Kesehatan Archives - Pemerintah Kabupaten Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/category/berita/kesehatan/ Purbalingga Baru Tue, 10 Mar 2026 07:39:36 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://www.purbalinggakab.go.id/wp-content/uploads/2017/02/cropped-logo_pbg-32x32.png Kesehatan Archives - Pemerintah Kabupaten Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/category/berita/kesehatan/ 32 32 Program SPHERES di Purbalingga Dinilai Berhasil, Menkes Targetkan Diterapkan Secara Nasional dalam 3 Tahun https://www.purbalinggakab.go.id/program-spheres-di-purbalingga-dinilai-berhasil-menkes-targetkan-diterapkan-secara-nasional-dalam-3-tahun/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=program-spheres-di-purbalingga-dinilai-berhasil-menkes-targetkan-diterapkan-secara-nasional-dalam-3-tahun&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=program-spheres-di-purbalingga-dinilai-berhasil-menkes-targetkan-diterapkan-secara-nasional-dalam-3-tahun https://www.purbalinggakab.go.id/program-spheres-di-purbalingga-dinilai-berhasil-menkes-targetkan-diterapkan-secara-nasional-dalam-3-tahun/#respond Tue, 10 Mar 2026 07:39:36 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=37284 PURBALINGGA INFO – Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin menilai pelaksanaan Proyek Scalable Public Health Empowerment Research and Education Sites (SPHERES) di Kabupaten Purbalingga berjalan baik dan dapat menjadi contoh penerapan digitalisasi layanan kesehatan di daerah lain. Menurut Menkes, program tersebut tidak hanya memperkuat pencatatan data kesehatan, tetapi juga membantu tenaga kesehatan […]

The post Program SPHERES di Purbalingga Dinilai Berhasil, Menkes Targetkan Diterapkan Secara Nasional dalam 3 Tahun appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin menilai pelaksanaan Proyek Scalable Public Health Empowerment Research and Education Sites (SPHERES) di Kabupaten Purbalingga berjalan baik dan dapat menjadi contoh penerapan digitalisasi layanan kesehatan di daerah lain.

Menurut Menkes, program tersebut tidak hanya memperkuat pencatatan data kesehatan, tetapi juga membantu tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang lebih cepat dan tepat kepada masyarakat.

“Program SPHERES di Purbalingga bagus sekali. Mudah-mudahan nanti bisa jadi contoh untuk diimplementasikan di 514 kabupaten kota seluruh Indonesia. Saya minta kalau bisa dalam tiga tahun bertahap bisa diterapkan di seluruh puskesmas di Indonesia,” kata Budi.

Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya transformasi digital layanan kesehatan primer di puskesmas dan posyandu. Program SPHERES di Purbalingga merupakan kolaborasi antara Oxford University Clinical Research Unit, Kemenkes RI dan Gates Foundation untuk memperkuat layanan kesehatan berbasis data dan teknologi digital.

“Memang kita ada kerja sama untuk mengimplementasikan digitalisasi layanan di puskesmas dan posyandu. Jadi satu percontohan di Lombok Barat dan satu lagi di Purbalingga. Sekarang kita melihat progres programnya seperti apa,” ujarnya.

Budi menegaskan bahwa digitalisasi layanan kesehatan bukan sekadar mengumpulkan data, tetapi bagaimana data tersebut dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan masyarakat dan mencegah penyakit sejak dini.

“Tujuannya bukan hanya data. Data itu harus dipakai agar masyarakat kita lebih sehat. Misalnya kasus darah tinggi, kalau didiamkan bisa menjadi stroke, jantung, atau gagal ginjal. Dengan data ini kita bisa tahu siapa yang perlu ditangani lebih dulu supaya tidak sampai dirawat di rumah sakit,” jelasnya.

Ia juga menilai integrasi sistem dalam program ini membantu tenaga kesehatan mengurangi beban administrasi. “Tenaga di puskesmas dan posyandu itu terlalu banyak aplikasi. Dengan sistem yang terintegrasi seperti ini diharapkan mereka bisa lebih fokus melayani masyarakat, bukan sibuk mengisi laporan,” katanya.

Menkes bersama President of Global Development Gates Foundation, Chris Elias, meninjau langsung implementasi program tersebut di Purbalingga, Selasa (10/3/2026). Rombongan mengunjungi Posyandu Lestari 5 Bancar, Puskesmas Purbalingga, serta Public Health Data Theatre (PHDT) Dinas Kesehatan Purbalingga.

Dalam kunjungan tersebut ditunjukkan sejumlah inovasi yang memudahkan tenaga kesehatan di lapangan. Melalui aplikasi Bidanku, data pasien cukup diinput satu kali dan langsung terintegrasi ke berbagai sistem kesehatan nasional. Teknologi Optical Character Recognition (OCR) juga memungkinkan bidan cukup memotret halaman Buku KIA sehingga data otomatis masuk ke sistem tanpa pencatatan ulang.

Chris Elias menilai implementasi SPHERES di Purbalingga menjadi awal yang baik dalam penguatan sistem kesehatan berbasis data.

“Ini adalah awal yang sangat baik. Anda memiliki banyak data yang sudah interoperable. Tantangannya sekarang adalah bagaimana data tersebut digunakan secara real time untuk melakukan perbaikan layanan secara langsung,” katanya.

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyampaikan bahwa program SPHERES membantu pemerintah daerah memahami kondisi kesehatan masyarakat secara lebih akurat.

“Sekarang kami bisa melihat data riil kesehatan masyarakat secara real time sehingga kebijakan dan program prioritas bisa langsung ditentukan berdasarkan data tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini menilai program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena memungkinkan deteksi dini masalah kesehatan. “Pelayanan kesehatan menjadi lebih cepat dan kondisi kesehatan masyarakat bisa terdeteksi lebih dini sehingga penanganannya juga lebih cepat,” katanya. (dhs/Kominfo)

The post Program SPHERES di Purbalingga Dinilai Berhasil, Menkes Targetkan Diterapkan Secara Nasional dalam 3 Tahun appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/program-spheres-di-purbalingga-dinilai-berhasil-menkes-targetkan-diterapkan-secara-nasional-dalam-3-tahun/feed/ 0
Bayi Baru Lahir di Purbalingga Langsung Terlayani Dokumen Kependudukan dan BPJS lewat Anak Ceria Jipat https://www.purbalinggakab.go.id/bayi-baru-lahir-di-purbalingga-langsung-terlayani-dokumen-kependudukan-dan-bpjs-lewat-anak-ceria-jipat/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=bayi-baru-lahir-di-purbalingga-langsung-terlayani-dokumen-kependudukan-dan-bpjs-lewat-anak-ceria-jipat&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=bayi-baru-lahir-di-purbalingga-langsung-terlayani-dokumen-kependudukan-dan-bpjs-lewat-anak-ceria-jipat https://www.purbalinggakab.go.id/bayi-baru-lahir-di-purbalingga-langsung-terlayani-dokumen-kependudukan-dan-bpjs-lewat-anak-ceria-jipat/#respond Mon, 19 Jan 2026 06:11:27 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36918 PURBALINGGA INFO – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) Kabupaten Purbalingga bersama Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Mitra Permata Husada (MPH) Purbalingga resmi menjalin kerja sama Program Anak Ceria Jipat. Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut berlangsung di Aula Dinpendukcapil Purbalingga, Senin (19/1/26). Melalui program ini, bayi yang baru lahir di Kabupaten Purbalingga dapat langsung […]

The post Bayi Baru Lahir di Purbalingga Langsung Terlayani Dokumen Kependudukan dan BPJS lewat Anak Ceria Jipat appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpendukcapil) Kabupaten Purbalingga bersama Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Mitra Permata Husada (MPH) Purbalingga resmi menjalin kerja sama Program Anak Ceria Jipat. Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut berlangsung di Aula Dinpendukcapil Purbalingga, Senin (19/1/26).

Melalui program ini, bayi yang baru lahir di Kabupaten Purbalingga dapat langsung memperoleh empat dokumen penting sekaligus, yakni Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), serta kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan.

Kepala Dinpendukcapil Purbalingga, Bambang Widjonarko, menyampaikan bahwa kehadiran Program Anak Ceria Jipat memberikan kemudahan bagi orang tua karena mereka tidak lagi direpotkan dengan pengurusan dokumen kependudukan secara terpisah setelah kelahiran anak. Seluruh proses pengurusan dokumen dapat dilayani langsung melalui fasilitas kesehatan tempat persalinan, baik di rumah sakit maupun puskesmas.

“Alhamdulillah, melalui inovasi Anak Ceria Jipat ini, bayi yang baru lahir bisa langsung mendapatkan tiga dokumen kependudukan dan kartu BPJS Kesehatan dalam satu kali proses. Program ini kami rancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan administrasi yang cepat, mudah, dan terintegrasi,” ujarnya.

Menurut Bambang, selama ini pengurusan dokumen kependudukan bagi bayi kerap menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga karena keterbatasan waktu dan kesibukan pasca persalinan. Melalui Program Anak Ceria Jipat, seluruh proses pengurusan dokumen dapat dilakukan sekaligus tanpa harus bolak-balik ke berbagai instansi, sehingga manfaatnya sangat dirasakan masyarakat.

Ia menegaskan, Program Anak Ceria Jipat merupakan wujud nyata komitmen Dinpendukcapil dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima, efektif, dan inovatif. Selain mempermudah masyarakat, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan di Kabupaten Purbalingga serta mendorong peningkatan kepesertaan JKN sejak dini agar setiap anak memiliki akses layanan kesehatan sejak awal kehidupan.

“Satu kali proses bisa langsung mendapatkan empat dokumen. Ini tentu lebih efisien dari sisi waktu dan tenaga masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan yang kita berikan,” lanjutnya. Ia menambahkan, program ini juga memberikan nilai tambah bagi fasilitas kesehatan karena proses pelayanan kelahiran menjadi lebih lengkap dan terintegrasi.

Bambang menyebutkan, saat ini layanan Anak Ceria Jipat sudah menjangkau seluruh rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Purbalingga. Ke depan, Dinpendukcapil berencana memperluas kerja sama dengan klinik, bidan praktik mandiri, serta rumah sakit di luar Kabupaten Purbalingga agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas.

Sementara itu, Direktur RSIA MPH Purbalingga, Edi Murratdhi, mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang dinilainya sangat berpihak kepada masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi bagaimana pemerintah daerah memperhatikan masyarakat sampai ke anak yang baru lahir. Ini luar biasa, karena masyarakat benar-benar dimudahkan dan tidak perlu lagi mengurus KK, KIA, akta kelahiran, dan BPJS secara terpisah,” ujarnya.

Menurut Edi, program ini merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap anak yang lahir di Kabupaten Purbalingga tercatat secara administratif sejak awal. “Dengan program ini, setiap anak yang lahir sudah langsung memiliki identitas dan jaminan kesehatan. Ini sangat penting untuk masa depan anak-anak kita,” pungkasnya. (dhs/Kominfo)

The post Bayi Baru Lahir di Purbalingga Langsung Terlayani Dokumen Kependudukan dan BPJS lewat Anak Ceria Jipat appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/bayi-baru-lahir-di-purbalingga-langsung-terlayani-dokumen-kependudukan-dan-bpjs-lewat-anak-ceria-jipat/feed/ 0
Resmikan Puskesmas Kemangkon 2, Pemkab Purbalingga Mudahkan Akses Layanan Kesehatan Masyarakat https://www.purbalinggakab.go.id/resmikan-puskesmas-kemangkon-2-pemkab-purbalingga-mudahkan-akses-layanan-kesehatan-masyarakat/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=resmikan-puskesmas-kemangkon-2-pemkab-purbalingga-mudahkan-akses-layanan-kesehatan-masyarakat&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=resmikan-puskesmas-kemangkon-2-pemkab-purbalingga-mudahkan-akses-layanan-kesehatan-masyarakat https://www.purbalinggakab.go.id/resmikan-puskesmas-kemangkon-2-pemkab-purbalingga-mudahkan-akses-layanan-kesehatan-masyarakat/#respond Fri, 19 Dec 2025 05:42:11 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36683 PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga meresmikan Puskesmas Kemangkon 2 yang berlokasi di Desa Gambarsari, Kecamatan Kemangkon, Jumat (19/12/2025). Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperluas dan mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kehadiran Puskesmas Kemangkon 2 diharapkan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang semakin meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk. Fasilitas kesehatan ini juga dirancang untuk […]

The post Resmikan Puskesmas Kemangkon 2, Pemkab Purbalingga Mudahkan Akses Layanan Kesehatan Masyarakat appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga meresmikan Puskesmas Kemangkon 2 yang berlokasi di Desa Gambarsari, Kecamatan Kemangkon, Jumat (19/12/2025). Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperluas dan mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Kehadiran Puskesmas Kemangkon 2 diharapkan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang semakin meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk. Fasilitas kesehatan ini juga dirancang untuk menjangkau wilayah yang secara geografis membutuhkan akses layanan yang lebih dekat dan efisien.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Sulistya Rini Candra Dewi, mengatakan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan idealnya memperhatikan rasio jumlah penduduk. Oleh karena itu, penambahan jumlah puskesmas menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan.

“Berdasarkan perhitungan tersebut, Puskesmas Kemangkon 2 menjadi puskesmas ke-23 di Kabupaten Purbalingga. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan diresmikannya Puskesmas Kemangkon 2, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih optimal, cepat, dan merata. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Purbalingga.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Jusi Febrianto, menyampaikan bahwa peningkatan layanan kesehatan memiliki peran penting dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Salah satu indikator penting dalam hal tersebut adalah angka dependency ratio dan secara tidak langsung berkaitan juga dengan kesehatan masyarakat.

“Seseorang akan mampu produktif apabila ia sehat. Maka peresmian puskesmas ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini angka harapan hidup di Kabupaten Purbalingga telah mencapai 74,19 tahun. Capaian tersebut bahkan telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang ditetapkan sebesar 74 tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Kepala Puskesmas Kemangkon 2, Walujo Isdianto, mengatakan bahwa puskesmas ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah sebelah utara Sungai Klawing, untuk mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus menempuh jarak jauh ke Puskesmas Kemangkon I.

“Aspek tenaga kesehatan seperti dokter, dokter gigi, perawat, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya sudah mencukupi. Peralatan penunjang seperti USG, alat laboratorium, dan peralatan kesehatan gigi juga telah tersedia,” jelasnya.

Terkait layanan kerja sama dengan BPJS Kesehatan, Walujo menyampaikan bahwa proses menuju akreditasi dan kredensial masih berlangsung serta ditargetkan rampung pada tahun depan. Meski demikian, masyarakat peserta BPJS yang terdaftar di Kecamatan Kemangkon tetap dapat memperoleh hak layanan kesehatan di Puskesmas Kemangkon 2. Peresmian puskesmas ini turut dihadiri Camat Kemangkon serta kepala puskesmas se-Kabupaten Purbalingga. (GIN/Kominfo)

 

The post Resmikan Puskesmas Kemangkon 2, Pemkab Purbalingga Mudahkan Akses Layanan Kesehatan Masyarakat appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/resmikan-puskesmas-kemangkon-2-pemkab-purbalingga-mudahkan-akses-layanan-kesehatan-masyarakat/feed/ 0
Pelaku Ekraf Purbalingga Ikut Gempur Rokok Ilegal https://www.purbalinggakab.go.id/pelaku-ekraf-purbalingga-ikut-gempur-rokok-ilegal/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pelaku-ekraf-purbalingga-ikut-gempur-rokok-ilegal&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pelaku-ekraf-purbalingga-ikut-gempur-rokok-ilegal https://www.purbalinggakab.go.id/pelaku-ekraf-purbalingga-ikut-gempur-rokok-ilegal/#respond Tue, 09 Dec 2025 02:06:25 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36540 PURBALINGGA – Senin (8/12/2025) bertempat di Kie Art Cartoon Village Direja Desa Sidareja Kecamatan Kaligondang, puluhan pemuda yang merupakan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) mengikuti sosialisasi Gempur Rokok Ilegal bersama fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai Kantor Bea Cukai Purwokerto, Sarif Hudoyo. Diawal Sarif menjelaskan bahwa aturan terkait cukai sudah ada secara internasional maupun nasional. Sarif mengatakan, […]

The post Pelaku Ekraf Purbalingga Ikut Gempur Rokok Ilegal appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Senin (8/12/2025) bertempat di Kie Art Cartoon Village Direja Desa Sidareja Kecamatan Kaligondang, puluhan pemuda yang merupakan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) mengikuti sosialisasi Gempur Rokok Ilegal bersama fungsional Pemeriksa Bea dan Cukai Kantor Bea Cukai Purwokerto, Sarif Hudoyo. Diawal Sarif menjelaskan bahwa aturan terkait cukai sudah ada secara internasional maupun nasional.

Sarif mengatakan, barang yang dikenakan cukai adalah yang memiliki karakteristik tertentu yaitu yang pemakaiannya menimbulkan efek negatif, sehingga penggunaannya perlu dibatasi dan peredarannya perlu diawasi. Ada 3 kategori barang kena cukai yakni etil alkohol, minuman yang mengandung etil alkohol, dan hasil tembakau.

“Pita cukai digunakan untuk mempermudah pengawasan,” jelas Sarif.

Para pemuda pelaku ekonomi kreatif sangat antusias mengikuti Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal

Lebih lanjut, Sarif menjelaskan untuk rokok illegal ciri-cirinya antara lain tidak terdapat pita cukai, terdapat pita cukai palsu, pita cukai yang digunakan adalah pita cukai bekas, dan pita cukai salah peruntukan. Untuk rokok produksi pabrik per batangnya dikenai cukai sebesar Rp. 1.346,- dan rokok produksi tangan dikenai cukai sebesar Rp. 122,-.

Sarif mengajak seluruh pelaku ekonomi kreatif untuk ikut berperan dalam pemberantasan rokok illegal yang terbukti telah merugikan negara, sebagai contoh di tahun 2024 lalu kerugian mencapai lebih dari 90 triliun rupiah. Untuk kanal laporan adanya peredaran rokok illegal, masyarakat bisa mengirimkan bukti foto melalui nomor Whatsapp 08112424727.

Para pejabat di lingkungan Pemkab Purbalingga turut hadir dalam acara Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal di Kie Art Cartoon Village Direja Desa Sidareja Kecamatan Kaligondang

“Silahkan difoto kemudian laporkan, dijamin kerahasiaannya, yang akan ditindaklanjuti adalah distributornya hingga perusahaan besarnya,” tegasnya.

Sementara itu, Founder Kie Art Slamet Santoso mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga melalui Bagian Perekonomian dan SDA Setda Purbalingga yang bekerjasama dengan Kantor Bea Cukai Purwokerto telah memberikan sosialisasi Gempur Rokok Ilegal tersebut. Dia beserta para pemuda di Kie Art menjadi semakin paham dan akan berusaha ikut serta dalam Gerakan Gempur Rokok Ilegal.

“Terima kasih semuanya, kita juga harus belajar dan mudah-mudahan anak muda di sini rokoknya legal semua,” pungkasnya. (FH/Kominfo)

The post Pelaku Ekraf Purbalingga Ikut Gempur Rokok Ilegal appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/pelaku-ekraf-purbalingga-ikut-gempur-rokok-ilegal/feed/ 0
HUT IIDI ke-71, Bersatu Mewujudkan Pengabdian Pada Masyarakat untuk Indonesia yang Sehat https://www.purbalinggakab.go.id/hut-iidi-ke-71-bersatu-mewujudkan-pengabdian-pada-masyarakat-untuk-indonesia-yang-sehat/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=hut-iidi-ke-71-bersatu-mewujudkan-pengabdian-pada-masyarakat-untuk-indonesia-yang-sehat&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=hut-iidi-ke-71-bersatu-mewujudkan-pengabdian-pada-masyarakat-untuk-indonesia-yang-sehat https://www.purbalinggakab.go.id/hut-iidi-ke-71-bersatu-mewujudkan-pengabdian-pada-masyarakat-untuk-indonesia-yang-sehat/#respond Sun, 07 Dec 2025 05:25:59 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36518 PURBALINGGA – Dalam rangka memperingati HUT ke-71 Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan berbagai kegiatan. Rangkaian kegiatan tersebut dimulai pada hari Minggu (7/12/2025) di Alun-alun Kabupaten Purbalingga bersamaan dengan kegiatan Car Free Day (CFD). Ketua Panitia, dr. Herni Setiyowati mengatakan pada Minggu (7/12/2025) kegiatan diawali dengan jalan sehat yang diikuti oleh semua anggota […]

The post HUT IIDI ke-71, Bersatu Mewujudkan Pengabdian Pada Masyarakat untuk Indonesia yang Sehat appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Dalam rangka memperingati HUT ke-71 Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan berbagai kegiatan. Rangkaian kegiatan tersebut dimulai pada hari Minggu (7/12/2025) di Alun-alun Kabupaten Purbalingga bersamaan dengan kegiatan Car Free Day (CFD).

Ketua Panitia, dr. Herni Setiyowati mengatakan pada Minggu (7/12/2025) kegiatan diawali dengan jalan sehat yang diikuti oleh semua anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan IIDI Kabupaten Purbalingga. Selanjutnya pengunjung CFD bisa mendapatkan layanan kesehatan dan sayur gratis bekerjasama dengan Puskesmas Kutasari, RS Nirmala, dan RSIA MPH.

“Kerja sama IIDI dan IDI ini agar saling bersinergi dalam memberikan layanan kesehatan serta mengoptimalkan kesehatan keluarga dan juga masyarakat,” tuturnya.

IIDI dan IDI Cabang Purbalingga bersinergi kampanyekan hidup sehat pada masyarakat

dr. Herni menambahkan, kegiatan lain dalan rangka HUT IIDI ke-71 yakni donor darah yang akan dilaksanakan pada hari Senin (15/12/2025) mendatang bekerjasama dengan PMI Cabang Purbalingga di Kecamatan Kalimanah. Dilanjutkan kegiatan Posyandu Binaan bekerjasama dengan Puskesmas Kalimanah yang renacana pada bulan Januari 2026 mendatang.

“DIharapkan dengan adanya rangkaian kegiatan ini kita bisa berperan aktif untuk mewujudkan Indonesia yang sehat dan masyarakat yang kuat sesuai dengan tema HKN dan HUT IIDI,” imbuhnya.

Ketua IDI Cabang Purbalingga, dr. Mohamad Fahmi Irwansyah, Sp.KJ, M.Kes mengatakan tema Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 kali ini adalah ‘Generasi Sehat, Masa Depan Hebat’ yang menegaskan bahwa kesehatan baik fisik, mental dan sosial adalah investasi terbesar bagi bangsa. Ditambahkan oleh Ketua IIDI Cabang Purbalingga, Berlian Ardian, S.T., M.M. tema HUT IIDI ke-71 yakni ’71 Tahun IIDI Bersatu Mewujudkan Pengabdian pada Masyarakat’ untuk menumbuhkan semangat dan solidaritas berkomitmen memperkuat kontribusi sosial dan pengabdian untuk masyarakat luas.

Warga Purbalingga antusias ikut cek kesehatan gratis di HUT IIDI ke-71

Masyarakat Kabupaten Purbalingga yang mengunjungi CFD pun nampak sangat antusias, hal ini terlihat dari ratusan sayur gratis yang habis dibagikan oleh IIDI Cabang Purbalingga. Diungkapkan oleh Siti Muhayatun, dirinya mengikuti cek kesehatan gratis yang meliputi cek tekanan darah, gula darah, dan asam urat kemudian mendapatkan sayur gratis.

“Lega sudah dicek jadi tahu tensi, gula darah, dan asam urat alhamdulillah normal, terima kasih ini gratis dapat sayur juga. Semoga IIDI sukses selalu,” pungkasnya. (FH/Kominfo)

The post HUT IIDI ke-71, Bersatu Mewujudkan Pengabdian Pada Masyarakat untuk Indonesia yang Sehat appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/hut-iidi-ke-71-bersatu-mewujudkan-pengabdian-pada-masyarakat-untuk-indonesia-yang-sehat/feed/ 0
Dinkes Purbalingga Dorong Perubahan Pola Asuh dan Pemenuhan Gizi untuk Tekan Stunting https://www.purbalinggakab.go.id/dinkes-purbalingga-dorong-perubahan-pola-asuh-dan-pemenuhan-gizi-untuk-tekan-stunting/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=dinkes-purbalingga-dorong-perubahan-pola-asuh-dan-pemenuhan-gizi-untuk-tekan-stunting&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=dinkes-purbalingga-dorong-perubahan-pola-asuh-dan-pemenuhan-gizi-untuk-tekan-stunting https://www.purbalinggakab.go.id/dinkes-purbalingga-dorong-perubahan-pola-asuh-dan-pemenuhan-gizi-untuk-tekan-stunting/#respond Wed, 26 Nov 2025 05:55:34 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36428 PURBALINGGA INFO – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Purbalingga terus diperkuat melalui kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Aksi Cegah Stunting yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga di PM Collaboration Purbalingga, Rabu (26/11/2025). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga membekali berbagai unsur yang hadir, mulai dari perangkat daerah, organisasi perempuan, tokoh masyarakat, […]

The post Dinkes Purbalingga Dorong Perubahan Pola Asuh dan Pemenuhan Gizi untuk Tekan Stunting appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Purbalingga terus diperkuat melalui kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Aksi Cegah Stunting yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga di PM Collaboration Purbalingga, Rabu (26/11/2025).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga membekali berbagai unsur yang hadir, mulai dari perangkat daerah, organisasi perempuan, tokoh masyarakat, serta para guru dan kepala sekolah dari jenjang SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA, dengan pengetahuan praktis mengenai pencegahan stunting yang bisa langsung diterapkan di lingkungan masing-masing.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Devi Setyawati, menegaskan bahwa stunting tidak dapat diselesaikan hanya oleh sektor kesehatan. “Ini tugas kita semua. Stunting bukan hanya urusan dinas kesehatan atau puskesmas. Tokoh-tokoh masyarakat dan guru memiliki peran besar karena perubahan perilaku justru banyak terjadi di rumah dan sekolah,” ujarnya.

Menurut Devi, intervensi pemerintah sudah berjalan melalui imunisasi lengkap, pemantauan ibu hamil, pemberian tablet tambah darah, hingga program pangan lokal untuk balita. Namun, intervensi tersebut tetap membutuhkan dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.

“Remaja putri yang anemia, ibu hamil yang kurang gizi, atau anak yang tidak dipantau pertumbuhannya, semua itu saling terkait. Jadi kalau kita mau hasilnya besar, gerakannya harus bersama-sama,” tegasnya.

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Irma Putri Damayanti, menambahkan bahwa banyak kasus stunting terjadi karena praktik pengasuhan yang tidak sesuai rekomendasi kesehatan.

“Masalah gizi pada bayi sering muncul karena praktik pemberian makan yang tidak sesuai rekomendasi kesehatan. Banyak bayi di bawah enam bulan sudah menunjukkan tanda kurang gizi karena tidak mendapatkan ASI eksklusif,” jelasnya .

Irma juga menyoroti budaya tidak patuh rujukan, misalnya orang tua enggan melanjutkan pemeriksaan ketika bayi dinilai mengalami masalah tumbuh kembang. Ia juga menampilkan contoh kebijakan penanganan stunting dari sejumlah negara seperti Peru, Thailand, dan Vietnam yang dinilai berhasil menurunkan angka stunting melalui langkah-langkah yang konsisten dan melibatkan berbagai sektor terkait .

Pemateri berikutnya, Penyuluh TP PKK Kabupaten Banjarnegara, Yuni Krisnaningrum, menyampa mengajak para peserta untuk lebih memperhatikan pola makan keluarga, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Menurutnya, masalah gizi sering muncul bukan karena makanan kurang, tetapi karena komposisinya yang tidak seimbang.

“Kuncinya adalah memastikan anak mendapat makanan empat bintang, yaitu karbohidrat, protein hewani, protein nabati, serta sayur dan buah. Ini prinsip dasar yang sebenarnya mudah diterapkan sehari-hari,” jelas Yuni.

Ia juga menekankan pentingnya keamanan pangan karena masih ditemukan makanan yang menggunakan bahan tambahan berbahaya. Selain itu, Yuni memaparkan pedoman MPASI sesuai usia dan mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai upaya pemenuhan gizi anak secara optimal. (dhs/Kominfo)

The post Dinkes Purbalingga Dorong Perubahan Pola Asuh dan Pemenuhan Gizi untuk Tekan Stunting appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/dinkes-purbalingga-dorong-perubahan-pola-asuh-dan-pemenuhan-gizi-untuk-tekan-stunting/feed/ 0
424 Pendonor Sukarela Terima Penghargaan dari PMI Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/424-pendonor-sukarela-terima-penghargaan-dari-pmi-purbalingga/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=424-pendonor-sukarela-terima-penghargaan-dari-pmi-purbalingga&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=424-pendonor-sukarela-terima-penghargaan-dari-pmi-purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/424-pendonor-sukarela-terima-penghargaan-dari-pmi-purbalingga/#respond Sat, 22 Nov 2025 04:14:29 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36394 PURBALINGGA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purbalingga menggelar Temu Donor Darah Sukarela dan Penyerahan Piagam Penghargaan Donor Darah Sukarela 25 Kali, Sabtu (22/11/2025), di Pendopo Dipokusumo. Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi bagi masyarakat yang konsisten berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan darah di Kabupaten Purbalingga. Ketua PMI Kabupaten Purbalingga, Mochammad Ichwan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kebutuhan […]

The post 424 Pendonor Sukarela Terima Penghargaan dari PMI Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purbalingga menggelar Temu Donor Darah Sukarela dan Penyerahan Piagam Penghargaan Donor Darah Sukarela 25 Kali, Sabtu (22/11/2025), di Pendopo Dipokusumo. Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi bagi masyarakat yang konsisten berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan darah di Kabupaten Purbalingga.

Ketua PMI Kabupaten Purbalingga, Mochammad Ichwan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kebutuhan darah di Kabupaten Purbalingga terus meningkat setiap tahunnya. Hingga 21 November 2025, PMI telah memproduksi 20.124 kantong darah, sementara distribusi mencapai 24.008 kantong. Memang masih ada sejumlah 3.884 kantong yang dipenuhi melalui suplai PMI daerah lain. Meski demikian, Ia menegaskan bahwa semangat masyarakat untuk mendonorkan darah terus menunjukkan tren positif. Hal itu tercermin dari banyaknya pendonor aktif yang rutin memberikan kontribusi.

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 424 pendonor darah menerima penghargaan karena telah mendonorkan darah secara sukarela sebanyak 25 kali. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan komitmen mereka dalam membantu sesama.

“Terima kasih kepada seluruh pendonor darah yang secara sukarela menyumbangkan pasokan darah di Kabupaten Purbalingga. Setetes darah sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Ichwan.

Ia menambahkan, tidak sedikit nyawa berhasil tertolong berkat ketersediaan stok darah yang didukung oleh para pendonor rutin. “Kontribusi mereka sangat vital bagi pelayanan kesehatan di Purbalingga,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Purbalingga yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan, Tri Gunawan Setiadi, turut memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para pendonor. Ia menyampaikan bahwa pendonor darah merupakan pahlawan kemanusiaan yang kontribusinya sering kali tidak terlihat, namun dampaknya sangat besar.

“Semoga semangat dan jiwa kemanusiaan para pendonor darah sukarela bisa menginspirasi masyarakat luas untuk terus peduli dan berbagi,” katanya.

Ia berharap ke depan semakin banyak masyarakat Purbalingga yang sadar untuk mendonorkan darah secara sukarela dan rutin. Ia menekankan pentingnya gerakan donor darah sebagai bentuk gotong royong dalam pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan. (GIN/Kominfo)

The post 424 Pendonor Sukarela Terima Penghargaan dari PMI Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/424-pendonor-sukarela-terima-penghargaan-dari-pmi-purbalingga/feed/ 0
Wujud Kepedulian, Korpri Purbalingga Selenggarakan Sunatan Massal https://www.purbalinggakab.go.id/wujud-kepedulian-korpri-purbalingga-selenggarakan-sunatan-massal/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=wujud-kepedulian-korpri-purbalingga-selenggarakan-sunatan-massal&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=wujud-kepedulian-korpri-purbalingga-selenggarakan-sunatan-massal https://www.purbalinggakab.go.id/wujud-kepedulian-korpri-purbalingga-selenggarakan-sunatan-massal/#respond Sat, 22 Nov 2025 04:10:02 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36387 PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Sunatan Massal dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-54 Korpri. Kegiatan sosial tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Purbalingga, Herni Sulasti, pada Sabtu (22/11/2025) di Operation Room Graha Adiguna, kompleks Kantor Setda Purbalingga. Sebanyak 35 anak laki-laki dari berbagai wilayah […]

The post Wujud Kepedulian, Korpri Purbalingga Selenggarakan Sunatan Massal appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan Sunatan Massal dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-54 Korpri. Kegiatan sosial tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Purbalingga, Herni Sulasti, pada Sabtu (22/11/2025) di Operation Room Graha Adiguna, kompleks Kantor Setda Purbalingga.

Sebanyak 35 anak laki-laki dari berbagai wilayah di Kabupaten Purbalingga mengikuti program sunatan massal ini. Antusiasme para peserta dan orang tua terlihat sejak pagi, terlebih karena seluruh rangkaian kegiatan difasilitasi secara gratis oleh Korpri.

Dalam sambutan pembukaannya, Sekda sekaligus Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Purbalingga, Herni Sulasti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Korpri kepada masyarakat. “Alhamdulillah, dalam rangka HUT Ke-54 ini Korpri berusaha mendekat dengan masyarakat melalui kegiatan sunatan massal. Hari ini ada 35 anak yang mengikuti kegiatan ini, semuanya kami layani secara gratis,” ujarnya.

Ia menambahkan, Korpri ingin menghadirkan manfaat langsung kepada masyarakat melalui aksi nyata. “Kami dari Korpri berbuat seperti ini tujuannya agar dapat memberikan manfaat dan berkah bagi anak-anak dan orang tua. Mudah-mudahan setelah sunat mereka menjadi anak yang sehat, soleh, pintar, dan berbakti kepada bangsa serta agama,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, setiap peserta sunatan massal menerima sejumlah bingkisan berupa baju koko, sarung, kopyah, dan uang saku. Setelah proses sunat selesai, para peserta juga dijadwalkan mengikuti pawai becak mengelilingi Alun-Alun Purbalingga, sebuah tradisi yang menambah keceriaan dan pengalaman berkesan bagi anak-anak.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kecamatan dan seluruh pihak yang terlibat. “Terima kasih kepada Bapak dan Ibu Camat atas sinerginya. Semoga kerja sama yang baik ini terus terjalin dan memberikan kemaslahatan bagi Kabupaten Purbalingga,” tuturnya.

Pelaksanaan sunatan massal turut didukung oleh tenaga medis dari Puskesmas dan beberapa fasilitas kesehatan lainnya. Kepala Puskesmas Kemangkon, Suharno, yang terlibat langsung dalam proses khitan, menegaskan bahwa seluruh prosedur berjalan aman dan lancar.

Menurut Suharno, tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan sunat. Seluruh proses dilakukan sesuai standar medis yang berlaku. “Pelaksanaan berjalan lancar dan tidak ada kendala yang tidak diinginkan. Semua proses kami jalankan sesuai prosedur kesehatan,” jelasnya.

Ia juga memberikan arahan kepada para orang tua mengenai perawatan pascasunat. “Adik-adik yang dikhitan tidak perlu khawatir. Besok perban dilepas dan diberi antiseptik. Untuk sementara jangan mandi dulu, dan obat dari petugas medis tetap harus diminum. Insyaallah dalam waktu sekitar enam hari sudah pulih,” terangnya.

Kegiatan sunatan massal ini tidak hanya menjadi bentuk pengabdian Korpri, tetapi juga momentum membangun kedekatan dengan masyarakat serta menguatkan semangat pelayanan publik yang humanis. Kehadiran Korpri di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial seperti ini menjadi bukti nyata komitmen meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan warga Purbalingga. (GIN/Kominfo)

The post Wujud Kepedulian, Korpri Purbalingga Selenggarakan Sunatan Massal appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/wujud-kepedulian-korpri-purbalingga-selenggarakan-sunatan-massal/feed/ 0