PURBALINGGA, DINKOMINFO – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam rangka pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir. Kerjasama BATAN dan Pemkab ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan di Ruang Operation Room Graha Adiguna, Rabu (3/5) yang dilanjutkan dengan Sosialisasi Nuklir untuk Kesejahteraan.

“Dengan potensi SDM yang ada di Purbalingga kita dapat memanfaatkan hasil riset dan ilmu pengetahuan untuk perkembangan Purbalingga,” ungkapnya.
Ruang lingkup kerjasama antara BATAN dan Pemkab Purbalinga yakni di sektor penelitian, pengembangan, dan perekayasaan ilmu pengetahuan. Tidak hanya itu sektor lain yang dijadikan lingkup kerjasama juga mencakup pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, kesehatan dan lingkungan, imbuhnya.
Di sisi lain, Falconi berharap dengan kerjasama yang telah dilakukan dengan Pemkab bisa bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat dimana dapat memanfaatkan bantuan, tenaga ahli ataupun teknisi yang ada. Sehingga kerjasama dapat berjalan dengan baik antar kedua belah pihak dan masyarakat dapat mengenal manfaat nuklir, katanya.
“Jadi kita mengenal nuklir tidak hanya untuk persenjataan atau perang saja melainkan untuk perdamaian juga kesejahteraan masyarakat,” ujar Falconi.

“Ternyata nuklir mampu menjadi solusi atas permasalahan-permasalahan yang timbul di beberapa sektor kehidupan salah satunya sektor pertanian,” kata Hendig.
Bupati Purbalingga, Tasdi menyampaikan dengan adanya MoU antara BATAN dan Pemkab, masyarakat dapat mengenal berbagai manfaat dari tenaga nuklir yang dapat diterapkan di berbagai elemen kehidupan. Dengan hadirnya pakar pendidikan, pertanian, kesehatan, juga pakar lainnya maka diharapkan dapat mengembangkan nuklir di berbagai sektor kehidupan khususnya di Purbalingga, harap Tasdi.
“Seperti halnya pada bidang pertanian, varietas Sidenuk bisa memberi kesejahteraan bagi masyarakat Purbalingga,” harap Tasdi. (Lil)





