PURBALINGGA, INFO – Sebanyak 232 mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) selesai melaksanakan Kuliah kerja Nyata (KKN) tematik pemberdayaan masyarakat di Purbalingga. Mereka ditempatkan selama 34 hari di 23 desa dalam dua wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Rembang dan Kecamatan Karangmoncol. Penyerahan kembali mahasiswa KKN dilaksanakan oleh Bupati Purbalingga, H. Tasdi, SH, MM kepada Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsoed, Dr. Jarot Santoso, M.Sc di Pendopo Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga, Rabu (21/02/2018).
“KKN merupakan bentuk Pengabdian, Kami mengucapkan terimakasih atas transfer ilmunya mendorong akselerasi pembangunan di wilayah desa pada khususnya, dan di Kabupaten Purbalingga pada umumnya,” kata Bupati.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsoed, Dr. Jarot Santoso, mengatakan dengan adanya KKN, harapnya mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmunya di dunia nyata melalui kemampuan akandemis sesuai bidang ilmunya. “Mereka juga jadi tau keadaan masyarakat sekaligus belajar kepada masyarakat, menemukan solusi bagaimana menyelesaikan masalah yang ada di desa,” ungkapnya.
Pada Kegiatan tersebut juga digelar Gempita Expo Purbalingga 2018 yang menampilkan hasil produk dan kegiatan mahasiswa KKN Unsoed. “Selain menampilkan hasil pengembangan di bidang produk usaha mikro kecil menengah (UMKM), ada juga produk baru yang diciptakan seperti boneka horta di Stand Tamansari, dan sampling pengembangan wisata baru Papua Van Jawa dari Stand Desa Bantarbarang,” ungkap Agung Wicaksono yang merupakan perwakilan mahasiswa Unsoed dari Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Penididikan Bahasa Indonesia. (PI6/PI9)






