Sejarah Archives - Pemerintah Kabupaten Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/category/berita/sejarah/ Purbalingga Baru Tue, 16 Dec 2025 09:51:24 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://www.purbalinggakab.go.id/wp-content/uploads/2017/02/cropped-logo_pbg-32x32.png Sejarah Archives - Pemerintah Kabupaten Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/category/berita/sejarah/ 32 32 Peringati Hari Jadi ke-195, Bupati Purbalingga Ziarah ke Makam Leluhur Pendiri Daerah https://www.purbalinggakab.go.id/peringati-hari-jadi-ke-195-bupati-purbalingga-ziarah-ke-makam-leluhur-pendiri-daerah/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=peringati-hari-jadi-ke-195-bupati-purbalingga-ziarah-ke-makam-leluhur-pendiri-daerah&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=peringati-hari-jadi-ke-195-bupati-purbalingga-ziarah-ke-makam-leluhur-pendiri-daerah https://www.purbalinggakab.go.id/peringati-hari-jadi-ke-195-bupati-purbalingga-ziarah-ke-makam-leluhur-pendiri-daerah/#respond Tue, 16 Dec 2025 09:51:24 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36631 PURBALINGGA INFO – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif bersama Wakil Bupati Dimas Prasetyahani, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pejabat struktural Pemkab Purbalingga, melaksanakan ziarah ke makam para leluhur pendiri Kabupaten Purbalingga, Selasa (16/12/25). Ziarah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Purbalingga ke-195. Sejumlah kompleks pemakaman yang dikunjungi meliputi Pemakaman Arsantaka […]

The post Peringati Hari Jadi ke-195, Bupati Purbalingga Ziarah ke Makam Leluhur Pendiri Daerah appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif bersama Wakil Bupati Dimas Prasetyahani, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pejabat struktural Pemkab Purbalingga, melaksanakan ziarah ke makam para leluhur pendiri Kabupaten Purbalingga, Selasa (16/12/25). Ziarah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Purbalingga ke-195.

Sejumlah kompleks pemakaman yang dikunjungi meliputi Pemakaman Arsantaka di Kelurahan Purbalingga Lor, Kecamatan Purbalingga. Pemakaman Giri Cendana dan Giri Purna di Desa Kajongan, Kecamatan Bojongsari. Serta makam Adipati Onje di Desa Onje, Kecamatan Mrebet, dan makam Adipati Wirasaba di Desa Wirasaba, Kecamatan Bukateja.

Bupati Fahmi menyampaikan bahwa ziarah leluhur merupakan wujud penghormatan dan penghargaan kepada para pendahulu yang telah berjasa membangun Purbalingga. Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu terus belajar dan mengambil hikmah dari perjalanan sejarah yang telah dilalui.

“Kami merasa perlu banyak belajar, banyak mengambil inspirasi dan kebijaksanaan dari sejarah para pendahulu. Harapannya, kami bisa mengikuti jejak perjuangan mereka dan setidaknya memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat Purbalingga,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai perjuangan dan keteladanan para leluhur harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya. Ia berharap sejarah Kabupaten Purbalingga dapat terus dikenang dan dipelajari secara turun-temurun.

“Semoga apa yang telah dikontribusikan para pendahulu untuk Purbalingga bisa kami teruskan, dan perjuangan ini dapat dilanjutkan oleh generasi saat ini hingga generasi yang akan datang untuk mewujudkan Purbalingga yang lebih baik dan lebih maju,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Arsakusuma R. Budi Setiawan menjelaskan bahwa di Kompleks Pemakaman Arsantaka bersemayam Kyai Arsantaka yang merupakan leluhur para Bupati Purbalingga. Di lokasi tersebut juga dimakamkan tiga bupati awal Purbalingga, yakni Dipayuda III sebagai Bupati pertama, Dipokusumo I sebagai Bupati kedua, serta RMT Brotosudiro sebagai Bupati ketiga.

Ziarah kemudian dilanjutkan ke Kompleks Pemakaman Giri Cendana yang menjadi tempat peristirahatan para Bupati Purbalingga keempat hingga ketujuh, yakni Dipokusumo II (Bupati ke-4), Dipokusumo III (Bupati ke-5), Dipokusumo IV (Bupati ke-6), serta Dipokusumo V (Bupati ke-7). Adapun di Kompleks Pemakaman Giri Purna dimakamkan Dipokusumo VI (Bupati ke-8) dan Raden Mas Adipati Aryo Sugondo (Bupati ke-9).

Rangkaian ziarah dilanjutkan ke makam Adipati Onje yang dikenal sebagai salah satu situs sejarah penting di Kabupaten Purbalingga. Tokoh ini berperan penting dalam sejarah awal Purbalingga serta dalam penyebaran nilai budaya dan keagamaan

 

Ziarah ditutup di Kompleks Pemakaman Wirasaba yang menjadi tempat peristirahatan Adipati Wirasaba I hingga V. Kadipaten Wirasaba sendiri merupakan cikal bakal terbentuknya empat kabupaten, yakni Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, dan Cilacap, melalui Peristiwa Mrapat yang menjadi bagian penting dalam sejarah pembentukan kawasan Banyumas Raya.

 

Selain berziarah, pada kesempatan tersebut rombongan juga menyerahkan bantuan kepada para juru kunci makam serta masyarakat di sekitar lingkungan pemakaman sebagai bentuk kepedulian sosial. (dhs/Kominfo)

The post Peringati Hari Jadi ke-195, Bupati Purbalingga Ziarah ke Makam Leluhur Pendiri Daerah appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/peringati-hari-jadi-ke-195-bupati-purbalingga-ziarah-ke-makam-leluhur-pendiri-daerah/feed/ 0
Lomba Desain Motif Batik Meriah, 90 Peserta Unjuk Kreativitas di Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/lomba-desain-motif-batik-meriah-90-peserta-unjuk-kreativitas-di-purbalingga/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lomba-desain-motif-batik-meriah-90-peserta-unjuk-kreativitas-di-purbalingga&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lomba-desain-motif-batik-meriah-90-peserta-unjuk-kreativitas-di-purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/lomba-desain-motif-batik-meriah-90-peserta-unjuk-kreativitas-di-purbalingga/#respond Wed, 01 Oct 2025 11:41:36 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=34970 PURBALINGGA – Sebanyak 90 peserta dari berbagai kalangan mengikuti Lomba Desain Motif Batik yang digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Purbalingga dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Rabu (1/10/2025). Lomba yang terbagi dalam dua kategori, yakni Kreasi Baru dengan tema Merajut Alam Menganyam Sejarah diikuti 51 peserta, serta Klasik Pola Naga Tapa diikuti 39 […]

The post Lomba Desain Motif Batik Meriah, 90 Peserta Unjuk Kreativitas di Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Sebanyak 90 peserta dari berbagai kalangan mengikuti Lomba Desain Motif Batik yang digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Purbalingga dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Rabu (1/10/2025).

Lomba yang terbagi dalam dua kategori, yakni Kreasi Baru dengan tema Merajut Alam Menganyam Sejarah diikuti 51 peserta, serta Klasik Pola Naga Tapa diikuti 39 peserta, menampilkan beragam ide kreatif dan inovatif.

Wakil Ketua Dekranasda Purbalingga, Ny. Denita Dimas Prasetyahani, yang hadir sekaligus menjadi salah satu juri, menyampaikan apresiasinya. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta lomba desain motif batik ini. Antusiasmenya luar biasa, ada 90 peserta, artinya dua kali lipat dari tahun lalu,” ungkapnya.

Menurut Denita, lomba ini menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengekspresikan karya terbaik. “Semoga dengan lomba ini batik Purbalingga bisa naik kelas dan semakin dikenal masyarakat luas,” tambahnya.

Selain Denita, dua juri lain yang dilibatkan yakni dr. Aquamila Bulan Prizilla, S.Ds., M.Ds., ahli desain dari Bandung, serta Tio Wicaksono atau Koko Tio, Ketua Afdega. Para juri menilai karya berdasarkan kriteria originalitas, aplikatif, kerapihan komposisi, dan pewarnaan.

Pada kategori Klasik Naga Tapa, juara pertama diraih Ikrom Ainun dengan karya Batik Naga Tapa, juara kedua Andi Wahyudi dengan Nagatapa Ngadi Seliro, dan juara ketiga Ainur Rofik dengan Batara Naga.

juara 1 kategori klasik

juara 2 kategori klasik

juara 3 kategori klasik

Sementara pada kategori Kreasi Baru, juara pertama dimenangkan Karyo Gunawan dengan desain Tri Bhuana Karana, juara kedua Khaila Ardarika P dengan Alam Kelelawar, dan juara ketiga Wendro Tanjung dengan Memayu Jagad Samadhi.

juara 1 kategori kreasi baru

Juara 2 kategori kreasi baru

juara 3 kategori kreasi baru

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Purbalingga, Gunanto Eko Saputro, menambahkan bahwa para pemenang nantinya akan dipanggil kembali untuk memperbaiki desain sesuai masukan dewan juri.

“Desain para pemenang memiliki beberapa catatan yang harus diperbaiki agar bisa diproduksi di sentra-sentra batik Purbalingga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gunanto menyampaikan bahwa penyerahan hadiah bagi para juara akan dilakukan pada acara puncak perayaan Hari Batik tingkat Kabupaten Purbalingga, yang dijadwalkan pada 25 Oktober 2025. (an/komin)

 

The post Lomba Desain Motif Batik Meriah, 90 Peserta Unjuk Kreativitas di Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/lomba-desain-motif-batik-meriah-90-peserta-unjuk-kreativitas-di-purbalingga/feed/ 0
Bedah Buku Babad Wirasaba, Menguak Sejarah Berdirinya Kabupaten Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/bedah-buku-babad-wirasaba-menguak-sejarah-berdirinya-kabupaten-purbalingga/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=bedah-buku-babad-wirasaba-menguak-sejarah-berdirinya-kabupaten-purbalingga&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=bedah-buku-babad-wirasaba-menguak-sejarah-berdirinya-kabupaten-purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/bedah-buku-babad-wirasaba-menguak-sejarah-berdirinya-kabupaten-purbalingga/#respond Wed, 20 Aug 2025 07:49:41 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=34618 PURBALINGGA – Guna membangkitkan semangat membaca masyarakat, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarspus) Kabupaten Purbalingga menggelar acara bedah buku Babad Wirasaba. Acara tersebut digelar di Rooftop lantai 3 Gedung Perpustakaan Umum Kabupaten Purbalingga, Rabu (20/8/2025). Kepala Dinarspus Purbalingga, Sadono mengatakan buku tersebut memuat kisah-kisah yang merupakan cikal bakal berdirinya Kabupaten Purbalingga. Dia menambahkan, sebanyak 150 orang […]

The post Bedah Buku Babad Wirasaba, Menguak Sejarah Berdirinya Kabupaten Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Guna membangkitkan semangat membaca masyarakat, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarspus) Kabupaten Purbalingga menggelar acara bedah buku Babad Wirasaba. Acara tersebut digelar di Rooftop lantai 3 Gedung Perpustakaan Umum Kabupaten Purbalingga, Rabu (20/8/2025).

Kepala Dinarspus Purbalingga, Sadono mengatakan buku tersebut memuat kisah-kisah yang merupakan cikal bakal berdirinya Kabupaten Purbalingga. Dia menambahkan, sebanyak 150 orang menghadiri acara yang bertujuan juga untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan naskah kuno seperti Babad Wirasaba yang ditulis oleh R. Darmasumarta dengan Bahasa Jawa.

“Buku ini didapat dari Perpustakaan Universitas Indonesia ditulis oleh R. Darmasumarta tahun 1927,” ungkapnya.

Dorong Masyarakat Untuk Gemar Membaca dan Mempelajari Sejarah, Dinarspus Gelar Bedah Buku Babad Wirasaba

Sementara itu, Sutarman selaku penerjemah mengatakan buku setebal 38 halaman tersebut ditulis dengan tulisan latin berbentuk tembang sebanyak 387 bait. Bait-bait tersebut terdiri dari 7 jenis Tembang Macapat yakni Asmaradana, Pucung, Kinanti, Durma, Dandang Gula, Maskumambang, dan Sinom.

Sutarman melanjutkan, lokasi dalam buku tersebut antara lain alun-alun, pasar, dan gedogan atau kandang kuda. Beberapa pelajaran yang bisa diambil dari buku tersebut menurutnya antara lain budi pekerti berupa kepatuhan bawahan terhadap atasan, anak terhadap orang tua, Ketika mengambil keputusan jangan pada saat marah, dan bermusyawarah Ketika mengambil keputusan yang berkaitan dengan orang banyak.

Acara dihadiri langsung oleh Bupati Purbalingga H. Fahmi M. Hanif, Sekretaris Daerah Herni Sulasti, sejumlah Kepala OPD, Camat, budayawan, ahli sejarah, hingga keturunan para pendiri Kabupaten Purbalingga. Selaku narasumber antara lain Prof. Dr. Sugeng Priyadi (Universitas Muhammadiyah Purwokerto), Sutarman, S.Pd. (penerjemah), dan Agus Sukoco (Budayawan).

Bupati Purbalingga, H. Fahmi Muhammad Hanif memotivasi masyarakat untuk gemar membaca khususnya tentang sejarah Kabupaten Purbalingga

Bupati Fahmi dalam sambutannya mengapresiasi acara tersebut dan berharap melalui acara tersebut bisa membuka wawasan masyarakat tentang sejarah berdirinya Kabupaten Purbalingga. Hal ini karena Wirasaba yang berada di bawah Kerajaan Majapahit merupakan cikal bakal berdirinya 4 kabupaten sekaligus yakni Kabupaten Purbalingga, Banyumas, Banjarnegara, dan Cilacap.

“Kehadiran bapak ibu menjadi cerminan budaya literasi di Kabupaten Purbalingga,” pungkasnya. (FH/Kominfo)

The post Bedah Buku Babad Wirasaba, Menguak Sejarah Berdirinya Kabupaten Purbalingga appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/bedah-buku-babad-wirasaba-menguak-sejarah-berdirinya-kabupaten-purbalingga/feed/ 0
Ngaji Budaya Lesbumi Purbalingga Macopat dan Wayang Ringkes dalam Merawat Kearifan Leluhur https://www.purbalinggakab.go.id/ngaji-budaya-lesbumi-purbalingga-macopat-dan-wayang-ringkes-dalam-merawat-kearifan-leluhur/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=ngaji-budaya-lesbumi-purbalingga-macopat-dan-wayang-ringkes-dalam-merawat-kearifan-leluhur&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=ngaji-budaya-lesbumi-purbalingga-macopat-dan-wayang-ringkes-dalam-merawat-kearifan-leluhur https://www.purbalinggakab.go.id/ngaji-budaya-lesbumi-purbalingga-macopat-dan-wayang-ringkes-dalam-merawat-kearifan-leluhur/#respond Thu, 27 Mar 2025 07:29:11 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=33093 PURBALINGGA INFO – Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purbalingga menggelar acara Ngaji Budaya di pendopo Sangalikuran, Perumahan Abadi Kencana, Purbalingga Wetan, Kecamatan Purbalingga, Rabu (26/3/25) malam. Acara ini menghadirkan seni macopat hingga wayang ringkes sebagai bagian dari upaya merawat kearifan leluhur dan menjalin silaturahmi lintas budayawan serta seniman. […]

The post Ngaji Budaya Lesbumi Purbalingga Macopat dan Wayang Ringkes dalam Merawat Kearifan Leluhur appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purbalingga menggelar acara Ngaji Budaya di pendopo Sangalikuran, Perumahan Abadi Kencana, Purbalingga Wetan, Kecamatan Purbalingga, Rabu (26/3/25) malam. Acara ini menghadirkan seni macopat hingga wayang ringkes sebagai bagian dari upaya merawat kearifan leluhur dan menjalin silaturahmi lintas budayawan serta seniman.

Dalam perhelatan ini, Ki Dalang Surotomo dari FP Sebantara membawakan sebait tembang Pucung yang sarat makna “Ngelmu iku kalakone kanti laku, Lekase Lawan Kas, Tegese kas nyantosani, Setya budhya pengekese dur angkara.”

Tembang ini bermakna bahwa “Ilmu itu adalah kawan yang selalu menyertai, jika kita berjalan, ia akan menemani, jika kita duduk, ia akan mendampingi, jika kita berbaring, ia akan menyelimuti, ilmu itu adalah teman yang setia, penjaga yang selalu waspada, pembela yang selalu siap, dan penolak bencana yang selalu mengawal,”.

Sutomo menuturkan bahwa tembang Pucung merupakan warisan leluhur yang berfungsi sebagai penanda sumber kehidupan, terutama air. “Jadi kenapa orang-orang terdahulu menandai adanya vegetasi, sumber kehidupan yang wajib dijaga oleh anak cucu setelahnya. Agar keseimbangan alam dan kelangsungan hidup terus terjaga,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa para leluhur meninggalkan petunjuk melalui berbagai bentuk pundhen, yang bisa berupa candi, situs, makam, batu besar, pohon besar, hingga sungai.

“Cara mereka memberi petunjuk pada kita menggunakan bahasa alam, peninggalan yang harus dijaga. Di bawah candi itu ada mata air, di bawah batu besar ada mata air yang disembunyikan. Bahkan di bawah bangunan Ka’bah di Mekah ada sumber air zamzam,” tambahnya.

Ketua Lesbumi PCNU Kabupaten Purbalingga, Ryan Rachman, menegaskan bahwa Ngaji Budaya merupakan bagian dari program kerja Lesbumi yang rutin digelar setiap Ramadan.

“Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Dewan Kesenian Purbalingga, Komunitas Katasapa, dan FP Sebantara dengan dukungan MWC NU Purbalingga serta BPRS Buana Mitra Perwira,” jelasnya.

Acara dibuka dengan penampilan hadroh dari Santri TPQ Arina Manasikana, diikuti dengan orasi budaya oleh Ketua Lesbumi dan pembacaan puisi oleh Ketua Katasapa, Ketua DKP, serta sejumlah seniman yang hadir.

Puncak acara menghadirkan pementasan wayang ringkes oleh Ki Dalang Dipa Ranu Amerta, seorang dalang muda yang membawakan lakon Manjing Impene Aswotama. Dalam durasi 30 menit, pertunjukan ini mengangkat cerita repertoar yang mencerminkan berbagai persoalan yang tengah dihadapi negeri ini, diibaratkan sebagai kemelut di bumi Astina.

Sekretaris Camat Purbalingga, Wasis Abadi, yang turut hadir dalam acara ini, mengapresiasi gelaran Ngaji Budaya. “Walau acara dikemas dengan sangat sederhana, tapi cukup menarik jika kegiatan seperti ini sering diadakan,” ungkapnya.

Dengan kemasan yang sarat nilai budaya dan refleksi kehidupan, Ngaji Budaya diharapkan menjadi ruang dialektika bagi para budayawan dan masyarakat dalam menjaga kearifan lokal serta merawat tradisi leluhur.

The post Ngaji Budaya Lesbumi Purbalingga Macopat dan Wayang Ringkes dalam Merawat Kearifan Leluhur appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/ngaji-budaya-lesbumi-purbalingga-macopat-dan-wayang-ringkes-dalam-merawat-kearifan-leluhur/feed/ 0
Pemkab Purbalingga Dukung Usulan RM Margono Djoyohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional https://www.purbalinggakab.go.id/pemkab-purbalingga-dukung-usulan-rm-margono-djoyohadikusumo-sebagai-pahlawan-nasional/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pemkab-purbalingga-dukung-usulan-rm-margono-djoyohadikusumo-sebagai-pahlawan-nasional&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pemkab-purbalingga-dukung-usulan-rm-margono-djoyohadikusumo-sebagai-pahlawan-nasional https://www.purbalinggakab.go.id/pemkab-purbalingga-dukung-usulan-rm-margono-djoyohadikusumo-sebagai-pahlawan-nasional/#respond Wed, 19 Mar 2025 02:51:36 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=32835 PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga secara resmi menyatakan dukungannya terhadap usulan RM Margono Djoyohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional. Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani dalam “Seminar Jejak Perjuangan RM Margono Djoyohadikusumo bagi Republik Indonesia” yang digelar di Aula Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Selasa (18/3/2025). “Sebagai bagian dari masyarakat Banyumas […]

The post Pemkab Purbalingga Dukung Usulan RM Margono Djoyohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga secara resmi menyatakan dukungannya terhadap usulan RM Margono Djoyohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional. Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani dalam “Seminar Jejak Perjuangan RM Margono Djoyohadikusumo bagi Republik Indonesia” yang digelar di Aula Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Selasa (18/3/2025).
“Sebagai bagian dari masyarakat Banyumas Raya, kami sangat mendukung pengusulan RM Margono Djoyohadikusumo, yang merupakan kakek dari Presiden RI Prabowo Subianto, sebagai Pahlawan Nasional. Semoga usulan ini segera terealisasi,” ujar Wabup Dimas yang hadir mewakili Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Dimas turut serta dalam deklarasi dan penandatanganan komitmen bersama yang menyatakan dukungan penuh terhadap pengusulan RM Margono Djoyohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional.
Tiga Poin Deklarasi
Deklarasi yang dibacakan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono berisi tiga poin yakni : Pertama, RM Margono Djoyohadikusumo telah memberikan kontribusi yang monumental bagi bangsa Indonesia khususnya dalam membangun pondasi ekonomi melalui pendirian Bank Negara Indonesia (BNI), memajukan Pendidikan serta mendukung perjuangan kemerdekaan.
Kedua, menyatakan bahwa semangat RM Margono Djoyohadikusumo dalam memperjuangkan kemandirian ekonomi, keadilan sosial dan integritas sebagai negarawan telah memenuhi kriteria sebagai seorang Pahlawan Nasional.
Ketiga, berdasarkan bukti Sejarah, kesaksian ahli dan kajian akademis, kami sepakat bahwa jasa-jasa beliau layak diakui sebagai warisan luhur bangsa Indonesia. “Oleh karena itu, kami mendeklarasikan dukungan penuh untuk mengusung RM Margono Djoyohadikusumo sebagai calon penerima gelar Pahlawan Nasional,” kata Sadewo yang ditutup dengan penandatanganan deklarasi dan komitmen dukungan.
Dengan adanya dukungan ini, diharapkan proses pengusulan RM Margono Djoyohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional dapat segera terwujud.(Hr/Prokompim)

The post Pemkab Purbalingga Dukung Usulan RM Margono Djoyohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/pemkab-purbalingga-dukung-usulan-rm-margono-djoyohadikusumo-sebagai-pahlawan-nasional/feed/ 0