PURBALINGGA- Sebagai upaya memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan Negara, aparatur sipil Negara (ASN) diminta melakukan banyak penyesuaian untuk mengantisipasi perubahan jaman. Terjadinya revolusi industri 4.0 membawa perubahan lanskap sosial, politik, ekonomi dan budaya di seluruh dunia. Perkembangan teknologi informasi memang memfasilitasi cara kerja birokrasi namun juga memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut pelayanan yang lebih baik dari ASN.
“Tuntutan masyarakat akan menjadi beban ASN jika tidak diikuti perubahan cara kerja, mau tidak mau ASN harus selalu open mind, terus melakukan inovasi, menyederhanakan proses kerja, dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi, serta berkolaburasi dengan pihak terkait,” kata Plt. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, SE. B.Econ. MM., Kamis (29/11).

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati Purbalingga menyerahkan bantuan bencana alam untuk Donggala/Palu yang merupakan donasi dari aparatur sipil Negara (ASN) Kabupaten Purbalingga sejumlah Rp. 156.123.900.,- dan diserahkan kepada drg. Hanung Wikantono MPPM. selaku Plt. Ketua PMI Purbalingga. Plt. Bupati Dyah H. Pratiwi berharap, bantuan tersebut dapat tersalurkan dengan baik dan bermanfaat untuk para korban bencana Donggala/Palu.
Plt. Bupati Dyah H. Pratiwi didampingi Ketua DPRD Tongat SH. MM. dan Sekretaris Daerah Wahyu Kontardi, SH. juga menyerahkan hadiah lomba dalam rangka HUT Korpri ke 47 tahun 2018 yakni lomba menyanyi kategori pop. Untuk juara 1 yang diraih Susantiningsih dari Kecamatan Karangreja, juara 2 Rani Erawati dari Sekretariat DPRD Kab. Purbalingga, juara 3 Dewi Nurindrayati dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan. Sedangkan kategori dangdut juara 1 diraih Maulidia Putri dari Puskesmas Bobotsari, juara 2 Joko Pranoto dari Kec. Karangmoncol dan juara 3 Yuniarni Ayu Wahyuni dari Puskesmas Kertanegara.
Selain menyerahkan hadiah lomba, diserahkan juga tali asih secara simbolis kepada 43 anggota Korpri yang telah memasuki masa pensiun, dan penyerahan bantuan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) masing – masing sejumlah Rp. 10 juta kepada keluarga Darwin Dalu Monte dan keluarga Wahadi keduanya warga Purbalingga Kidul, dan juga 2 warga Purbalingga Wetan yaitu keluarga Sunaryo dan Sarwono Hadi Priyanto. (t/ humpro2018)





