Industri Archives - Pemerintah Kabupaten Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/category/berita/indutri/ Purbalingga Baru Fri, 19 Dec 2025 07:29:41 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://www.purbalinggakab.go.id/wp-content/uploads/2017/02/cropped-logo_pbg-32x32.png Industri Archives - Pemerintah Kabupaten Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/category/berita/indutri/ 32 32 Delegasi Tono City Jajaki Kerja Sama Industri dengan Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/delegasi-tono-city-jajaki-kerja-sama-industri-dengan-purbalingga/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=delegasi-tono-city-jajaki-kerja-sama-industri-dengan-purbalingga&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=delegasi-tono-city-jajaki-kerja-sama-industri-dengan-purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/delegasi-tono-city-jajaki-kerja-sama-industri-dengan-purbalingga/#respond Fri, 19 Dec 2025 07:29:41 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36692 PURBALINGGA INFO – Wali Kota Tono City, Kazuhiko Tada, bersama delegasi Pemerintah Kota Tono melakukan kunjungan ke CV. SN Jaya Prima yang berlokasi di Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Jumat (19/12/25). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda penjajakan kerja sama antara Tono City dan Kabupaten Purbalingga, khususnya di sektor industri dan ekonomi. CV. […]

The post Delegasi Tono City Jajaki Kerja Sama Industri dengan Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Wali Kota Tono City, Kazuhiko Tada, bersama delegasi Pemerintah Kota Tono melakukan kunjungan ke CV. SN Jaya Prima yang berlokasi di Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Jumat (19/12/25). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda penjajakan kerja sama antara Tono City dan Kabupaten Purbalingga, khususnya di sektor industri dan ekonomi.

CV. SN Jaya Prima merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan kayu menjadi produk bernilai ekonomis tinggi. Produk yang dihasilkan antara lain kamaboko-ita atau papan kayu untuk alas makanan tradisional Jepang, papan laminasi, serta sejumlah produk khusus yang dibuat sesuai permintaan konsumen. Hasil produksi perusahaan ini ditujukan untuk pasar ekspor ke Jepang.

Perwakilan CV. SN Jaya Prima, Arif Hidayat, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut masih berada pada tahap penjajakan kerja sama. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah memperkenalkan sejumlah contoh produk kepada delegasi Tono City. “Kami tadi sudah membawakan sampel produk, dan kami siap untuk membuat produk apabila nanti ada pesanan dari Tono City,” ujarnya.

Usai meninjau aktivitas dan produk perusahaan, rombongan delegasi Tono City melanjutkan kunjungan ke Perpustakaan Daerah Purbalingga. Di sana, delegasi melihat langsung fasilitas serta aktivitas literasi yang berlangsung, termasuk suasana perpustakaan yang dimanfaatkan oleh masyarakat dan pelajar.

Wali Kota Tono City, Kazuhiko Tada, mengungkapkan kesan positifnya selama berada di Purbalingga. Ia menyampaikan bahwa kunjungan tersebut semakin menumbuhkan ketertarikannya terhadap Kabupaten Purbalingga.

“Kedatangan saya ke Purbalingga ini semakin membuat saya lebih tertarik lagi. Saya melihat masyarakat Purbalingga begitu bersemangat dan sehat, serta anak-anak sekolah yang penuh antusiasme. Saya melihat Purbalingga memiliki masa depan yang cerah,” katanya.

Kazuhiko Tada juga menyoroti pentingnya membangun kemitraan di tengah berbagai tantangan global yang akan dihadapi ke depan. Menurutnya, kerja sama dengan mitra yang tepat menjadi kunci dalam menghadapi dinamika dunia internasional. Ia berharap hubungan antara Tono City dan Kabupaten Purbalingga dapat berkembang lebih erat.

“Saya sangat berharap dengan masyarakat Purbalingga yang begitu luar biasa ini, kami bisa menjalin hubungan yang lebih mendalam, terutama di bidang ketenagakerjaan, budaya, pendidikan, dan pariwisata,” ungkapnya.

Melalui kerja sama tersebut, ia meyakini bahwa kolaborasi antara kedua daerah tidak hanya akan memperkuat hubungan antarpemerintah, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. “Dengan melakukan kerja sama, saya yakin hal ini bisa menolong dan memberikan harapan kepada banyak orang,” pungkasnya. (dhs/Kominfo)

The post Delegasi Tono City Jajaki Kerja Sama Industri dengan Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/delegasi-tono-city-jajaki-kerja-sama-industri-dengan-purbalingga/feed/ 0
Government Autoshow 2025 Dorong Promosi Otomotif dan UMKM Lokal https://www.purbalinggakab.go.id/government-autoshow-2025-dorong-promosi-otomotif-dan-umkm-lokal/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=government-autoshow-2025-dorong-promosi-otomotif-dan-umkm-lokal&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=government-autoshow-2025-dorong-promosi-otomotif-dan-umkm-lokal https://www.purbalinggakab.go.id/government-autoshow-2025-dorong-promosi-otomotif-dan-umkm-lokal/#respond Sat, 01 Nov 2025 04:25:16 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=35812 PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan UPPD Samsat Purbalingga menggelar Government Autoshow 2025, sebuah ajang pameran otomotif dan pelayanan publik yang berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (1/11/2025) di halaman parkir GOR Goentoer Darjono Purbalingga. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya mendorong pertumbuhan sektor otomotif sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi pemerintah dan pelaku usaha. […]

The post Government Autoshow 2025 Dorong Promosi Otomotif dan UMKM Lokal appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga berkolaborasi dengan UPPD Samsat Purbalingga menggelar Government Autoshow 2025, sebuah ajang pameran otomotif dan pelayanan publik yang berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (1/11/2025) di halaman parkir GOR Goentoer Darjono Purbalingga.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya mendorong pertumbuhan sektor otomotif sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi pemerintah dan pelaku usaha. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya dapat melihat berbagai produk kendaraan terbaru, tetapi juga mengakses beragam layanan publik dalam satu lokasi.

Kepala UPPD Samsat Purbalingga, Sriyono, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah, bekerja sama dengan Pemkab Purbalingga dan Samsat Purbalingga.

“Kegiatan ini bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung promosi sektor otomotif di daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum penghapusan biaya balik nama kendaraan seken yang diberlakukan saat ini menjadi salah satu latar belakang terselenggaranya Government Autoshow 2025. Melalui pameran ini, diharapkan antusiasme masyarakat dalam melakukan pembelian kendaraan baru meningkat, sehingga mampu menggerakkan roda ekonomi dan mendukung sektor otomotif di Kabupaten Purbalingga.

“Tercatat, dari Januari hingga Oktober 2025, terdapat 11.050 pendaftaran kendaraan baru di Samsat Purbalingga. Melalui event ini, kami berharap tidak hanya sebatas pameran, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat dan dunia usaha,” imbuh Sriyono.

Event ini diikuti oleh 14 dealer otomotif, terdiri dari 10 dealer roda empat dan 4 dealer roda dua. Selain itu, terdapat 30 pelaku UMKM yang turut meramaikan bazar produk lokal, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga fesyen khas Purbalingga.

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai layanan publik, di antaranya Samsat Keliling, pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, pelayanan poliklinik RSUD Panti Nugroho, serta sejumlah stan informasi layanan pemerintah daerah lainnya.

Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani yang hadir membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi tinggi kepada UPPD Samsat Purbalingga dan seluruh stakeholder atas terselenggaranya acara yang kreatif dan bermanfaat ini. “Government Autoshow merupakan langkah nyata dalam mendekatkan pelayanan publik sekaligus mendukung geliat ekonomi daerah,” katanya.

Menurut Wabup, penghapusan biaya balik nama kendaraan seken merupakan kebijakan yang tepat guna. “Kebijakan ini bukan hanya membantu masyarakat, dan melalui event ini juga merangsang penjualan kendaraan baru serta mendorong rekan-rekan pengusaha dealer dalam memasarkan unit-unitnya,” jelasnya.

Wabup juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan datang dan meramaikan pameran. “Semoga dengan antusiasme masyarakat, akan semakin banyak transaksi atau Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang tercatat selama kegiatan berlangsung,” ungkapnya.

Government Autoshow 2025 menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Purbalingga untuk mendukung inovasi, pelayanan publik terpadu, serta pemberdayaan ekonomi daerah melalui kolaborasi lintas sektor. (GIN/Kominfo)

The post Government Autoshow 2025 Dorong Promosi Otomotif dan UMKM Lokal appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/government-autoshow-2025-dorong-promosi-otomotif-dan-umkm-lokal/feed/ 0
Majukan IKM Logam, Kabupaten Purbalingga Telah Miliki Material Center https://www.purbalinggakab.go.id/majukan-ikm-logam-kabupaten-purbalingga-telah-miliki-material-center/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=majukan-ikm-logam-kabupaten-purbalingga-telah-miliki-material-center&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=majukan-ikm-logam-kabupaten-purbalingga-telah-miliki-material-center https://www.purbalinggakab.go.id/majukan-ikm-logam-kabupaten-purbalingga-telah-miliki-material-center/#respond Mon, 25 Aug 2025 07:42:32 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=34671 PURBALINGGA – Diantara potensi Industri Kecil Menengah (IKM) adalah logam khususnya knalpot yang telah merambah pasar nasional bahkan internasional. Namun kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Purbalingga, Johan Arifin masih terdapat kendala dalam produksinya yakni bahan baku yang mahal yang sulit didapat. Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menginisiasi pembangunan Material Center yang […]

The post Majukan IKM Logam, Kabupaten Purbalingga Telah Miliki Material Center appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Diantara potensi Industri Kecil Menengah (IKM) adalah logam khususnya knalpot yang telah merambah pasar nasional bahkan internasional. Namun kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Purbalingga, Johan Arifin masih terdapat kendala dalam produksinya yakni bahan baku yang mahal yang sulit didapat.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menginisiasi pembangunan Material Center yang siap menyediakan kebutuhan bahan baku bagi para pelaku IKM Logam. Launching Material Center yang berada di komplek UPTD Pengembangan Industri Logam (Pilog) dilaksanakan pada hari Senin (25/8/2025).

“Kesemuanya itu merupakan bukti nyata dan komitmen Pemkab Purbalingga untuk meningkatkan daya saing IKM Logam dan menciptakan pengusaha baru,” ungkapnya.

Para pelaku IKM Logal Kabupaten Purbalingga kini bisa meminimalisir biaya produksi dengan adanya Material Center

Acara Launching Material Center dihadiri oleh Bupati Purbalingga H. Fahmi M. Hanif, Wakil Bupati Purbalingga, Dirjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) serta Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kemenperin RI, Sekretaris Daerah, dan Kepala OPD terkait. Dalam acara tersebut juga Dinperindag memberikan fasilitas pendaftaran merk knalpot dan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Dirjen IKMA Kemenperin RI, Reni Yanita mengatakan sebelumnya para pelaku IKM Logam di Kabupaten Purbalingga membeli bahan baku di Material Center Tegal, hal ini tentu membuat ongkos produksi lebih mahal. Kemudian diadakan diskusi dan atas berbagai pertimbangan akhirnya diputuskan untuk membangun Material Center di Kabupaten Purbalingga.

Pemotongan pita peresmian Material Center oleh Bupati Purbalingga dan Dirjen IKMA Kemenperin RI

“Keberadaan Material Center ini sangat vital untuk meningkatkan industri kecil menengah guna memenuhi pasar ekspor,” tandasnya.

Bupati Fahmi sangat mendukung peningkatan produksi IKM Logam setelah adanya Material Center agar produk para pelaku IKM Logam Kabupaten Purbalingga semakin berkualitas dan daya saing harganya yang semakin baik. Hal ini bisa terealisasi berkat sinergitas antara Pamkab Purbalingga, Kemenperin, dan pihak swasta selaku penyedia bahan baku.

“Pastinya dengan hadirnya Material Center ini dengan berbagai benefit yang ditawarkan bagi IKM Logam di Purbalingga khususnya daya saing harga yang semakin baik dan juga kualitas bahan bakunya,” pungkasnya. (FH/kominfo)

The post Majukan IKM Logam, Kabupaten Purbalingga Telah Miliki Material Center appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/majukan-ikm-logam-kabupaten-purbalingga-telah-miliki-material-center/feed/ 0
Sinergi Pentahelix Dorong Jamu Jadi Pilar Ekonomi dan Identitas Bangsa https://www.purbalinggakab.go.id/sinergi-pentahelix-dorong-jamu-jadi-pilar-ekonomi-dan-identitas-bangsa/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=sinergi-pentahelix-dorong-jamu-jadi-pilar-ekonomi-dan-identitas-bangsa&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=sinergi-pentahelix-dorong-jamu-jadi-pilar-ekonomi-dan-identitas-bangsa https://www.purbalinggakab.go.id/sinergi-pentahelix-dorong-jamu-jadi-pilar-ekonomi-dan-identitas-bangsa/#respond Wed, 25 Jun 2025 07:09:50 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=34084 PURBALINGGA INFO – Upaya memperkuat peran jamu sebagai warisan budaya sekaligus peluang ekonomi nasional kembali digaungkan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Loka POM Banyumas bersama Perkumpulan Pelaku Jamu Alami Indonesia (PPJAI) menyelenggarakan kegiatan “Sinergitas Pentahelix 2025” di Gedung Andrawina, Kompleks Hotel Owabong, Purbalingga, Rabu (25/6/25). Mengusung tema “Meracik Masa Depan Ekonomi Indonesia dengan Jamu […]

The post Sinergi Pentahelix Dorong Jamu Jadi Pilar Ekonomi dan Identitas Bangsa appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Upaya memperkuat peran jamu sebagai warisan budaya sekaligus peluang ekonomi nasional kembali digaungkan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Loka POM Banyumas bersama Perkumpulan Pelaku Jamu Alami Indonesia (PPJAI) menyelenggarakan kegiatan “Sinergitas Pentahelix 2025” di Gedung Andrawina, Kompleks Hotel Owabong, Purbalingga, Rabu (25/6/25).

Mengusung tema “Meracik Masa Depan Ekonomi Indonesia dengan Jamu Sebagai Warisan dan Peluang Ekonomi”, kegiatan ini mempertemukan unsur akademisi, komunitas, pelaku usaha, media, dan pemerintah dalam semangat kolaboratif pentahelix. Kegiatan ini menjadi ruang strategis memperkuat ekosistem jamu nasional.

Ketua Panitia, Azif Yunan, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar seremoni, namun diisi dengan dialog interaktif sebagai wadah untuk menggali potensi besar jamu. “Jamu telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO. Ini merupakan value luar biasa yang dimiliki Indonesia. Maka tugas kita bersama adalah mengoptimalkan aset bangsa ini agar dikenal dunia dan menjadi kiblat jamu global,” tuturnya.

Kegiatan Sinergitas Pentahelix ini sebenarnya telah dimulai sejak Selasa (24/6/25) dengan dibukanya desk registrasi produk bagi pelaku usaha jamu. Para pengusaha berkesempatan langsung mengurus perizinan dengan evaluator dari BPOM RI. “Ini merupakan bentuk pelayanan luar biasa dari BPOM yang sangat membantu percepatan perizinan produk jamu, obat tradisional, pangan, dan kosmetik,” lanjut Azif.

Ketua Umum PPJAI, Mukit Hendrayatno, mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang membuat industri jamu semakin bertumbuh. “Alhamdulillah, kerja keras seluruh stakeholder dalam pentahelix telah menyerap lebih dari 3.800 pekerja di sektor jamu. Bahkan jika ditotal dengan sektor pertanian dan pemasaran, lebih dari 15.000 orang terlibat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan kebanggaan akan penggunaan bahan baku lokal dalam industri jamu, yang mencapai 90 persen. “Ini sangat membanggakan, apalagi di tengah isu impor, TKDN, dan daya beli masyarakat yang menurun. PPJAI mampu memproduksi jamu yang menjadi solusi kesehatan dan menopang ekonomi lokal,” ujarnya.

Kepala Loka POM Banyumas, Gidion, menjelaskan bahwa BPOM berkomitmen menjaga keamanan, khasiat, dan mutu jamu yang beredar di masyarakat. “Kami mengajak seluruh unsur pentahelix untuk bersinergi melakukan pendampingan kepada UMKM, agar produk jamu yang dihasilkan aman dan berkualitas,” katanya.

Ia juga mengajak akademisi berperan aktif dalam edukasi masyarakat, terutama di lingkungan pendidikan. “Kita perlu menanamkan pemahaman sejak dini agar masyarakat bisa membedakan produk jamu yang aman,” tambahnya.

Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, turut menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempermudah perizinan dan mendukung UMKM jamu agar naik kelas. “Kami juga mendorong edukasi kepada para pelaku usaha jamu agar memahami pentingnya legalitas produk,” ujarnya. Ia berharap PPJAI mampu menjaga ekosistem industri jamu agar tetap tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.

Dukungan dari tingkat nasional juga mengalir. Anggota DPR RI Komisi IX, Tetty Rohatiningsih, menegaskan dukungannya terhadap pengembangan industri jamu. “Jamu adalah warisan nenek moyang kita. Saya berharap pelaku usaha bisa memanfaatkan bahan baku dari petani lokal agar perekonomian masyarakat juga ikut bergerak,” pesannya.

Sinergitas Pentahelix 2025 ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem jamu sebagai pilar ekonomi nasional dan bagian dari identitas bangsa Indonesia di mata dunia. (dhs/Kominfo)

The post Sinergi Pentahelix Dorong Jamu Jadi Pilar Ekonomi dan Identitas Bangsa appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/sinergi-pentahelix-dorong-jamu-jadi-pilar-ekonomi-dan-identitas-bangsa/feed/ 0
Pemkab Purbalingga Dorong UMKM Batik Masuk Industri Fashion Siap Pakai https://www.purbalinggakab.go.id/pemkab-purbalingga-dorong-umkm-batik-masuk-industri-fashion-siap-pakai/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pemkab-purbalingga-dorong-umkm-batik-masuk-industri-fashion-siap-pakai&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pemkab-purbalingga-dorong-umkm-batik-masuk-industri-fashion-siap-pakai https://www.purbalinggakab.go.id/pemkab-purbalingga-dorong-umkm-batik-masuk-industri-fashion-siap-pakai/#respond Fri, 13 Jun 2025 07:56:02 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=33985 PURBALINGGA INFO — Pemerintah Kabupaten Purbalingga terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi industri kreatif lokal, khususnya di sektor batik dan fesyen. Melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Pemkab Purbalingga menggelar pelatihan dan pendampingan bagi para pengrajin batik dan desainer lokal guna meningkatkan daya saing Batik Purbalingga, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga hingga pasar […]

The post Pemkab Purbalingga Dorong UMKM Batik Masuk Industri Fashion Siap Pakai appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO — Pemerintah Kabupaten Purbalingga terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi industri kreatif lokal, khususnya di sektor batik dan fesyen. Melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Pemkab Purbalingga menggelar pelatihan dan pendampingan bagi para pengrajin batik dan desainer lokal guna meningkatkan daya saing Batik Purbalingga, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga hingga pasar internasional.

Program ini bekerja sama dengan LF Fashion Consultant dan didukung oleh PT HM Sampoerna Tbk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) “Sampoerna untuk Indonesia”. Pelatihan yang berlangsung di SMK Bojongsari ini menghadirkan perancang busana nasional sekaligus Vice Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC), Lisa Fitria, sebagai mentor utama.

Lisa mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya. “Ada dua pelatihan, yaitu pengembangan motif batik Sudirman yang berbasis kontemporer khas Purbalingga, dan satu lagi adalah Fashion Ready to Wear Inkubator. Nah, tahun ini kami lanjutkan dan lebih menekankan pada output berupa busana siap pakai berbasis sustainable fashion,” jelasnya saat ditemui di sela pelatihan, Jumat (13/6/25).

Menurut Lisa, pendekatan yang digunakan dalam pelatihan kali ini berbeda dari biasanya karena peserta diajarkan metode batik pola. “Metodenya adalah mendesain dulu busananya, baru kemudian membuat batiknya. Jadi lebih efisien, harganya bisa ditekan, dan daya jualnya jadi lebih kompetitif. Harapannya, konsumen bisa mendapatkan batik tulis dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Selain menekankan pada konsep keberlanjutan, pelatihan ini juga mengedepankan aspek keterampilan tangan atau craftsmanship. Peserta diajak memanfaatkan limbah kain atau sisa perca sebagai bahan aplikasi seperti smock, bunga, hingga ulir benang pada busana. “Biasanya busana dijual di harga Rp300 ribuan, tapi dengan sentuhan craftsmanship, nilainya bisa naik dua kali lipat,” kata Lisa.

Lisa juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai tradisi dalam proses pengembangan motif batik agar tetap memiliki identitas lokal yang kuat meski diarahkan pada pasar yang lebih luas. Ia berharap pelatihan ini bisa menjadi jembatan bagi para pelaku UMKM untuk tetap kreatif tanpa kehilangan akar budaya mereka.

“Kita pengin memberikan pengetahuan dan pelatihan untuk teman-teman UMKM di Kabupaten Purbalingga untuk menciptakan motif-motif batik Purbalingga yang tetap memegang filosofis atau pakem-pakem khas Purbalingga, tapi didesain secara kontemporer agar bisa diterima pasar lokal maupun internasional,” tambah Lisa.

Pelatihan ini diikuti oleh 20 pembatik dan 22 desainer lokal yang tergabung dalam Asosiasi Fashion Desainer Purbalingga (Afdega), serta siswa SMK jurusan tata busana dan beberapa desainer independen. Lisa menekankan bahwa penting bagi generasi muda untuk memahami proses dari mendesain hingga menjadi produk, termasuk membangun mindset bisnis agar dapat menghasilkan produk berkualitas.

“Mindset-nya harus ke pasar nasional bahkan internasional, bukan hanya Purbalingga. Tapi tetap harus membawa ciri khas lokal, terutama dari motif-motif batiknya,” tambahnya.

Salah satu peserta, Shafira Zahrasani Amalia, yang merupakan desainer muda dari Afdega, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan ini. “Saya punya usaha konveksi di rumah, baru jalan setahun. Pelatihan ini sangat menambah wawasan saya, terutama soal tren fashion ke depan. Sekarang kan fast fashion lagi marak dan menimbulkan banyak limbah. Dengan konsep slow fashion ini, kita bisa ikut menanggulanginya,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, Pemkab Purbalingga berharap Batik Purbalingga tidak hanya dikenal sebagai produk tradisional, tetapi juga mampu tampil modern, fungsional, dan ramah lingkungan sehingga memiliki daya saing tinggi di kancah global. (dhs/Kominfo)

The post Pemkab Purbalingga Dorong UMKM Batik Masuk Industri Fashion Siap Pakai appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/pemkab-purbalingga-dorong-umkm-batik-masuk-industri-fashion-siap-pakai/feed/ 0
Tingkatkan Potensi Unggulan Purbalingga, Dinperindag Fasilitasi Pelatihan IKM Sapu Glagah https://www.purbalinggakab.go.id/tingkatkan-potensi-unggulan-purbalingga-dinperindag-fasilitasi-pelatihan-ikm-sapu-glagah/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=tingkatkan-potensi-unggulan-purbalingga-dinperindag-fasilitasi-pelatihan-ikm-sapu-glagah&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=tingkatkan-potensi-unggulan-purbalingga-dinperindag-fasilitasi-pelatihan-ikm-sapu-glagah https://www.purbalinggakab.go.id/tingkatkan-potensi-unggulan-purbalingga-dinperindag-fasilitasi-pelatihan-ikm-sapu-glagah/#respond Thu, 08 May 2025 08:32:44 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=33577 PURBALINGGA – Usai launching Program IKM (Industri Kecil Menengah) Berdaya Saing sebagai implementasi tagline Bupati Purbalingga ‘Alus Dalane, Kepenak Ngodene’ pada tanggal 24 April 2025 lalu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Purbalingga terus mengadakan pelatihan untuk IKM ungulan. Pelatihan tersebut berlangsung April-Juni 2025. Salah satu jenis pelatihan yang diadakan adalah pelatihan IKM sapu glagah […]

The post Tingkatkan Potensi Unggulan Purbalingga, Dinperindag Fasilitasi Pelatihan IKM Sapu Glagah appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Usai launching Program IKM (Industri Kecil Menengah) Berdaya Saing sebagai implementasi tagline Bupati Purbalingga ‘Alus Dalane, Kepenak Ngodene’ pada tanggal 24 April 2025 lalu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Purbalingga terus mengadakan pelatihan untuk IKM ungulan. Pelatihan tersebut berlangsung April-Juni 2025.

Salah satu jenis pelatihan yang diadakan adalah pelatihan IKM sapu glagah yang merupakan salah satu produk unggulan Kabupaten Purbalingga. Kepala Dinperindag Purbalingga, Johan Arifin mengatakan pelatihan ini juga sebagai realisasi misi Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga yang pertama yakni ‘Bangkitkan Ekonomi Rakyat: Pemberdayaan Ekonomi Lokal Melalui Pengembangan UMKM dan Modernisasi Sektor Pertanian.’

“Industri sapu glagah merupakan salah satu industri unggulan Kabupaten Purbalingga yang memiliki daya saing, karena tidak semua kabupaten memiliki tanaman Glagah Arjuna sebagai bahan bakunya,” ujarnya saat diwawancara, Rabu (7/5/2025) kemarin di lokasi pelatihan Gedung BLK MWC NU Karangreja.

Para peserta pelatihan mendapatkan arahan dari Kepala Dinperindag Purbalingga, Johan Arifin

Johan menambahkan, tanaman Glagah Arjuna hanya tumbuh di beberapa kecamatan di Purbalingga seperti Kecamatan Karangreja, Karangjambu, dan Karangmoncol. Produk sapu glagah Purbalingga sendiri telah menyasar pasar lokal, nasional, hingga ekspor ke Korea Selatan, Jepang, Pakistan, India, Arab Saudi, dan Perancis.

Menurut Johan, di tahun 2024 terdapat sekitar 87 pengepul sapu glagah, 11 diantaranya telah berhasil mengekspor, dengan tenaga kerja sekitar 1.570 orang. Hingga tahun 2024 produksi sapu glagah telah mencapai 6.625.000 per tahun dimana 2.270.000 merupakan komoditi ekspor dan 4.355.000 merupakan komoditi pasar nasional baik di Pulau Jawa maupun Luar Jawa.

Peserta mengikuti pelatihan dengan serius

Dengan jumlah produk rata-rata per tahun mencapai lebih dari 6 juta tersebut, para pengrajin sapu glagah di Kabupaten Purbalingga setidaknya membutuhkan bahan baku 1.325 ton bunga glagah per tahun. “Pemerintah Kabupaten Purbalingga akan terus berkomitmen menjadikan sapu glagah sebagai industri unggulan yang bisa terus dikembangkan dan mampu menciptakan lapangan usaha baru serta bisa meningatkan pendapatan sekaligus menjadi daya saing Kabupaten Purbalingga,” pungkasnya. (FH/kominfo)

The post Tingkatkan Potensi Unggulan Purbalingga, Dinperindag Fasilitasi Pelatihan IKM Sapu Glagah appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/tingkatkan-potensi-unggulan-purbalingga-dinperindag-fasilitasi-pelatihan-ikm-sapu-glagah/feed/ 0
Wujudkan ‘Kepenak Ngodene’, Dinperindag Purbalingga Inisiasi Program IKM Berdaya Saing https://www.purbalinggakab.go.id/wujudkan-kepenak-ngodene-dinperindag-purbalingga-inisiasi-program-ikm-berdaya-saing/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=wujudkan-kepenak-ngodene-dinperindag-purbalingga-inisiasi-program-ikm-berdaya-saing&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=wujudkan-kepenak-ngodene-dinperindag-purbalingga-inisiasi-program-ikm-berdaya-saing https://www.purbalinggakab.go.id/wujudkan-kepenak-ngodene-dinperindag-purbalingga-inisiasi-program-ikm-berdaya-saing/#respond Wed, 23 Apr 2025 05:44:02 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=33321 PURBALINGGA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Purbalingga berikan pelatihan dan pendampingan kepada 320 orang melalui ‘Program IKM (Industri Kecil Menengah) Berdaya Saing’. Peluncuran program tersebut dilaksanakan, Rabu (23/4/2025) di Graha Adiguna Operation Room Komplek Pendopo Dipokusumo Purbalingga. Kepala Dinperindag Purbalingga, Johan Arifin mengatakan program tersebut merupakan implementasi tagline Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga […]

The post Wujudkan ‘Kepenak Ngodene’, Dinperindag Purbalingga Inisiasi Program IKM Berdaya Saing appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Purbalingga berikan pelatihan dan pendampingan kepada 320 orang melalui ‘Program IKM (Industri Kecil Menengah) Berdaya Saing’. Peluncuran program tersebut dilaksanakan, Rabu (23/4/2025) di Graha Adiguna Operation Room Komplek Pendopo Dipokusumo Purbalingga.

Kepala Dinperindag Purbalingga, Johan Arifin mengatakan program tersebut merupakan implementasi tagline Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga yakni ‘Alus Dalane, Kepenak Ngodene’. Tujuan program tersebut, lanjutnya, adalah untuk mewujudkan terciptanya wirausahawan baru berbasis potensi lokal yang ada di Kabupaten Purbalingga.

“Yang kedua meningkatkan daya saing IKM unggulan dan IKM potensial Kabupaten Purbalingga,” ujarnya.

Johan menambahkan, bentuk pelatihan yang berlangsung April-Juni 2025 ini berupa pelatihan teknis, pendampingan, dan pemberian bantuan peralatan produksi bagi IKM unggulan dan potensial tersebut. Adapun IKM yang mengikuti antara lain IKM olahan nanas, IKM sapu glagah, IKM batu akik Klawing, IKM olahan kayu dan batok kelapa, dan IKM las karbon.

“Melalui program ini kami targetkan akan lahir sebanyak minimal 320 wirausahawan baru,” imbuhnya.

Antusiasme para peserta pelatihan IKM sapu glagah

Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Ditjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI, Dini Hanggandari sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga dalam memajukan IKM. Hal ini karena industri manufaktur termasuk IKM merupakan penyumbang PDB tertinggi untuk Indonesia.

Dini menambahkan, Kemenperin RI telah melakukan kerja sama dengan Pemkab Purbalingga antara lain sertifikasi SKKNI pengelasan, fasilitasi mesin peralatan IKM knalpot, dan pendampingan IKM alat angkut dalam pembuatan kendaraan listrik. Dia melanjutkan, rencananya Kemenperin RI juga akan membuat Material Center untuk memenuhi kebutuhan bahan baku IKM Logam.

“Kalau IKM produknya meningkat tentunya akan semakin baik lagi. Industri di Purbalingga sangat bagus, tentu akan bisa meningkatkan perekonomian,” tuturnya.

Bupati Purbalingga, H. Fahmi M. Hanif motivasi peserta pelatihan untuk menentukan target pasar dan membuat nilai tambah pada produknya

Bupati Purbalingga, H. Fahmi Muhammad Hanif mengatakan untuk meningkatkan omset, IKM harus melihat pasar terlebih dahulu. Dengan begitu harus berpikir apa yang menjadi kebutuhan pasar, setelah itu buatlah produk yang bisa memecahkan solusi di pasar dan produk tersebut harus memiliki nilai lebih dibanding produsen lain.

“Kedepan ketika membuat produk lihat target pasar terlebih dahulu. Selain itu, juga harus ada nilai tambah dari produsen yang lain,” pungkasnya. (FH/kominfo)

The post Wujudkan ‘Kepenak Ngodene’, Dinperindag Purbalingga Inisiasi Program IKM Berdaya Saing appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/wujudkan-kepenak-ngodene-dinperindag-purbalingga-inisiasi-program-ikm-berdaya-saing/feed/ 0
Pemkab Purbalingga Pastikan Keamanan Pangan dan Ketersediaan Barang Jelang Lebaran https://www.purbalinggakab.go.id/pemkab-purbalingga-pastikan-keamanan-pangan-dan-ketersediaan-barang-jelang-lebaran/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pemkab-purbalingga-pastikan-keamanan-pangan-dan-ketersediaan-barang-jelang-lebaran&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pemkab-purbalingga-pastikan-keamanan-pangan-dan-ketersediaan-barang-jelang-lebaran https://www.purbalinggakab.go.id/pemkab-purbalingga-pastikan-keamanan-pangan-dan-ketersediaan-barang-jelang-lebaran/#respond Sat, 22 Mar 2025 03:35:22 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=32939 Purbalingga Info – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) terus melakukan pemantauan keamanan pangan serta ketersediaan barang kebutuhan pokok masyarakat. Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Kabupaten Purbalingga melakukan pemantauan langsung ke tiga lokasi utama, yaitu Pasar Segamas, SPBU Pasti Pas 4453307 “Puji Utami” […]

The post Pemkab Purbalingga Pastikan Keamanan Pangan dan Ketersediaan Barang Jelang Lebaran appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>

Purbalingga Info – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) terus melakukan pemantauan keamanan pangan serta ketersediaan barang kebutuhan pokok masyarakat.

Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Kabupaten Purbalingga melakukan pemantauan langsung ke tiga lokasi utama, yaitu Pasar Segamas, SPBU Pasti Pas 4453307 “Puji Utami” di Jl. Letnan Yusuf, Babakan, serta Gudang Bulog Kabupaten Purbalingga, Jumat (21/3/25).

Plt. Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan (PKKP) DKPP Kabupaten Purbalingga, Budi Prayitno, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Idul Fitri. Menurutnya, pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan, keamanan stok bahan pokok di pasar, kesiapan SPBU dalam menyediakan bahan bakar minyak (BBM), serta kepastian stok beras di Gudang Bulog.

“Secara garis besar, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan pangan, ketersediaan stok, serta takaran BBM yang sesuai. Kami ingin masyarakat menyambut Lebaran dengan lebih tenang, tanpa khawatir akan harga bahan pokok yang melonjak, kelangkaan BBM, atau kekurangan stok beras,” ujar Budi.

Di SPBU Puji Utami, Tim JKPD turut menyaksikan proses uji takaran BBM yang dilakukan dengan alat ukur oleh petugas juru takar, serta pemeriksaan teknis lainnya oleh tim teknis Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Legal Kabupaten Purbalingga dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Pemantauan kemudian berlanjut ke Gudang Bulog Kabupaten Purbalingga di Kelurahan Karangsentul, Kecamatan Padamara. Kepala Gudang Bulog Purbalingga, Sigit Hartono, memastikan bahwa stok beras selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri sangat mencukupi. “Stok beras untuk Ramadan dan Lebaran aman sekali,” tegasnya.

Berdasarkan laporan harian per 21 Maret 2025, Bulog Purbalingga mencatat ketersediaan lebih dari lima ribu ton beras medium luar negeri (LN) serta enam ratus ton lebih beras medium dalam negeri (DN). Dengan jumlah tersebut, masyarakat Purbalingga diharapkan tidak perlu khawatir akan ketersediaan beras menjelang hari raya.

Selain menjaga pasokan, Bulog Purbalingga juga terus menjalankan program Serap Gabah (Sergab) dari petani, yang menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.

Melalui kegiatan pemantauan ini, Pemerintah Kabupaten Purbalingga berkomitmen untuk memastikan keamanan pangan, kestabilan harga, serta ketersediaan bahan pokok demi kenyamanan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri 1446 H. (Ady/kominfo)

The post Pemkab Purbalingga Pastikan Keamanan Pangan dan Ketersediaan Barang Jelang Lebaran appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/pemkab-purbalingga-pastikan-keamanan-pangan-dan-ketersediaan-barang-jelang-lebaran/feed/ 0