Pendidikan Archives - Pemerintah Kabupaten Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/category/berita/pendidikan/ Purbalingga Baru Fri, 30 Jan 2026 05:48:21 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://www.purbalinggakab.go.id/wp-content/uploads/2017/02/cropped-logo_pbg-32x32.png Pendidikan Archives - Pemerintah Kabupaten Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/category/berita/pendidikan/ 32 32 Mature Fest 2026 Bekali Siswa MAN Purbalingga Menentukan Pilihan Kuliah https://www.purbalinggakab.go.id/mature-fest-2026-bekali-siswa-man-purbalingga-menentukan-pilihan-kuliah/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=mature-fest-2026-bekali-siswa-man-purbalingga-menentukan-pilihan-kuliah&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=mature-fest-2026-bekali-siswa-man-purbalingga-menentukan-pilihan-kuliah https://www.purbalinggakab.go.id/mature-fest-2026-bekali-siswa-man-purbalingga-menentukan-pilihan-kuliah/#respond Fri, 30 Jan 2026 05:48:21 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=37017 PURBALINGGA INFO – Upaya membekali peserta didik agar lebih siap dan matang dalam menentukan masa depan pendidikan terus dilakukan MAN Purbalingga melalui penyelenggaraan Mature Fest (MAN Purbalingga Future Fest) 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Indoor MAN Purbalingga, Kamis (29/1/26), ini menjadi ruang strategis bagi siswa untuk memperoleh gambaran utuh tentang dunia perguruan tinggi sekaligus peluang […]

The post Mature Fest 2026 Bekali Siswa MAN Purbalingga Menentukan Pilihan Kuliah appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Upaya membekali peserta didik agar lebih siap dan matang dalam menentukan masa depan pendidikan terus dilakukan MAN Purbalingga melalui penyelenggaraan Mature Fest (MAN Purbalingga Future Fest) 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Indoor MAN Purbalingga, Kamis (29/1/26), ini menjadi ruang strategis bagi siswa untuk memperoleh gambaran utuh tentang dunia perguruan tinggi sekaligus peluang karier di masa depan.

Ratusan siswa kelas X, XI, dan XII memadati kegiatan yang mengombinasikan Campus Expo dan seminar edukatif seputar jalur masuk perguruan tinggi. Sebanyak 34 perguruan tinggi, mulai dari perguruan tinggi negeri, swasta, hingga perguruan tinggi kedinasan, hadir memberikan informasi langsung terkait program studi, sistem perkuliahan, hingga prospek kerja lulusan. Kehadiran berbagai kampus tersebut dinilai sangat membantu siswa dan orang tua dalam mengakses informasi pendidikan tinggi secara lebih terbuka dan objektif.

Kepala MAN Purbalingga, Jahroni, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjawab keresahan siswa dalam menentukan pilihan studi setelah lulus. Menurutnya, banyak siswa yang memiliki potensi besar namun masih ragu menentukan arah pendidikan karena minimnya informasi dan pendampingan.

“Melalui Mature Fest, kami ingin siswa memiliki gambaran yang jelas, terarah, dan realistis tentang masa depan akademik mereka, sekaligus memperkuat hubungan silaturahmi antara madrasah dan para alumni,” ujarnya.

Selain pameran perguruan tinggi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi seminar bersama alumni MAN Purbalingga yang berbagi pengalaman dan strategi masuk perguruan tinggi. Ainaya Rakhmaningtyas membagikan pengalaman dan strategi menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) serta pemanfaatan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

Sementara Faishal Dwi Pritanto mengulas secara mendalam tips dan persiapan menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Paparan langsung dari alumni dinilai memberikan motivasi tambahan karena siswa dapat melihat contoh nyata keberhasilan dari lingkungan yang dekat dengan mereka.

Koordinator Guru Bimbingan dan Konseling MAN Purbalingga, Maulana Sulistio Aji, menjelaskan bahwa Mature Fest tidak sekadar pameran dan seminar, tetapi juga terintegrasi dengan hasil asesmen minat dan bakat siswa. Pendekatan ini diharapkan mampu mengurangi risiko salah jurusan sekaligus meningkatkan kesiapan dan keberhasilan siswa saat melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

“Data pemetaan minat dan bakat kami sinkronkan dengan informasi dari perguruan tinggi, sehingga siswa memperoleh rekomendasi pilihan studi yang lebih sesuai dengan potensi masing-masing,” jelasnya.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Muhammad Raihan Khadafi, salah satu siswa kelas XII, mengungkapkan bahwa Mature Fest sangat membantunya memahami perbedaan karakter perguruan tinggi, baik PTN, PTKAIN, maupun PTS. “Kami jadi lebih paham keunggulan masing-masing kampus dan jurusan. Informasinya lengkap dan langsung dari sumbernya, jadi lebih yakin menentukan pilihan,” tuturnya.

Melalui Mature Fest 2026 yang mengusung tema “Find Your Future, Shaping Tomorrow’s Generation”, MAN Purbalingga menegaskan komitmennya dalam membangun sinergi berkelanjutan dengan berbagai perguruan tinggi. Ke depan, kerja sama tersebut diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk pendampingan, sosialisasi rutin, hingga program mentoring, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang dalam perencanaan masa depan dan berdaya saing bagi masyarakat luas. (dhs/Kominfo)

The post Mature Fest 2026 Bekali Siswa MAN Purbalingga Menentukan Pilihan Kuliah appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/mature-fest-2026-bekali-siswa-man-purbalingga-menentukan-pilihan-kuliah/feed/ 0
Pelajar Purbalingga Disiapkan Jadi Pemilih Kritis dan Bertanggung Jawab https://www.purbalinggakab.go.id/pelajar-purbalingga-disiapkan-jadi-pemilih-kritis-dan-bertanggung-jawab/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pelajar-purbalingga-disiapkan-jadi-pemilih-kritis-dan-bertanggung-jawab&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pelajar-purbalingga-disiapkan-jadi-pemilih-kritis-dan-bertanggung-jawab https://www.purbalinggakab.go.id/pelajar-purbalingga-disiapkan-jadi-pemilih-kritis-dan-bertanggung-jawab/#respond Thu, 22 Jan 2026 05:54:19 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36930 PURBALINGGA INFO – Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan “Forum Penguatan Demokrasi bagi Pelajar” di Operation Room Graha Adiguna, Kamis (22/1/26). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga 23 Januari 2026 ini diikuti 350 pelajar kelas XII dari delapan SMA/SMK/MA […]

The post Pelajar Purbalingga Disiapkan Jadi Pemilih Kritis dan Bertanggung Jawab appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan “Forum Penguatan Demokrasi bagi Pelajar” di Operation Room Graha Adiguna, Kamis (22/1/26). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga 23 Januari 2026 ini diikuti 350 pelajar kelas XII dari delapan SMA/SMK/MA di Kabupaten Purbalingga.

Forum ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menanamkan nilai-nilai demokrasi dan kebangsaan sejak dini, khususnya bagi pelajar yang akan memasuki usia pemilih pemula. Melalui kegiatan ini, pelajar dibekali pemahaman tentang sistem pemerintahan, politik, demokrasi, serta regulasi kepemiluan, sekaligus didorong agar memiliki kesadaran atas hak dan kewajiban sebagai warga negara.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Purbalingga, Much Umar Faozi, menyampaikan bahwa forum ini dirancang tidak hanya untuk memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang siap berpartisipasi secara cerdas dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.

“Kami ingin nilai-nilai demokrasi dan kebangsaan ini benar-benar dipahami dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat,” ujarnya.

Kepala Subdirektorat Fasilitasi Pemilu dan Pengembangan Demokrasi Ditjen Polpum Kemendagri, Ispahan Setiadi, menekankan pentingnya pendidikan politik sejak dini. Menurutnya, penguatan demokrasi bagi pelajar diperlukan untuk mencegah generasi muda bersikap apatis terhadap politik dan kehidupan berbangsa.

“Kami berharap bukan hanya pemahaman yang didapat, tetapi juga transformasi cara berpikir dan bertindak, sehingga adik-adik ke depan menjadi pribadi yang kritis, solutif, dan bertanggung jawab,” katanya.

Ia menambahkan bahwa politik tidak identik dengan hal-hal kotor atau membosankan. Justru, politik merupakan sarana strategis untuk mencapai tujuan bersama dan menentukan arah masa depan bangsa. “Apa yang adik-adik tanam sekarang, itulah yang akan dipetik nanti. Karena itu pendidikan politik dan penguatan demokrasi harus dilakukan terus-menerus, tidak hanya menjelang pemilu,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Purbalingga, Herni Sulasti, yang mewakili Bupati Purbalingga, menyampaikan bahwa kegiatan ini harus memberi dampak nyata bagi masa depan generasi muda. Ia mendorong pelajar untuk mempersiapkan diri berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan, dan soft skill.

“Anak-anak sekarang tidak cukup hanya pintar secara akademik, tetapi juga harus memiliki keterampilan, kemampuan komunikasi yang baik, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk kebaikan bersama,” tuturnya.

Sekda Herni juga mengingatkan pentingnya literasi digital agar pelajar tidak mudah terprovokasi oleh informasi di media sosial, serta menjaga toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman. Selain itu, ia mengajak pelajar aktif dalam kegiatan sosial dan komunitas positif, serta berpartisipasi dalam demokrasi dan kebijakan publik melalui jalur-jalur aspirasi yang telah disiapkan pemerintah.

“Mengkritik itu harus solutif, bukan asal beda. Kalian adalah agen perubahan yang ikut menentukan bangsa ini mau dibawa ke mana,” katanya. (dhs/Kominfo)

The post Pelajar Purbalingga Disiapkan Jadi Pemilih Kritis dan Bertanggung Jawab appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/pelajar-purbalingga-disiapkan-jadi-pemilih-kritis-dan-bertanggung-jawab/feed/ 0
Pemkab Purbalingga Terima 147 Mahasiswa KKN Unsoed, Dorong Pemberdayaan Desa dan Mitigasi Bencana https://www.purbalinggakab.go.id/pemkab-purbalingga-terima-147-mahasiswa-kkn-unsoed-dorong-pemberdayaan-desa-dan-mitigasi-bencana/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pemkab-purbalingga-terima-147-mahasiswa-kkn-unsoed-dorong-pemberdayaan-desa-dan-mitigasi-bencana&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pemkab-purbalingga-terima-147-mahasiswa-kkn-unsoed-dorong-pemberdayaan-desa-dan-mitigasi-bencana https://www.purbalinggakab.go.id/pemkab-purbalingga-terima-147-mahasiswa-kkn-unsoed-dorong-pemberdayaan-desa-dan-mitigasi-bencana/#respond Wed, 07 Jan 2026 06:14:04 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36868 PURBALINGGA INFO – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menerima 147 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di Operation Room Graha Adiguna, Rabu (7/1/26). Para mahasiswa akan melaksanakan pengabdian masyarakat selama 35 hari, dari 7 Januari hingga 10 Februari 2026. Kehadiran mahasiswa KKN ini diharapkan tidak sekadar menjalankan program, tetapi mampu menghadirkan dampak nyata dan […]

The post Pemkab Purbalingga Terima 147 Mahasiswa KKN Unsoed, Dorong Pemberdayaan Desa dan Mitigasi Bencana appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menerima 147 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di Operation Room Graha Adiguna, Rabu (7/1/26). Para mahasiswa akan melaksanakan pengabdian masyarakat selama 35 hari, dari 7 Januari hingga 10 Februari 2026. Kehadiran mahasiswa KKN ini diharapkan tidak sekadar menjalankan program, tetapi mampu menghadirkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsoed, Elly Tugiyanti, menyampaikan bahwa KKN kali ini mengusung tema “Unsoed Merakyat, Unsoed Berdampak: Penguatan Resiliensi dan Kemandirian Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menjadi landasan agar setiap kegiatan mahasiswa benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memperkuat kemandirian desa.

“Mahasiswa KKN Unsoed di Purbalingga berjumlah 147 orang yang akan terlibat langsung dalam proses pemberdayaan masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi desa, lingkungan, kesehatan, pendidikan hingga tata kelola pemerintahan desa,” ujar Elly.

Ia menjelaskan, dari total tersebut sebanyak 126 mahasiswa merupakan peserta KKN Reguler yang ditempatkan di 12 desa di Kecamatan Rembang. Sementara itu, 21 mahasiswa lainnya mengikuti program KKN Tematik Kebencanaan yang difokuskan pada upaya penurunan risiko bencana. Program ini dilaksanakan di dua desa rawan bencana, yakni Desa Sirau Kecamatan Karangmoncol dengan 11 mahasiswa dan Desa Danasari Kecamatan Karangjambu dengan 10 mahasiswa, sebagai hasil kerja sama antara LPPM Unsoed dan BPBD Kabupaten Purbalingga.

Melalui KKN ini, mahasiswa diarahkan untuk memperkuat kemandirian desa melalui pendampingan UMKM dan BUMDes, pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga, pencegahan stunting, peningkatan literasi dan numerasi anak, serta dukungan terhadap pelayanan dan administrasi pemerintahan desa agar lebih tertib dan berbasis data.

Asisten Administrasi Umum Sekda Purbalingga, Siswanto, yang mewakili Bupati Purbalingga, menekankan bahwa keberhasilan KKN tidak diukur dari banyaknya kegiatan, melainkan dari dampak yang dirasakan masyarakat. Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak berhenti pada pelaksanaan program semata.

“Berdampak itu bukan hanya output, bukan hanya outcome, tetapi bagaimana impact-nya benar-benar dirasakan. Kalau bentuknya pelatihan, pastikan ada perubahan setelahnya, bukan sekadar pelatihan lalu selesai,” tegasnya.

Siswanto juga menyoroti pentingnya peran mahasiswa dalam pengurangan risiko bencana, khususnya di wilayah utara Purbalingga seperti Karangmoncol dan Rembang yang memiliki tingkat kerawanan longsor dan pergerakan tanah cukup tinggi. Ia berharap mahasiswa dapat membantu pemetaan wilayah rawan dan memberikan rekomendasi mitigasi yang aplikatif bagi masyarakat dan pemerintah.

“Tolong dibantu bagaimana mitigasinya, bagaimana kesiapsiagaan masyarakatnya. Kalau bisa ada pemetaan yang lebih detail, terutama di kawasan permukiman, disertai rekomendasi yang bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mendorong agar mahasiswa KKN reguler mampu menghubungkan pemberdayaan masyarakat dengan tujuan kemandirian desa. Menurutnya, fokus pada satu atau dua program yang berkelanjutan jauh lebih penting dibanding menjalankan banyak kegiatan tanpa dampak jangka panjang.

“Kami ingin pemberdayaan masyarakat itu benar-benar mengarah pada kemandirian desa. Pilih program yang fokus, berkelanjutan, dan bisa diteruskan setelah KKN selesai. Kami juga berharap mahasiswa membantu mendorong desa menjadi lebih digital, baik dari sisi pelayanan maupun administrasi,” tambahnya. (dhs/Kominfo)

The post Pemkab Purbalingga Terima 147 Mahasiswa KKN Unsoed, Dorong Pemberdayaan Desa dan Mitigasi Bencana appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/pemkab-purbalingga-terima-147-mahasiswa-kkn-unsoed-dorong-pemberdayaan-desa-dan-mitigasi-bencana/feed/ 0
3.646 Pramuka Purbalingga Resmi Dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda https://www.purbalinggakab.go.id/3-646-pramuka-purbalingga-resmi-dikukuhkan-sebagai-pramuka-garuda/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=3-646-pramuka-purbalingga-resmi-dikukuhkan-sebagai-pramuka-garuda&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=3-646-pramuka-purbalingga-resmi-dikukuhkan-sebagai-pramuka-garuda https://www.purbalinggakab.go.id/3-646-pramuka-purbalingga-resmi-dikukuhkan-sebagai-pramuka-garuda/#respond Tue, 23 Dec 2025 09:06:43 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36724 PURBALINGGA – Sebanyak 3.646 anggota Gerakan Pramuka dari golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak di Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Purbalingga resmi dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda. Pelantikan dilaksanakan di Sasana Krida GOR Goentoer Darjono Purbalingga, Senin (22/12/2025). Pelantikan Pramuka Garuda tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Kwarcab Purbalingga, Tri Gunawan Setyadi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.221 orang berasal […]

The post 3.646 Pramuka Purbalingga Resmi Dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Sebanyak 3.646 anggota Gerakan Pramuka dari golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak di Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Purbalingga resmi dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda. Pelantikan dilaksanakan di Sasana Krida GOR Goentoer Darjono Purbalingga, Senin (22/12/2025).

Pelantikan Pramuka Garuda tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Kwarcab Purbalingga, Tri Gunawan Setyadi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.221 orang berasal dari golongan Siaga, 1.255 Pramuka Penggalang, dan 166 Pramuka Penegak.

Selain pelantikan, Kwarcab Purbalingga juga mencanangkan secara resmi program terbaru bertajuk “Aku Bangga Menjadi Pramuka Garuda”. Program ini bertujuan memperkuat semangat, identitas, dan kebanggaan anggota Pramuka Garuda di Kabupaten Purbalingga.

Ketua Kwarcab Purbalingga Tri Gunawan Setyadi berharap, Pramuka Garuda yang telah dilantik dapat menjadi cikal bakal lahirnya generasi muda Indonesia yang berkarakter dan berbudi pekerti luhur.
“Pramuka Garuda diharapkan mampu menjadi teladan serta membawa nilai-nilai positif di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pencapaian Pramuka Garuda menjadi salah satu fokus utama Kwarcab Purbalingga dalam pembinaan generasi muda. Menurutnya, proses menuju Pramuka Garuda merupakan metode efektif untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul.

“Melalui proses ini, adik-adik dibekali berbagai kecakapan, baik soft skill maupun hard skill, yang sangat bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ia juga berharap Pramuka Garuda yang terlantik memiliki kecakapan hidup yang mumpuni serta mampu memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Provinsi Jawa Tengah, Budi Prayitno, turut hadir dan memberikan apresiasi atas capaian Pramuka Purbalingga. Ia menilai dedikasi dan semangat para peserta menjadi modal penting dalam pembentukan generasi muda yang berkualitas.

“Kakak merasa bangga atas dedikasi adik-adik Pramuka dari golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak yang telah melalui proses panjang hingga mencapai tingkat Pramuka Garuda,” ungkapnya.
Ia menegaskan Pramuka Garuda merupakan sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kemandirian generasi muda.

Ketua Tim Pengembang Pramuka Garuda Kwarcab Purbalingga, Sutarko, menjelaskan bahwa seluruh Pramuka Garuda yang dilantik berasal dari berbagai Gugus Depan di wilayah Kwarcab Purbalingga. Seluruh peserta telah melalui tahapan seleksi dan pengujian yang ketat dan terukur.

“Mulai dari penyelesaian Syarat Kecakapan Umum (SKU), Syarat Kecakapan Khusus (SKK), hingga pengujian Pramuka Garuda yang meliputi tes komputer, hasta karya, pengetahuan kepramukaan dan umum, bakat minat, serta penilaian portofolio,” jelasnya. (GIN/Kominfo)

The post 3.646 Pramuka Purbalingga Resmi Dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/3-646-pramuka-purbalingga-resmi-dikukuhkan-sebagai-pramuka-garuda/feed/ 0
Kunjungan Wali Kota Tono City ke SMPN 3 Purbalingga, Buka Peluang Pertukaran Pelajar Indonesia–Jepang https://www.purbalinggakab.go.id/kunjungan-wali-kota-tono-city-ke-smpn-3-purbalingga-buka-peluang-pertukaran-pelajar-indonesia-jepang/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kunjungan-wali-kota-tono-city-ke-smpn-3-purbalingga-buka-peluang-pertukaran-pelajar-indonesia-jepang&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kunjungan-wali-kota-tono-city-ke-smpn-3-purbalingga-buka-peluang-pertukaran-pelajar-indonesia-jepang https://www.purbalinggakab.go.id/kunjungan-wali-kota-tono-city-ke-smpn-3-purbalingga-buka-peluang-pertukaran-pelajar-indonesia-jepang/#respond Thu, 18 Dec 2025 10:09:25 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36672 PURBALINGGA INFO – Wali Kota Tono City, Prefektur Iwate, Jepang, Kazuhiko Tada, bersama delegasi Pemerintah Kota Tono melakukan kunjungan ke SMP Negeri 3 Purbalingga, Kamis (18/12/25). Kunjungan tersebut bertujuan untuk bertemu langsung dengan para siswa sekaligus melihat proses pembelajaran serta sistem pendidikan yang diterapkan di Kabupaten Purbalingga. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Purbalingga, Mukodam, menyampaikan […]

The post Kunjungan Wali Kota Tono City ke SMPN 3 Purbalingga, Buka Peluang Pertukaran Pelajar Indonesia–Jepang appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Wali Kota Tono City, Prefektur Iwate, Jepang, Kazuhiko Tada, bersama delegasi Pemerintah Kota Tono melakukan kunjungan ke SMP Negeri 3 Purbalingga, Kamis (18/12/25). Kunjungan tersebut bertujuan untuk bertemu langsung dengan para siswa sekaligus melihat proses pembelajaran serta sistem pendidikan yang diterapkan di Kabupaten Purbalingga.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Purbalingga, Mukodam, menyampaikan bahwa kunjungan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi para siswa untuk terus belajar dan bercita-cita tinggi. Ia juga berharap kerja sama yang telah terjalin dapat berkembang hingga pada realisasi program pertukaran pelajar.

“Kunjungan ini mudah-mudahan bisa memicu semangat anak-anak semuanya untuk terus belajar. Kalau ada cita-cita berkunjung ke Jepang, semoga bisa tercapai. Kami berharap ke depan ada program pertukaran pelajar yang benar-benar bisa direalisasikan,” ujarnya.

Wali Kota Tono City, Kazuhiko Tada, menyambut baik rencana kerja sama di bidang pendidikan, khususnya terkait pertukaran pelajar. Ia mengaku senang dapat hadir dan berinteraksi langsung dengan siswa SMP Negeri 3 Purbalingga.

Ia menjelaskan bahwa siswa-siswa SMP di Tono City telah mendapatkan kesempatan magang ke berbagai negara seperti Taiwan dan Amerika Serikat. Ke depan, ia berharap siswa SMP dari Tono City juga dapat belajar di Purbalingga, begitu pula sebaliknya.

“Saya mendengar sekolah ini ingin menciptakan sumber daya manusia yang berwawasan global, dan itu merupakan sesuatu yang luar biasa. Dan tentu saja sangat mungkin di antara adik-adik di sini nantinya bisa berangkat ke Tono City,” ujarnya.

Kazuhiko Tada juga menyampaikan pandangannya mengenai masa depan Asia yang akan menjadi pusat kekuatan dunia. Ia menegaskan pentingnya peran Indonesia dalam perkembangan tersebut, sekaligus menekankan perlunya memberikan kesempatan dan harapan terbaik bagi generasi muda.

“Kekuatan dunia ke depan ada di Asia, dan ini tidak boleh dilupakan. Indonesia harus mengambil peranan penting. Kita mungkin memiliki kelemahan, tetapi jika saling menguatkan dan melengkapi, kita akan mampu mengubah dunia,” pesannya.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi Tono City bertemu dengan peserta lomba menulis deskripsi tentang Tono City serta menyaksikan penampilan tari dari siswa SMP Negeri 3 Purbalingga. Wali Kota Tono City, Kazuhiko Tada, mengapresiasi karya tulis para siswa serta penampilan seni yang ditampilkan dalam kesempatan tersebut.

“Saya sangat berterima kasih atas esai tentang Tono City yang dibuat oleh siswa-siswa Purbalingga. Esai itu sangat indah dan membuat saya tersentuh. Penampilan tarian yang ditampilkan juga luar biasa, dan yang paling berkesan bagi saya adalah keramahtamahan serta semangat yang terpancar dari mata adik-adik semua,” ujarnya.

Kepala SMP Negeri 3 Purbalingga, Subarno, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk berinteraksi langsung dengan tamu internasional. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat memperluas wawasan, meningkatkan kepercayaan diri, serta memotivasi siswa untuk terus berprestasi.

“Kami berharap momen ini bisa menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi para siswa untuk mengembangkan potensi diri, memperluas pengetahuan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu bersaing,” ujarnya.

Subarno menegaskan komitmen sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter. “Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, etos kerja, rasa hormat, dan semangat pantang menyerah menjadi pondasi penting bagi peserta didik, dan Jepang sebagai sumber inspirasi,” pungkasnya. (dhs/Kominfo)

The post Kunjungan Wali Kota Tono City ke SMPN 3 Purbalingga, Buka Peluang Pertukaran Pelajar Indonesia–Jepang appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/kunjungan-wali-kota-tono-city-ke-smpn-3-purbalingga-buka-peluang-pertukaran-pelajar-indonesia-jepang/feed/ 0
SMK Negeri 1 Bukateja Terapkan Teaching Factory untuk Mencetak Lulusan Siap Kerja https://www.purbalinggakab.go.id/smk-negeri-1-bukateja-terapkan-teaching-factory-untuk-mencetak-lulusan-siap-kerja/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=smk-negeri-1-bukateja-terapkan-teaching-factory-untuk-mencetak-lulusan-siap-kerja&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=smk-negeri-1-bukateja-terapkan-teaching-factory-untuk-mencetak-lulusan-siap-kerja https://www.purbalinggakab.go.id/smk-negeri-1-bukateja-terapkan-teaching-factory-untuk-mencetak-lulusan-siap-kerja/#respond Fri, 12 Dec 2025 07:18:35 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36595 PURBALINGGA INFO – Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menegaskan komitmen Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Kabupaten Purbalingga. Ia menyampaikan apresiasi terhadap langkah SMK Negeri 1 Bukateja yang menerapkan model pembelajaran Teaching Factory (TEFA) sebagai upaya mendekatkan proses belajar dengan kebutuhan industri. Hal tersebut disampaikan Wabup Dimas saat menghadiri Launching SMK Negeri 1 […]

The post SMK Negeri 1 Bukateja Terapkan Teaching Factory untuk Mencetak Lulusan Siap Kerja appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menegaskan komitmen Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Kabupaten Purbalingga. Ia menyampaikan apresiasi terhadap langkah SMK Negeri 1 Bukateja yang menerapkan model pembelajaran Teaching Factory (TEFA) sebagai upaya mendekatkan proses belajar dengan kebutuhan industri.

Hal tersebut disampaikan Wabup Dimas saat menghadiri Launching SMK Negeri 1 Bukateja sebagai SMK Berbasis TEFA sekaligus Exhibition hasil karya siswa, Jumat (12/12/25). Acara ini turut dihadiri Plt. Kepala Dindikbud Kabupaten Purbalingga, Sadono, dan Kepala Dinkominfo, R. Budi Setiawan.

“Kami Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mendorong agar SMK menjadi lembaga pendidikan vokasi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi masa depan. Oleh sebab itu kami sangat mengapresiasi dan mendukung langkah SMK Negeri 1 Bukateja yang telah melaksanakan program Teaching Factory,” ujarnya.

Wabup Dimas menjelaskan TEFA penting untuk mencetak lulusan siap kerja, siap berwirausaha, dan mampu bersaing di dunia industri. Ia berharap lulusan SMK memiliki mental kuat, budaya kerja baik, dan kompetensi matang.

“Melalui Teaching Factory, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mengalami proses produksi, standar industri, manajemen mutu, hingga pelayanan konsumen. Inilah pendidikan vokasi yang mendekatkan sekolah dengan dunia nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penerapan TEFA tidak hanya meningkatkan kompetensi siswa, tetapi juga memperluas kolaborasi dengan dunia industri, baik dalam kurikulum, peningkatan kapasitas guru maupun pendampingan siswa hingga tahap uji kompetensi.

“Kepada para siswa, manfaatkan fasilitas dan kesempatan ini dengan baik. Percayalah, program ini sangat bermanfaat bagi kalian yang akan langsung terjun ke dunia kerja setelah lulus SMK,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut juga dipamerkan berbagai karya siswa dari beragam jurusan. Wabup Dimas menilai karya-karya itu menunjukkan keterampilan, kreativitas, inovasi, dan disiplin yang sangat baik. Ia melihat potensi besar yang dapat ikut menguatkan ekonomi daerah dan mendukung agenda pembangunan Purbalingga.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Bukateja, Sutowo, menjelaskan bahwa Teaching Factory merupakan model pembelajaran berbasis praktik yang selaras dengan tujuan pendirian SMK. “Tujuan SMK adalah mencetak lulusan yang siap kerja. Karena itu, kerja sama dengan industri dan penerapan program Teaching Factory menjadi langkah penting yang harus dilakukan,” katanya.

Menurutnya, TEFA menciptakan suasana produksi nyata seperti di industri, di mana siswa membuat produk atau jasa sesuai standar industri. Model ini menggabungkan teori dan praktik untuk meningkatkan hard skill dan soft skill. “Kami menerapkan sistem pembelajaran blok, sehari untuk satu mata pelajaran praktik agar kompetensi benar-benar dikuasai. Produk yang dihasilkan bisa dijual sebagai usaha mandiri sekolah,” terangnya.

SMK Negeri 1 Bukateja memiliki tujuh jurusan dengan Tata Busana sebagai jurusan unggulan. Sekolah telah bekerja sama dengan puluhan perusahaan untuk program PKL, magang guru, dan pelibatan praktisi industri sebagai pengajar. Sutowo berharap TEFA dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan sesuai kebutuhan pasar. “Harapannya lulusan SMK Negeri 1 Bukateja betul-betul siap kerja dan memiliki kompetensi yang relevan,” pungkasnya. (dhs/Kominfo)

The post SMK Negeri 1 Bukateja Terapkan Teaching Factory untuk Mencetak Lulusan Siap Kerja appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/smk-negeri-1-bukateja-terapkan-teaching-factory-untuk-mencetak-lulusan-siap-kerja/feed/ 0
Science Training Camp 2025 Jadi Ruang Penguatan Sains dan Karakter Pelajar https://www.purbalinggakab.go.id/science-training-camp-2025-jadi-ruang-penguatan-sains-dan-karakter-pelajar/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=science-training-camp-2025-jadi-ruang-penguatan-sains-dan-karakter-pelajar&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=science-training-camp-2025-jadi-ruang-penguatan-sains-dan-karakter-pelajar https://www.purbalinggakab.go.id/science-training-camp-2025-jadi-ruang-penguatan-sains-dan-karakter-pelajar/#respond Thu, 11 Dec 2025 09:10:46 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36587 PURBALINGGA INFO – Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menilai Science Training Camp 2025 yang digelar SMA Negeri 2 Purbalingga memberikan dampak besar bagi pengembangan wawasan dan karakter pelajar. “Alhamdulillah sekali, acara Science Training Camp ini bisa menambah wawasan, menambah ilmu baru, cara berpikir baru, dan yang tak kalah penting adalah menambah jejaring teman,” katanya saat […]

The post Science Training Camp 2025 Jadi Ruang Penguatan Sains dan Karakter Pelajar appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menilai Science Training Camp 2025 yang digelar SMA Negeri 2 Purbalingga memberikan dampak besar bagi pengembangan wawasan dan karakter pelajar. “Alhamdulillah sekali, acara Science Training Camp ini bisa menambah wawasan, menambah ilmu baru, cara berpikir baru, dan yang tak kalah penting adalah menambah jejaring teman,” katanya saat menutup acara di Aula SMAN 2 Purbalingga, Kamis (11/12/25).

Ia juga memberikan apresiasi kepada SMA Negeri 2 Purbalingga beserta seluruh panitia yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Semoga acara positif seperti ini bisa dilanjutkan setiap tahun dengan kualitas yang lebih baik lagi,” tambahnya.

Wakil Bupati juga mengajak para peserta untuk terus mempersiapkan diri menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan meningkatkan kemampuan diri. “Adik-adik harus fokus belajar, fokus mengasah diri, baik pelajaran di sekolah maupun secara otodidak. Tantangan ke depan semakin berat. Hard skills, soft skills, dan keterampilan spesifik harus dimiliki,” pesannya.

Ia menekankan bahwa persaingan di dunia kerja ke depan akan semakin kompetitif karena kemajuan teknologi dan otomatisasi. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya literasi digital. “Kalau scrolling media sosial jangan ditelan mentah-mentah. Adik-adik harus punya critical thinking, bisa memilih konten yang sehat dan benar, karena tidak semua yang ada di media sosial 100 persen benar,” ujarnya.

Kepala SMA Negeri 2 Purbalingga, Nur Samsudin, menjelaskan bahwa kompetisi ini diikuti pelajar SMP/MTs sederajat dari seluruh Indonesia dengan empat bidang lomba yaitu, Matematika, IPA, IPS, dan Riset/Penelitian. Kompetisi berlangsung selama tiga hari, 9–11 Desember 2025, dengan peserta offline dari Purbalingga, Banyumas, dan Banjarnegara, serta peserta online dari seluruh Indonesia.

Salah satu peserta, Lisa Fiorenza dari SMP Negeri 1 Purbalingga, menilai kegiatan ini sangat bermanfaat. “Bimbingan dari guru-guru dan kakak-kakak sangat efektif, menambah ilmu baru dan kenalan baru dari sekolah lain,” katanya.

Para juara diumumkan pada akhir kegiatan. Di bidang Riset, Juara 1 Aisyafida (SMP Al Irsyad Purwokerto), Juara 2 Narella Andika Kinanti (SMPN 3 Purbalingga), dan Juara 3 Nisriin Alisha (SMP Al Irsyad Al Islamiyyah).

Bidang Matematika dimenangkan Lisa Fiorenza (SMP Negeri 1 Purbalingga) sebagai Juara 1, diikuti Gemala Quincee Nurmayra (PKBM ANS Noor Assalam) Juara 2, dan Asyraf Zufar Maulana Wirawan (SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto) Juara 3.

Pada bidang IPA, Juara 1 Yuniar Alvaro Frederika Alfarizqi (SMPN 1 Lamongan), Juara 2 Khalaf Faith Pradyatama (SMP ARBS Surakarta), dan Juara 3 Muhammad Faqih Abdillah (SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto). Sementara di bidang IPS, Arya Pramatya Aditama (SMP Labschool Kebayoran) meraih Juara 1, Carissa Vina Fitriana (SMP Negeri 2 Purbalingga) Juara 2, dan Hilda Arifiani (SMP Negeri 1 Purbalingga) Juara 3. (dhs/Kominfo)

The post Science Training Camp 2025 Jadi Ruang Penguatan Sains dan Karakter Pelajar appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/science-training-camp-2025-jadi-ruang-penguatan-sains-dan-karakter-pelajar/feed/ 0
Belajar Bersama Ceria Hadir di Purbalingga, Wadah Pembelajaran Alternatif yang Kreatif dan Inklusif https://www.purbalinggakab.go.id/belajar-bersama-ceria-hadir-di-purbalingga-wadah-pembelajaran-alternatif-yang-kreatif-dan-inklusif/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=belajar-bersama-ceria-hadir-di-purbalingga-wadah-pembelajaran-alternatif-yang-kreatif-dan-inklusif&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=belajar-bersama-ceria-hadir-di-purbalingga-wadah-pembelajaran-alternatif-yang-kreatif-dan-inklusif https://www.purbalinggakab.go.id/belajar-bersama-ceria-hadir-di-purbalingga-wadah-pembelajaran-alternatif-yang-kreatif-dan-inklusif/#respond Wed, 10 Dec 2025 02:34:25 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36547 Belajar Bersama Ceria Purbalingga menjadi pusat pembelajaran alternatif yang memiliki visi dan misi membangun lingkungan belajar yang inklusif, ceria, dan kreatif untuk membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. Jauhari Efendi, salah satu penggagas Belajar Bersama Ceria di Purbalingga, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang pada mulanya digagas oleh Mayjen TNI […]

The post Belajar Bersama Ceria Hadir di Purbalingga, Wadah Pembelajaran Alternatif yang Kreatif dan Inklusif appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
Belajar Bersama Ceria Purbalingga menjadi pusat pembelajaran alternatif yang memiliki visi dan misi membangun lingkungan belajar yang inklusif, ceria, dan kreatif untuk membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Jauhari Efendi, salah satu penggagas Belajar Bersama Ceria di Purbalingga, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang pada mulanya digagas oleh Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., putra kelahiran Tambak Sogra, Banyumas, serta Brigjen TNI Tugino, S.Sos., S.H., M.M., putra kelahiran Kedungmenjangan, Purbalingga. Hingga saat ini terdapat 10 lokasi Belajar Bersama Ceria di seluruh Indonesia, dan Purbalingga menjadi lokasi yang ke-11. Ke depan, program ini juga direncanakan hadir di lebih banyak titik di Purbalingga maupun daerah lainnya.

“Kegiatan belajar ini sifatnya informal, bukan kegiatan belajar mengajar seperti kursus atau les. Yang penting ada dulu dan berjalan, lalu siapa saja bisa ikut mendukung baik tenaga maupun hal lainnya, karena anak-anak juga tidak dibebankan biaya alias gratis,” kata Jauhari pada kegiatan belajar perdana di RM Cempulek, Minggu (7/12/2025).

Belajar Bersama Ceria dirancang untuk melengkapi proses pembelajaran formal di sekolah melalui metode pengajaran yang kreatif, aplikatif, dan kontekstual. Suasana belajar dibangun agar nyaman, membebaskan, menyenangkan, dan ceria.

“Kita mendorong anak-anak untuk mencintai pelajarannya terlebih dahulu, terutama Matematika, Bahasa Inggris, dan Pendidikan Agama. Karena menurut kami, Matematika dan Bahasa Inggris adalah dua mata pelajaran yang sering menjadi momok bagi anak-anak,” ujarnya.

Jauhari menambahkan, anak-anak tidak hanya belajar materi akademik, tetapi memahami Matematika dan Bahasa Inggris sebagai ilmu yang aplikatif, dekat, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

“Di sini kami tidak memberikan PR kepada anak-anak dan juga tidak membantu mengerjakan PR sekolah. Fokus kami adalah mendampingi mereka agar memahami pelajaran sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan Belajar Bersama Ceria Purbalingga akan dilaksanakan rutin setiap Rabu sore dan Minggu pagi di RM Cempulek, dan diperuntukkan bagi anak-anak jenjang SD dan SMP.

Ketika anak belajar dengan senang dan ceria, mereka lebih mudah memahami pelajaran dan menunjukkan prestasi. Dengan demikian, saat kembali ke sekolah, mereka akan lebih semangat dan percaya diri dalam mempelajari Matematika dan Bahasa Inggris.

Kegiatan perdana Belajar Bersama Ceria Purbalingga secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purbalingga, R. Budi Setiawan. Atas nama pemerintah, ia menyambut baik gagasan tersebut dan berharap dapat membantu anak-anak Purbalingga tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berakhlakul karimah.

“Terima kasih kepada seluruh pengajar, dan semoga kegiatan ini dapat diikuti oleh semakin banyak anak-anak kita,” ujarnya.

The post Belajar Bersama Ceria Hadir di Purbalingga, Wadah Pembelajaran Alternatif yang Kreatif dan Inklusif appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/belajar-bersama-ceria-hadir-di-purbalingga-wadah-pembelajaran-alternatif-yang-kreatif-dan-inklusif/feed/ 0