UMKM Archives - Pemerintah Kabupaten Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/category/berita/umkm/ Purbalingga Baru Fri, 23 Jan 2026 11:28:33 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.5 https://www.purbalinggakab.go.id/wp-content/uploads/2017/02/cropped-logo_pbg-32x32.png UMKM Archives - Pemerintah Kabupaten Purbalingga https://www.purbalinggakab.go.id/category/berita/umkm/ 32 32 KDMP Kalimanah Wetan Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Rakyat https://www.purbalinggakab.go.id/kdmp-kalimanah-wetan-disiapkan-jadi-pusat-ekonomi-rakyat/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kdmp-kalimanah-wetan-disiapkan-jadi-pusat-ekonomi-rakyat&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kdmp-kalimanah-wetan-disiapkan-jadi-pusat-ekonomi-rakyat https://www.purbalinggakab.go.id/kdmp-kalimanah-wetan-disiapkan-jadi-pusat-ekonomi-rakyat/#respond Fri, 23 Jan 2026 11:28:06 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36938 PURBALINGGA INFO – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Kalimanah Wetan, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, dipersiapkan sebagai pusat penggerak ekonomi rakyat berbasis desa yang akan menampung hasil produksi masyarakat dan memperkuat distribusi pangan. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat meninjau KDMP Kalimanah Wetan, Jumat (23/1/26). Menko Pangan mengapresiasi percepatan pembangunan KDMP […]

The post KDMP Kalimanah Wetan Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Rakyat appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Kalimanah Wetan, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, dipersiapkan sebagai pusat penggerak ekonomi rakyat berbasis desa yang akan menampung hasil produksi masyarakat dan memperkuat distribusi pangan. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat meninjau KDMP Kalimanah Wetan, Jumat (23/1/26).

Menko Pangan mengapresiasi percepatan pembangunan KDMP Kalimanah Wetan yang dinilainya melampaui perkiraan, terutama berkat dukungan penuh TNI. Percepatan tersebut dinilai krusial agar koperasi segera beroperasi dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.

“Di luar perkiraan saya, progresnya sangat cepat. Saya memberikan penghargaan yang tinggi kepada TNI dan pemerintah daerah. Terima kasih Wakil Panglima TNI, Pangdam, Danrem, Dandim, dan Bupati,” ujarnya.

Zulkifli Hasan menyebut KDMP sebagai pusat layanan terpadu desa yang menampung dan menyalurkan hasil ekonomi rakyat. Koperasi ini akan terintegrasi dengan program SPPG yang kini menjangkau hampir 60 juta penerima manfaat dan ditargetkan meningkat menjadi 82,9 juta sebelum Desember. “Kebutuhan pangan seperti telur, ayam, buah, dan sayur akan dipenuhi melalui Kopdes, lewat kerja sama dengan pelaku usaha desa,” katanya.

Ia menambahkan, KDMP akan dikembangkan menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok dan sarana produksi masyarakat. Layanan yang direncanakan mencakup toko sembako, agen gas elpiji, agen pupuk, hingga fasilitas klinik. Untuk memperkuat rantai pasok dan menjaga kualitas produk, koperasi juga akan dilengkapi cold storage dan satu unit truk. “Saya ditugaskan Presiden memastikan Kopdes ini berjalan dengan baik,” tegasnya.

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyampaikan bahwa kehadiran KDMP Kalimanah Wetan menjadi langkah penting yang menunjukkan kolaborasi lintas sektor mampu mempercepat manfaat pembangunan desa. Ia menilai koperasi ini akan membuka peluang usaha baru, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat daya beli dan kemandirian ekonomi warga.

“Kami mengapresiasi dukungan TNI, baik dari Kodam, Korem, maupun Kodim, sehingga program ini bisa berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dandim 0702/Purbalingga Letkol Untung Iswahyudi menjelaskan bahwa TNI dilibatkan untuk memastikan proyek berjalan cepat sekaligus berdampak sosial. Ia menyebut dari target 144 titik koperasi yang dibebankan, saat ini telah terbangun 111 titik di Purbalingga. Ke depan, koperasi ditargetkan beroperasi mulai Maret.

“Dalam proses pembangunan kita melibatkan 100 persen masyarakat lokal, baik tenaga kerja maupun materialnya, sehingga bisa memberikan manfaat penyediaan lapangan pekerjaan dan permintaan material dari wilayah setempat,” katanya.

Letkol Untung juga menyampaikan bahwa jumlah koperasi akan disesuaikan dengan jumlah desa di Purbalingga yang mencapai 239 desa, sehingga jangkauan manfaat dapat merata. Dengan model koperasi yang menampung produksi lokal, mendukung distribusi pangan, serta menyediakan layanan kebutuhan pokok dan sarana usaha, KDMP diharapkan menjadi tulang punggung gerakan ekonomi rakyat, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan. (dhs/Kominfo)

The post KDMP Kalimanah Wetan Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Rakyat appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/kdmp-kalimanah-wetan-disiapkan-jadi-pusat-ekonomi-rakyat/feed/ 0
Bupati Fahmi Serahkan Hibah Mesin dan Peralatan Produksi kepada 371 Pelaku IKM https://www.purbalinggakab.go.id/bupati-fahmi-serahkan-hibah-mesin-dan-peralatan-produksi-kepada-371-pelaku-ikm/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=bupati-fahmi-serahkan-hibah-mesin-dan-peralatan-produksi-kepada-371-pelaku-ikm&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=bupati-fahmi-serahkan-hibah-mesin-dan-peralatan-produksi-kepada-371-pelaku-ikm https://www.purbalinggakab.go.id/bupati-fahmi-serahkan-hibah-mesin-dan-peralatan-produksi-kepada-371-pelaku-ikm/#respond Tue, 30 Dec 2025 05:47:16 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36796 PURBALINGGA INFO – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyerahkan Bantuan Hibah Mesin dan Peralatan Produksi kepada 371 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang tergabung dalam 19 kelompok IKM di Kabupaten Purbalingga. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif di Pendopo Dipokusumo, Selasa (30/12/25). Bupati Fahmi menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan sarana penunjang […]

The post Bupati Fahmi Serahkan Hibah Mesin dan Peralatan Produksi kepada 371 Pelaku IKM appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyerahkan Bantuan Hibah Mesin dan Peralatan Produksi kepada 371 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang tergabung dalam 19 kelompok IKM di Kabupaten Purbalingga. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif di Pendopo Dipokusumo, Selasa (30/12/25).

Bupati Fahmi menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan sarana penunjang yang memang dibutuhkan pelaku usaha untuk mendukung kelancaran kegiatan produksi. Bantuan tersebut meliputi berbagai alat produksi, alat usaha, hingga mesin-mesin yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas IKM.

“Harapannya bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas dan kelancaran usaha, sehingga berdampak pada peningkatan omzet pendapatan serta kesejahteraan pelaku IKM di Kabupaten Purbalingga,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar bantuan yang diterima dijaga dan dimanfaatkan secara optimal sehingga memberikan dampak nyata terhadap usaha, baik dari sisi peningkatan produktivitas maupun pendapatan, sekaligus turut mendorong pertumbuhan perekonomian Kabupaten Purbalingga.

Bupati Fahmi menjelaskan bahwa masih banyak pelaku IKM yang belum memiliki sarana dan prasarana produksi yang memadai. Oleh karena itu, pemerintah daerah memberikan peralatan produksi agar pelaku usaha dapat memenuhi standar, meningkatkan kualitas, serta menambah kuantitas hasil produksi.

“Saya meyakini terjaganya eksistensi dan meningkatnya produktivitas IKM akan berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga pun berkomitmen untuk terus mendorong penguatan kapasitas dan daya saing IKM melalui berbagai program, mulai dari pelatihan, pendampingan, fasilitasi pasar, hingga pemberian hibah mesin dan peralatan produksi seperti yang dilaksanakan saat ini. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga perbankan, untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergi demi mencapai tujuan bersama.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Purbalingga, Agung Widiarto, menyampaikan bahwa sasaran bantuan adalah kelompok IKM yang bergerak di bidang industri gula kelapa, kopi, olahan makanan dan minuman, serta kerajinan. Bantuan peralatan produksi tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Purbalingga Tahun Anggaran 2025 dengan total alokasi anggaran sebesar Rp156.420.000.

Jenis peralatan yang disalurkan antara lain mesin roasting kopi, kontainer box, pongkor, ayakan gula, wajan besi, continuous sealer, mesin penggiling kedelai, perajang sriping, mesin las dan gerinda, kompor gas dua tungku, oven gas, dandang, blender, timbangan digital, loyang roti, kompor turbo, kompor panggang, wajan stainless, panci besar, oven biasa, serta berbagai peralatan produksi lainnya.

Salah satu penerima bantuan, Adi Suseno dari Kelompok Tani Igir Kele Desa Danasari yang menerima mesin roasting kopi, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. “Saya sangat berterima kasih sekali kepada Mas Bupati yang telah memberikan mesin roasting kopi ini. Alhamdulillah bahan baku kopi di Danasari cukup melimpah, sehingga bantuan ini sangat bermanfaat. Harapannya petani-petani kopi di sana bisa lebih maju dan berkembang,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Taryati dari KUBE Loro Limo Desa Makam yang menerima bantuan kompor gas dua tungku untuk usaha pembuatan jajanan pasar. Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu kegiatan usahanya. “Terima kasih kepada Mas Bupati yang telah memberikan peralatan ini. Semoga bermanfaat bagi kami. Terima kasih luar biasa,” ujarnya. (dhs/Kominfo)

The post Bupati Fahmi Serahkan Hibah Mesin dan Peralatan Produksi kepada 371 Pelaku IKM appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/bupati-fahmi-serahkan-hibah-mesin-dan-peralatan-produksi-kepada-371-pelaku-ikm/feed/ 0
Wisata Taman Cempulutan Resmi Dibuka, Sajikan Rekreasi Alam Terpadu di Desa Kramat https://www.purbalinggakab.go.id/wisata-taman-cempulutan-resmi-dibuka-sajikan-rekreasi-alam-terpadu-di-desa-kramat/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=wisata-taman-cempulutan-resmi-dibuka-sajikan-rekreasi-alam-terpadu-di-desa-kramat&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=wisata-taman-cempulutan-resmi-dibuka-sajikan-rekreasi-alam-terpadu-di-desa-kramat https://www.purbalinggakab.go.id/wisata-taman-cempulutan-resmi-dibuka-sajikan-rekreasi-alam-terpadu-di-desa-kramat/#respond Tue, 23 Dec 2025 09:38:34 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36730 PURBALINGGA INFO – Objek Wisata Taman Cempulutan yang berlokasi di Desa Kramat, Kecamatan Karangmoncol, resmi dibuka dan siap menjadi destinasi rekreasi berbasis alam di Kabupaten Purbalingga, Selasa (23/12/25). Kehadiran objek wisata yang dikelola oleh BUMDes Krida Mukti Desa Kramat ini diharapkan mampu menjadi magnet wisata baru sekaligus penggerak ekonomi masyarakat desa. Direktur BUMDes Krida Mukti, […]

The post Wisata Taman Cempulutan Resmi Dibuka, Sajikan Rekreasi Alam Terpadu di Desa Kramat appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Objek Wisata Taman Cempulutan yang berlokasi di Desa Kramat, Kecamatan Karangmoncol, resmi dibuka dan siap menjadi destinasi rekreasi berbasis alam di Kabupaten Purbalingga, Selasa (23/12/25). Kehadiran objek wisata yang dikelola oleh BUMDes Krida Mukti Desa Kramat ini diharapkan mampu menjadi magnet wisata baru sekaligus penggerak ekonomi masyarakat desa.

Direktur BUMDes Krida Mukti, Musodik, menyampaikan bahwa Taman Cempulutan menawarkan beragam fasilitas yang dapat dinikmati pengunjung dari berbagai kalangan. Di kawasan ini tersedia kolam renang anak, taman bermain yang luas, gazebo, musala, aula pertemuan, hingga area camping ground. “Jadi di sini ada tempat camping. Kalau masyarakat ingin mengadakan acara atau pertemuan, kami juga menyediakan aula,” ujarnya.

Kolam renang di Taman Cempulutan menjadi salah satu daya tarik utama karena menggunakan sumber air alami dari Sungai Singa yang mengalir di wilayah Desa Kramat. Air yang segar dan alami tersebut memberikan pengalaman berenang yang berbeda bagi pengunjung. Untuk menikmati seluruh fasilitas yang ada, pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp5.000 tanpa dikenakan biaya tambahan lainnya. “Dengan tiket lima ribu rupiah, pengunjung sudah bisa menikmati semua fasilitas yang tersedia,” kata Musodik.

Sementara itu, untuk aktivitas berkemah di camping ground dikenakan biaya tersendiri karena pihak pengelola menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk penyediaan tenda. Musodik berharap keberadaan Taman Cempulutan dapat memberikan dampak positif bagi desa.

“Harapannya, Taman Cempulutan ini bisa menjadi sumber pemasukan bagi BUMDes dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa biaya pembangunan wisata ini bersumber dari penyertaan modal desa sebagai bentuk dukungan pemerintah desa terhadap pengembangan potensi lokal.

Selain menikmati suasana alam, pengunjung juga dapat mencicipi Kopi Sigotak, kopi robusta khas Desa Kramat yang menjadi produk unggulan desa. Kopi Sigotak dikenal memiliki aroma yang tajam dan cita rasa yang kuat, dengan kandungan antioksidan yang tinggi. Kopi ini menjadi pelengkap pengalaman wisata di Taman Cempulutan.

Kepala Desa Kramat, Jarwani, menyampaikan bahwa pengembangan Wisata Taman Cempulutan merupakan wujud komitmen pemerintah desa bersama BUMDes Krida Mukti dan seluruh elemen masyarakat dalam menggali serta mengembangkan potensi desa, khususnya di sektor pariwisata berbasis alam dan konservasi.

“Kami berharap setelah diluncurkannya Taman Cempulutan ini, kawasan wisata ini dapat menjadi jembatan lahirnya wahana-wahana lain yang mendukung berkembangnya wisata konservasi Sigotak Desa Kramat atau Siregol Argo Buthak,” tuturnya.

Menurut Jarwani, kehadiran Taman Cempulutan tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, tetapi juga diharapkan menjadi sarana edukasi pelestarian lingkungan serta penggerak ekonomi masyarakat. Kawasan ini juga memiliki keunggulan karena terhubung dengan berbagai potensi wisata alam lain di sekitarnya, seperti Bukit Siregol yang terletak di antara Desa Sirau dan Desa Kramat. Bukit Siregol dikenal sebagai destinasi favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama alam yang masih asri, lengkap dengan aliran sungai kecil dan sejumlah curug yang menambah keindahan kawasan tersebut.

Dengan konsep wisata yang saling terhubung, pengunjung Taman Cempulutan dapat melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi alam di sekitarnya, mulai dari wisata konservasi alam, wisata petualangan, hingga menikmati lanskap perbukitan dan air terjun yang masih alami. Konsep ini diharapkan mampu mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama dan menjelajahi potensi wisata Desa Kramat secara menyeluruh.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Purbalingga, Sumarsono, mengapresiasi tumbuhnya destinasi wisata baru di daerah tersebut. Ia menekankan pentingnya pemenuhan standar keselamatan, terutama karena adanya wahana kolam renang. “Kolam renang merupakan wahana yang memiliki risiko tinggi, sehingga perlu disiapkan standar keselamatan seperti lifeguard, pelampung, dan petugas yang selalu siaga,” ujarnya.

Selain aspek keselamatan, Sumarsono juga mendorong pengelola untuk menerapkan nilai-nilai Sapta Pesona guna meningkatkan kenyamanan wisatawan. Ia menilai keramahan petugas, mulai dari juru parkir hingga petugas tiket, menjadi kunci dalam memberikan kesan positif bagi pengunjung. Ke depan, ia juga menyarankan adanya inovasi dan penataan stan UMKM agar kawasan wisata tetap rapi seiring meningkatnya jumlah kunjungan.

Dengan keindahan alam, fasilitas yang lengkap, serta keterkaitan dengan berbagai destinasi wisata di sekitarnya, Wisata Taman Cempulutan diharapkan menjadi pilihan baru bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan bernuansa alam, edukatif, dan ramah keluarga di Kabupaten Purbalingga. (dhs/Kominfo)

The post Wisata Taman Cempulutan Resmi Dibuka, Sajikan Rekreasi Alam Terpadu di Desa Kramat appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/wisata-taman-cempulutan-resmi-dibuka-sajikan-rekreasi-alam-terpadu-di-desa-kramat/feed/ 0
Sega Rejeng, Kuliner Khas Karangjengkol Diperkenalkan di Creative Fusion Festival 2025 https://www.purbalinggakab.go.id/sega-rejeng-kuliner-khas-karangjengkol-diperkenalkan-di-creative-fusion-festival-2025/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=sega-rejeng-kuliner-khas-karangjengkol-diperkenalkan-di-creative-fusion-festival-2025&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=sega-rejeng-kuliner-khas-karangjengkol-diperkenalkan-di-creative-fusion-festival-2025 https://www.purbalinggakab.go.id/sega-rejeng-kuliner-khas-karangjengkol-diperkenalkan-di-creative-fusion-festival-2025/#respond Wed, 10 Dec 2025 09:50:39 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=36561 PURBALINGGA INFO – Kuliner khas Desa Karangjengkol, Sega Rejeng, resmi diperkenalkan sebagai bagian dari kekayaan kuliner lokal Purbalingga dalam rangkaian Creative Fusion Festival 2025 di GOR Indoor Sasana Krida Perwira, Rabu (10/12/25). Hidangan ini mencuri perhatian pengunjung berkat cita rasanya yang unik dan penggunaan bahan-bahan lokal yang autentik. Sukirman, warga Desa Karangjengkol, menjelaskan bahwa Sega […]

The post Sega Rejeng, Kuliner Khas Karangjengkol Diperkenalkan di Creative Fusion Festival 2025 appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Kuliner khas Desa Karangjengkol, Sega Rejeng, resmi diperkenalkan sebagai bagian dari kekayaan kuliner lokal Purbalingga dalam rangkaian Creative Fusion Festival 2025 di GOR Indoor Sasana Krida Perwira, Rabu (10/12/25). Hidangan ini mencuri perhatian pengunjung berkat cita rasanya yang unik dan penggunaan bahan-bahan lokal yang autentik.

Sukirman, warga Desa Karangjengkol, menjelaskan bahwa Sega Rejeng merupakan nasi yang disajikan bersama sayuran khas daun rejeng, tanaman endemik dataran tinggi Karangjengkol yang termasuk keluarga bawang-bawangan.

“Semua dari pangan lokal, bahan baku lokal. Antara lain nasi jagung dan nasi beras merah. Renjeng itu sendiri sayuran endemik dari dataran tinggi Karangjengkol, dan bisa diolah dari umbi sampai daunnya,” jelasnya.

Sayuran lain seperti pakis juga turut melengkapi hidangan Sega Rejeng, ditambah aneka lauk mulai dari tahu-tempe goreng, ayam, telur, hingga ikan asin. Ia menambahkan bahwa Sega Rejeng merupakan wujud kreativitas untuk mengangkat potensi lokal menjadi sajian yang bernilai.

Kepala Desa Karangjengkol, Sutirah, menyampaikan dukungan penuh dari pemerintah desa terhadap hadirnya kuliner khas tersebut. “Pemdes Karangjengkol mensupport dengan adanya Sega Rejeng ini. Mudah-mudahan nanti akan makin populer dan bisa menambah income warga,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Koperasi dan UKM. Sekretaris Dinkop UKM Kabupaten Purbalingga, Adi Purwanto, menilai Sega Rejeng memiliki karakter yang sangat khas.

“Sega Rejeng ini menurut kami sangat unik dan punya ciri khas yang kuat. Kuliner seperti ini hanya ada di Purbalingga dan sebelumnya belum pernah benar-benar diperkenalkan. Ini sesuatu yang luar biasa, karena hanya ditemui di Karangjengkol,” ungkapnya. Ia juga mengajak seluruh pihak ikut mendukung produk lokal agar semakin dikenal dan berdaya saing.

Adi Purwanto menambahkan bahwa Creative Fusion Festival 2025 berlangsung selama dua hari, 10–11 Desember 2025, dengan menghadirkan beragam aktivitas seperti UMKM Corner & Go Online, fashion show, zona kreasi, seminar, workshop kreatif, business matching, art exhibition, hingga live music.

“Festival ini menggabungkan seluruh unsur yang ada di Purbalingga, kearifan lokal, ekonomi kreatif, UMKM, dan pariwisata. Kita meleburkan diri, bergerak bersama untuk membangun Purbalingga,” ujarnya. Ia berharap kolaborasi ini dapat terus menguat dan memberikan dampak nyata bagi kemakmuran masyarakat. (dhs/Kominfo)

The post Sega Rejeng, Kuliner Khas Karangjengkol Diperkenalkan di Creative Fusion Festival 2025 appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/sega-rejeng-kuliner-khas-karangjengkol-diperkenalkan-di-creative-fusion-festival-2025/feed/ 0
Dinperindag Purbalingga Gandeng UPI Dampingi UMKM Redesain Kemasan Produk https://www.purbalinggakab.go.id/dinperindag-purbalingga-gandeng-upi-dampingi-umkm-redesain-kemasan-produk/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=dinperindag-purbalingga-gandeng-upi-dampingi-umkm-redesain-kemasan-produk&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=dinperindag-purbalingga-gandeng-upi-dampingi-umkm-redesain-kemasan-produk https://www.purbalinggakab.go.id/dinperindag-purbalingga-gandeng-upi-dampingi-umkm-redesain-kemasan-produk/#respond Thu, 09 Oct 2025 07:31:54 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=35035 PURBALINGGA INFO – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Purbalingga bekerja sama dengan Balai Pelatihan SDM Metrologi, Mutu dan Jasa Perdagangan (BPMJP) Kementerian Perdagangan RI serta Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar kegiatan pendampingan Redesain Kemasan Produk UMKM Kabupaten Purbalingga. Kegiatan berlangsung di Aula UPTD Pengembangan Industri Logam (Pilog), Kamis (9/10/2025). Kepala Dinperindag Purbalingga, Johan Arifin, […]

The post Dinperindag Purbalingga Gandeng UPI Dampingi UMKM Redesain Kemasan Produk appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Purbalingga bekerja sama dengan Balai Pelatihan SDM Metrologi, Mutu dan Jasa Perdagangan (BPMJP) Kementerian Perdagangan RI serta Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar kegiatan pendampingan Redesain Kemasan Produk UMKM Kabupaten Purbalingga. Kegiatan berlangsung di Aula UPTD Pengembangan Industri Logam (Pilog), Kamis (9/10/2025).

Kepala Dinperindag Purbalingga, Johan Arifin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Pelatihan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) bagi UMKM yang sebelumnya telah dilaksanakan. “Dari Universitas Pendidikan Indonesia hadir tenaga-tenaga ahli di bidang kemasan yang akan memberikan bimbingan secara personal kepada pelaku UMKM untuk mendesain produk mereka,” ujar Johan.

Ia menambahkan, sebanyak 25 pelaku UMKM mengikuti pendampingan tersebut. Mereka dipilih berdasarkan keseriusan dalam mengembangkan usaha, seperti telah memiliki izin PIRT, sertifikat halal, dan komitmen untuk mengelola produknya secara profesional.

“Harapannya, setelah kegiatan ini, branding dan kemasan produk mereka menjadi lebih baik sehingga dapat meningkatkan omset. Dengan kemasan dan branding yang menarik, tentu minat konsumen akan meningkat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Gugus Kendali Mutu Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) UPI, Nanang Ganda Prawira, menyampaikan bahwa pendampingan akan dilakukan oleh dosen dan mahasiswa DKV UPI sepanjang satu semester.

“Kami datang hari ini untuk memulai pendampingan. Selanjutnya, konsultasi desain akan berlanjut secara hybrid, baik melalui pertemuan langsung maupun daring, tergantung kesepakatan antara pelaku usaha dan mahasiswa kami,” tuturnya.

Nanang menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan digital dalam dunia usaha. “Pada era digitalisasi seperti sekarang, pelaku usaha perlu mempelajari pengetahuan kontemporer dan beradaptasi dengan teknologi yang ada,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan metode project-based learning di kampus, di mana mahasiswa belajar melalui proyek nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. “Mahasiswa kami tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga turun langsung ke lapangan, berhadapan dengan klien, dan merasakan bagaimana hasil karyanya bermanfaat bagi masyarakat. Laboratorium sesungguhnya itu ada di masyarakat, bukan di ruang kelas,” ungkap Nanang.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem industri kreatif di daerah. “Kami memproduksi calon-calon desainer, dan banyak alumni kami yang sudah memiliki perusahaan sendiri. Karena itu, kolaborasi seperti ini penting untuk terus dikembangkan secara sinergis,” jelasnya. (dhs/Kominfo)

The post Dinperindag Purbalingga Gandeng UPI Dampingi UMKM Redesain Kemasan Produk appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/dinperindag-purbalingga-gandeng-upi-dampingi-umkm-redesain-kemasan-produk/feed/ 0
UMKM Purbalingga Dibekali Pelatihan BDKT untuk Tingkatkan Kepercayaan Konsumen https://www.purbalinggakab.go.id/umkm-purbalingga-dibekali-pelatihan-bdkt-untuk-tingkatkan-kepercayaan-konsumen/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=umkm-purbalingga-dibekali-pelatihan-bdkt-untuk-tingkatkan-kepercayaan-konsumen&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=umkm-purbalingga-dibekali-pelatihan-bdkt-untuk-tingkatkan-kepercayaan-konsumen https://www.purbalinggakab.go.id/umkm-purbalingga-dibekali-pelatihan-bdkt-untuk-tingkatkan-kepercayaan-konsumen/#respond Wed, 10 Sep 2025 08:03:13 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=34730 PURBALINGGA INFO – Dinperindag Kabupaten Purbalingga menandatangani MoU dengan Kementerian Perdagangan terkait peningkatan daya saing SDM, UMKM, dan ekspor. Pada kesempatan yang sama, juga digelar Pelatihan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) bagi UMKM serta pengukuhan pengurus Asosiasi Pengrajin Knalpot Purbalingga (APIK Bangga Perwira). Kegiatan berlangsung di Operation Room Graha Adiguna, Komplek Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Rabu […]

The post UMKM Purbalingga Dibekali Pelatihan BDKT untuk Tingkatkan Kepercayaan Konsumen appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Dinperindag Kabupaten Purbalingga menandatangani MoU dengan Kementerian Perdagangan terkait peningkatan daya saing SDM, UMKM, dan ekspor. Pada kesempatan yang sama, juga digelar Pelatihan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) bagi UMKM serta pengukuhan pengurus Asosiasi Pengrajin Knalpot Purbalingga (APIK Bangga Perwira). Kegiatan berlangsung di Operation Room Graha Adiguna, Komplek Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Rabu (10/9/25).

Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan RI, Sugih Rahmansyah, menegaskan pentingnya pemahaman terhadap BDKT sebagai instrumen perlindungan konsumen dan tertib niaga.

“Kalau kita membeli di pasar tradisional, mudah diketahui berapa beratnya. Tetapi kalau dalam kemasan, kita hanya bisa percaya pada label. Karena itu, barang yang dijual harus sesuai kuantitas dan kualitasnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, kepatuhan pelaku usaha terhadap ketentuan BDKT masih rendah, padahal hal tersebut sangat menentukan kepercayaan publik. Kondisi ini semakin penting di tengah tren belanja online yang kian meningkat. “Di era digital, banyak orang berbelanja lewat e-commerce tanpa bisa memeriksa barang secara langsung. Karena itu, keakuratan informasi pada label, mulai dari isi bersih hingga beratnya, menjadi dasar utama kepercayaan konsumen,” tambahnya.

Menurut Sugih, pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini tidak hanya membahas aspek teknis pengemasan dan pencantuman label, tetapi juga menanamkan nilai kejujuran dalam berdagang. “Kami ingin mendidik UMKM agar setiap produk yang dijual benar-benar sesuai takaran. Dengan begitu, kepercayaan konsumen terhadap produk Purbalingga bisa semakin kuat,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, yang hadir bersama Wakil Bupati Dimas Prasetyahani, menegaskan bahwa upaya peningkatan daya saing UMKM harus dilakukan melalui kerja sama berbagai pihak. Menurutnya, pemerintah daerah hanya berperan sebagai fasilitator.

“Pemerintah tidak bisa mengimplementasikan dari hulu ke hilir sendiri. Yang melakukan usaha adalah Bapak-Ibu semua. Tugas kami membuka jalan, mendampingi, dan memfasilitasi,” kata Fahmi.

Ia juga melihat besarnya potensi produk unggulan Purbalingga, termasuk ekspor gula kelapa yang kian diminati pasar luar negeri. Selain itu, masih banyak komoditas lain yang bisa dikembangkan. “Negara-negara maju semakin memperhatikan kesehatan dan bahan baku alami. Ini peluang yang harus kita optimalkan,” tambahnya.

Kepala Dinperindag Purbalingga, Johan Arifin, dalam laporannya menyebutkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari kerja sama dengan Kementerian Perdagangan untuk mendorong UMKM naik kelas. “Kami juga sedang menjajaki kerja sama dengan Akademi Perindustrian Yogyakarta dan Yayasan Dana Bakti Astra agar IKM Purbalingga bisa link and match dengan industri menengah dan besar,” jelasnya.

Selain penguatan daya saing UMKM, Johan menegaskan komitmen daerah dalam perlindungan konsumen melalui pelayanan metrologi legal. “Empat tahun berturut-turut sejak 2021, Purbalingga ditetapkan sebagai daerah tertib ukur. Saat ini 17 dari 21 pasar yang dikelola Pemkab juga sudah menjadi pasar tertib ukur,” katanya. (dhs/Kominfo)

The post UMKM Purbalingga Dibekali Pelatihan BDKT untuk Tingkatkan Kepercayaan Konsumen appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/umkm-purbalingga-dibekali-pelatihan-bdkt-untuk-tingkatkan-kepercayaan-konsumen/feed/ 0
Kompetisi Produk Unggulan, Upaya Purbalingga Hadirkan Ikon Oleh-oleh Khas Daerah https://www.purbalinggakab.go.id/kompetisi-produk-unggulan-upaya-purbalingga-hadirkan-ikon-oleh-oleh-khas-daerah/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kompetisi-produk-unggulan-upaya-purbalingga-hadirkan-ikon-oleh-oleh-khas-daerah&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kompetisi-produk-unggulan-upaya-purbalingga-hadirkan-ikon-oleh-oleh-khas-daerah https://www.purbalinggakab.go.id/kompetisi-produk-unggulan-upaya-purbalingga-hadirkan-ikon-oleh-oleh-khas-daerah/#respond Tue, 26 Aug 2025 08:41:55 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=34677 PURBALINGGA INFO – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelar Final Kompetisi Produk Unggulan Daerah (KPUD) Tahun 2025 di Pendopo Dipokusumo, Selasa (26/8/2025). Ajang ini merupakan inisiatif yang digagas oleh Anggota DPR RI Rofik Hananto bersama Pemerintah Kabupaten Purbalingga, sebagai upaya untuk mencari sekaligus membina produk kuliner olahan yang berpotensi menjadi ikon oleh-oleh khas Purbalingga. Kepala Bagian Perekonomian […]

The post Kompetisi Produk Unggulan, Upaya Purbalingga Hadirkan Ikon Oleh-oleh Khas Daerah appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelar Final Kompetisi Produk Unggulan Daerah (KPUD) Tahun 2025 di Pendopo Dipokusumo, Selasa (26/8/2025). Ajang ini merupakan inisiatif yang digagas oleh Anggota DPR RI Rofik Hananto bersama Pemerintah Kabupaten Purbalingga, sebagai upaya untuk mencari sekaligus membina produk kuliner olahan yang berpotensi menjadi ikon oleh-oleh khas Purbalingga.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Purbalingga, Gunanto Eko Saputro atau akrab disapa Igun, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kompetisi perdana yang digelar di Purbalingga.

“Selama ini Purbalingga masih jarang memiliki kuliner olahan khas. Wisatawan sering kesulitan mencari oleh-oleh. Melalui KPUD ini, kita mencari dan mengkompetisikan produk unggulan daerah untuk bisa menjadi identitas oleh-oleh Purbalingga,” katanya.

Igun menambahkan, KPUD terbagi dalam dua kategori. Pertama, Inovatif Award, yaitu penghargaan bagi penggagas ide produk olahan terbaik yang ditujukan untuk UMKM pemula atau masyarakat yang belum memiliki usaha. “Finalis Inovatif Award dikurasi mulai dari tingkat kecamatan, dari 18 kecamatan masing-masing mengirimkan tiga produk terbaik,” jelasnya.

Kategori kedua yakni Brand Award, penghargaan bagi UMKM yang telah eksis dengan brand kuliner oleh-oleh mereka. “Hari ini ada 22 finalis yang bersaing dalam Brand Award. Kedua kategori ini pada akhirnya bertujuan sama, yakni melahirkan oleh-oleh khas Purbalingga,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa Pemkab Purbalingga akan memfasilitasi hasil kompetisi ini melalui toko oleh-oleh khas yang bekerjasama dengan OWABONG. “Pemenang maupun peserta finalis berkesempatan dipasarkan di toko oleh-oleh khas Purbalingga,” ujarnya.

Ketua Dekranasda Purbalingga, Syahzani Fahmi M. Hanif, menekankan bahwa KPUD bukan sekadar lomba, melainkan upaya berkelanjutan dalam membina pelaku UMKM. “Dari kompetisi ini akan ada penghargaan sekaligus pembinaan langsung dari perangkat daerah terkait. Harapannya, UMKM potensial ini bisa terus didampingi, baik dari sisi pemasaran, digitalisasi, maupun penempatan produk di pusat oleh-oleh,” ungkapnya.

Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta. “Menjadi finalis saja sudah merupakan pencapaian luar biasa. Saya ucapkan selamat kepada para finalis dan semoga siapapun yang menjadi juara tetap konsisten berkarya dan berinovasi,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan untuk mendorong kemajuan produk lokal. “Kompetisi ini diharapkan memotivasi UMKM dan IKM agar produk mereka tidak hanya dipasarkan di lokal, tapi juga mampu menembus pasar nasional hingga internasional. Mari kita jadikan KPUD sebagai momentum nyata dalam mewujudkan Purbalingga yang lebih berdaya saing, kreatif, dan sejahtera,” tambahnya.

Dalam KPUD 2025, produk yang dilombakan meliputi makanan ringan kering, makanan basah dengan daya simpan tertentu, produk frozen baik camilan maupun lauk olahan, serta minuman. Penilaian dilakukan berdasarkan cita rasa, kemasan, dan penggunaan bahan baku.

Final KPUD 2025 menetapkan para juara dari dua kategori yang dilombakan. Untuk Kategori Inovatif Award, Juara 1 diraih oleh Muldiasih dari Kecamatan Kutasari dengan produk Keripik Kulit Pisang. Juara 2 diraih oleh Astuti dari Kecamatan Pengadegan dengan produk Permen Pisang, sementara Juara 3 dimenangkan oleh Suwitno dari Kecamatan Mrebet dengan produk Onde-onde Mini.

Sedangkan pada Kategori Perwira Brand Award, Juara 1 berhasil diraih oleh Bunga Palm milik Aris Yunantoro, Juara 2 diraih oleh Elfath milik Asep Hidayat, dan Juara 3 dimenangkan oleh Nanas.Q milik Ngudiono. (dhs/Kominfo)

The post Kompetisi Produk Unggulan, Upaya Purbalingga Hadirkan Ikon Oleh-oleh Khas Daerah appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/kompetisi-produk-unggulan-upaya-purbalingga-hadirkan-ikon-oleh-oleh-khas-daerah/feed/ 0
Slamet Trail Run 2025, Sport Tourism Bertaraf Internasional di Puncak Tertinggi Jawa Tengah https://www.purbalinggakab.go.id/slamet-trail-run-2025-sport-tourism-bertaraf-internasional-di-puncak-tertinggi-jawa-tengah/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=slamet-trail-run-2025-sport-tourism-bertaraf-internasional-di-puncak-tertinggi-jawa-tengah&utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=slamet-trail-run-2025-sport-tourism-bertaraf-internasional-di-puncak-tertinggi-jawa-tengah https://www.purbalinggakab.go.id/slamet-trail-run-2025-sport-tourism-bertaraf-internasional-di-puncak-tertinggi-jawa-tengah/#respond Fri, 22 Aug 2025 07:47:35 +0000 https://www.purbalinggakab.go.id/?p=34643 PURBALINGGA INFO – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Purbalingga akan menggelar event sport tourism Slamet Trail Run 2025 pada 19 Oktober 2025 mendatang. Hal tersebut disampaikan Alex Fajar dari Unicones, selaku Race Organizer, saat Rapat Koordinasi yang berlangsung di objek wisata D’Las Serang, Jumat (22/8/25). Menurut Alex, Slamet Trail Run 2025 merupakan ajang […]

The post Slamet Trail Run 2025, Sport Tourism Bertaraf Internasional di Puncak Tertinggi Jawa Tengah appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
PURBALINGGA INFO – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Purbalingga akan menggelar event sport tourism Slamet Trail Run 2025 pada 19 Oktober 2025 mendatang. Hal tersebut disampaikan Alex Fajar dari Unicones, selaku Race Organizer, saat Rapat Koordinasi yang berlangsung di objek wisata D’Las Serang, Jumat (22/8/25).

Menurut Alex, Slamet Trail Run 2025 merupakan ajang dengan standar internasional yang menghadirkan pengalaman berbeda dari lomba lari pada umumnya, karena rutenya melintasi jalur pendakian Gunung Slamet.

“Kalau biasanya lomba lari ada di jalan, kali ini rute akan melintasi jalur Gunung Slamet. Gunung Slamet adalah destinasi pendakian favorit sekaligus gunung tertinggi di Jawa Tengah dan kedua di Pulau Jawa, sehingga sangat layak menjadi ikon sport tourism,” ungkapnya.

Ia menambahkan, gelaran ini sekaligus menjadi sarana promosi potensi wisata di sekitar Gunung Slamet, termasuk D’Las dan wilayah penyangganya. “Tujuan utama event ini adalah mendukung sport tourism yang pada akhirnya memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat dan semua pihak yang terlibat,” jelasnya.

Antusiasme peserta disebut sangat tinggi sejak dibukanya periode early bird pada 19 Agustus lalu. Hanya dalam sehari, sebanyak 400 orang langsung mendaftar pada masa early bird ini.

“Target kami 1.200 peserta dengan perkiraan total 4.000 orang hadir, termasuk keluarga hingga wisatawan. Kehadiran mereka tentu akan menggerakkan UMKM, penginapan, hingga pariwisata daerah. Kami juga berharap okupansi kamar penginapan di sekitar D’Las maupun di Purbalingga dapat mencapai 400 kamar,” kata Alex.

Selain lomba lari lintas alam, panitia juga menyiapkan UMKM Expo, pertunjukan kesenian tradisional dan musik, hingga runner camp bagi peserta yang memilih konsep camping. “Kami ingin peserta tidak hanya berlari, tetapi juga merasakan suasana lokal, menikmati kesenian, dan berinteraksi dengan masyarakat. Dengan begitu, branding pariwisata Purbalingga dan Jawa Tengah bisa semakin kuat,” ujarnya.

Slamet Trail Run 2025 juga telah mengantongi standar internasional dari International Trail Running Association (ITRA) dan terdaftar dalam UTMB Index. “Artinya, peserta bisa mengumpulkan poin resmi untuk mengikuti ajang bergengsi dunia UTMB di Prancis. Event ini juga sudah tercantum di website resmi ITRA dan UTMB, sehingga pelari internasional dapat langsung mendaftar,” tegasnya.

Terkait kategori, Slamet Trail Run 2025 menyediakan tiga kelas yaitu 25K, 14K, dan 5K dengan tingkat kesulitan berbeda. Untuk kelas 25K, panitia menetapkan syarat khusus.

“Peserta kategori 25 km wajib memiliki pengalaman minimal lari trail 21 km dengan elevasi 1.500 meter. Gunung Slamet memiliki trek terjal, sehingga safety dan kesehatan peserta sangat kami utamakan. Kami akan menurunkan tim medis untuk memeriksa kondisi pelari sebelum start, agar tidak terjadi insiden di lapangan,” jelasnya.

Dengan konsep kolaborasi olahraga dan pariwisata, Slamet Trail Run 2025 diharapkan menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan. “Harapan kami, acara ini bisa sustain dan menjadi agenda rutin yang setiap tahun diselenggarakan di Purbalingga,” tutupnya. (dhs/Kominfo)

The post Slamet Trail Run 2025, Sport Tourism Bertaraf Internasional di Puncak Tertinggi Jawa Tengah appeared first on Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

]]>
https://www.purbalinggakab.go.id/slamet-trail-run-2025-sport-tourism-bertaraf-internasional-di-puncak-tertinggi-jawa-tengah/feed/ 0