
Bupati Dyah Hayuning Pratiwi mengapresiasi kegiatan festival kentongan yang benar-benar di tunggu warga Purbalingga. Alun-alun penuh oleh warga masyarakat yang ingin melihat langsung pertunjukkan dari tiap grup, meski panitia sudah menyediakan dua layar lebar di sisi kanan dan kiri panggung.

Usai semua tampil dihadapan panggung kehormatan, seluruh dewan juri yang terdiri dari Sutarko SPd, Sri Pamekas, dan Sutejo berunding untuk menentukan penampil terbaik 1 sampai 6. Panitia mengisi kekosongan panggung sambil menunggu hasil rapat dewan juri dengan memberikan kesempatan bagi seluruh peserta untuk tampil kolosal di panggung.
Salah satu dewan juri Festival Kentongan Sri Pamekas menjelaskan, pada tampilan malam hari ini semuanya nampak tampil maksimal. Dalam tampilan kali ini, semua elemen sudah “tergarap” baik musik, vokal, koreografi, konfigurasi maupun penghayatannya. “Untuk penghayatannya belum semua menggarap penghayatan. Ini yang nanti akan membedakan nilai masing-masing grup. Setiap usai lomba, kami berupaya memberikan evaluasi dengan tujuan ketika ada event lagi sudah ada peningkatan kualitas,” ujar Sri Pamekas.
Secara lengkap hasil penilaian dewan juri untuk juara I grup kentongan Punji Kastala, juara 2 Pring Rogosukma, juara 3 Laskar Sangga Langit. sedangkan untuk harapan 1,2 dan 3 secara urutan diraih grup kentongan Gema Cikalong, Tublos dan Simphony Klawing. (u-humpro)






