto yang menampilkan Teater “Nyai Laksmi”

Ketua Dewan Kesenian Purbalingga, Trisnanto Budidoyo mengatakan bahwa pertunjukan teater tersebut adalah kerja sama antara Teater Proses Unwiku, Dewan Kesenian Purbalingga, dan Katasapa Purbalingga. “Kita memfasilitasi kelompok teater untuk meramaikan panggung Mahesa Jenar. Antusiasme dan apresiasi penonton menjadi bukti bahwa seni pertunjukan masih diminati masyarakat di tengah ramainya konten media sosial,” pungkasnya.

(FH/kominfo)

The post “Nyai Laksmi” dan “Lintang” Ramaikan Panggung Mahesa Jenar appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/nyai-laksmi-dan-lintang-ramaikan-panggung-mahesa-jenar/feed/ 0
Beraneka Ragam Kesenian Meriahkan Pawai Budaya Hari Jadi Purbalingga-194 https://www.purbalinggakab.go.id/beraneka-ragam-kesenian-meriahkan-pawai-budaya-hari-jadi-purbalingga-194/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=beraneka-ragam-kesenian-meriahkan-pawai-budaya-hari-jadi-purbalingga-194&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=beraneka-ragam-kesenian-meriahkan-pawai-budaya-hari-jadi-purbalingga-194 https://www.purbalinggakab.go.id/beraneka-ragam-kesenian-meriahkan-pawai-budaya-hari-jadi-purbalingga-194/#respond Sat, 28 Dec 2024 06:19:36 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=31828 PURBALINGGA – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Purbalingga ke-194, Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) menggelar Pawai Budaya yang diikuti oleh 70 kontingen. “Kegiatan pawai budaya ini merupakan salah satu tradisi yang kita laksanakan setiap memperingati Hari Jadi Kabupaten Purbalingga di bulan Desember,” ucap Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, Sabtu (28/12/2024). […]

The post Beraneka Ragam Kesenian Meriahkan Pawai Budaya Hari Jadi Purbalingga-194 appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Purbalingga ke-194, Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) menggelar Pawai Budaya yang diikuti oleh 70 kontingen.

“Kegiatan pawai budaya ini merupakan salah satu tradisi yang kita laksanakan setiap memperingati Hari Jadi Kabupaten Purbalingga di bulan Desember,” ucap Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, Sabtu (28/12/2024).

Bupati Tiwi menambahkan, pawai yang diikuti oleh Forkopimda, OPD, organisasi wanita dan sosial masyarakat, instansi vertikal, BUMD dan BUMN, sekolah, kecamatan, hingga Korwil Dindikbud ini mengusung tema “Purbalingga Mandiri, Maju, dan Sejahtera yang Berbudaya”.

“Peserta pawai ini menampilkan kesenian-kesenian Kabupaten Purbalingga yang beraneka ragam dari mulai tek tek, Kontekan lesung, kemudian ada juga potensi-potensi kesenian yang lain,” tambahnya.

Hal ini menurut Bupati Tiwi adalah sebagai salah satu bentuk upaya Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan juga masyarakat dalam melestarikan budaya, khususnya budaya lokal.

“Mudah-mudahan dengan begini rasa cinta kita sebagai masyarakat Purbalingga dan kebudayaan lokalnya akan semakin besar, dan kesenian lokal ini ke depan bisa semakin berkembang,” harapnya.

Setiap kontingen pawai beranggotakan 25 hingga 60 orang yang menampilkan pertunjukan dari GOR Goentoer Darjono, melewati Polsek Kota, Taman Usman Janatin, pertigaan toko pojok, hingga Alun-Alun Purbalingga.

Bupati Purbalingga tampil cantik dengan Pakaian Adat Sulawesi Selatan menunggu peserta bersama dengan jajaran Forkopimda dan dewan juri di Alun-Alun Purbalingga sisi selatan.

“Setiap kontingen diberi waktu maksimal tiga menit untuk display di depan panggung kehormatan,” ungkap Pembawa Acara Trisnanto Budidoyo. (an/komin)

The post Beraneka Ragam Kesenian Meriahkan Pawai Budaya Hari Jadi Purbalingga-194 appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/beraneka-ragam-kesenian-meriahkan-pawai-budaya-hari-jadi-purbalingga-194/feed/ 0
Aneka Produk Lokal Hingga Seni Budaya Ada di Pasar Kreatif Kodim 0702/Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/aneka-produk-lokal-hingga-seni-budaya-ada-di-pasar-kreatif-kodim-0702-purbalingga/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=aneka-produk-lokal-hingga-seni-budaya-ada-di-pasar-kreatif-kodim-0702-purbalingga&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=aneka-produk-lokal-hingga-seni-budaya-ada-di-pasar-kreatif-kodim-0702-purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/aneka-produk-lokal-hingga-seni-budaya-ada-di-pasar-kreatif-kodim-0702-purbalingga/#respond Sat, 21 Dec 2024 04:30:37 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=31735 PURBALINGGA – Dalam rangka memperingati 20 Tahun Pengabdian Arupadatu dan Pakatri 2004, sekaligus Hari Juang TNI AD, HUT ke-194 Kabupaten Purbalingga, Hari Ibu ke-96 Tahun 2024 dan Nataru 2024 – 2025, Kodim 0702/Purbalingga menggelar event bertajuk Pasar Kreatif. Event yang digelar selama dua hari dibuka mulai Sabtu (21/12) pagi, bertempat di halaman Kodim 0702/Purbalingga menjadi […]

The post Aneka Produk Lokal Hingga Seni Budaya Ada di Pasar Kreatif Kodim 0702/Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Dalam rangka memperingati 20 Tahun Pengabdian Arupadatu dan Pakatri 2004, sekaligus Hari Juang TNI AD, HUT ke-194 Kabupaten Purbalingga, Hari Ibu ke-96 Tahun 2024 dan Nataru 2024 – 2025, Kodim 0702/Purbalingga menggelar event bertajuk Pasar Kreatif. Event yang digelar selama dua hari dibuka mulai Sabtu (21/12) pagi, bertempat di halaman Kodim 0702/Purbalingga menjadi bentuk kolaborasi bersama Dinkop UKM Kabupaten Purbalingga serta para pelaku usaha untuk mempromosikan produk lokal.

“Acara ini memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan dan peningkatan omset, sekaligus meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Purbalingga,” ujar Dandim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Untung Iswahyudi, S.Sos., M.Hum., M.Han., ketika membuka gelaran Pasar Kreatif.

Pasar Kreatif, lanjutnya menyampaikan, juga menampilkan beragam seni dan budaya sebagai ruang apresiasi kepada para seniman dan budayawan yang ada di wilayah Purbalingga. Sebab melalui seni dan budaya, kita bisa membangun semangat kebersamaan di tengah keberagaman, serta berupaya melestarikan budaya sekaligus mengembangkannya agar terus relevan dengan perkembangan zaman.

“Terdapat pula pameran alutsista milik TNI-Polri yang memperkenalkan tentang fasilitas pertahanan dan keamanan sehingga masyarakat bisa menambah wawasan tentang pentingnya pertahanan dan keamanan untuk menjamin rasa aman dan tentram bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia melanjutkan, dengan semangat kebersamaan antara Militer, Polri, serta masyarakat sipil dapat membangun sinergi dan menggemakan partisipasi dalam pembangunan, khususnya Kabupaten Purbalingga. Dandim 0702/Purbalingga pun turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam gelaran Pasar Kreatif.

Di samping itu, salah satu seniman dari komunitas seni Kie Art Purbalingga, Budi Setiyawan, yang berkesempatan unjuk gigi dalam sebuah live painting pun mengaku antusias dalam event tersebut.

“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan Kodim 0702/Purbalingga kepada kami pelaku seni. Kami harap acara kreatif seperti ini bisa terus diadakan rutin setiap tahunnya.” pungkasnya. (GIN/Kominfo)

The post Aneka Produk Lokal Hingga Seni Budaya Ada di Pasar Kreatif Kodim 0702/Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/aneka-produk-lokal-hingga-seni-budaya-ada-di-pasar-kreatif-kodim-0702-purbalingga/feed/ 0